Berbicara Sebagai Pemimpin Bersama Erwin Parengkuan

Berbagi ilmu seputar public speaking dari pakarnya.



Salah satu institusi pendidikan di bidang public speaking, Talk Incorporation atau biasa dikenal dengan Talkinc, pada Sabtu (25/09) lalu merayakan berdirinya kantor baru mereka di kawasan Jalan Kendal, Menteng, Jakarta.

Bangunan empat lantai ini mengusung konsep green lifestyle dengan interior yang berbeda-beda di tiap lantainya, seperti di lantai pertama menggunakan tema cultural elegant, sementara di lantai dua memilih konsep elegan dan clean look yang membuat ruangan terasa lebih luas.

Dalam perayaan kantor baru tersebut, Talkinc turut berbagi dengan membuka dua kelas bagi para tamu undangan. Kedua pendiri Talkinc, Erwin Parengkuan dan Becky Tumewu hadir sebagai mentor pada hari itu. Salah satu kelas yang sempat Bazaar ikuti adalah Leadership Communication bersama Erwin Parengkuan.


Erwin Parengkuan.


Pada kesempatan ini Erwin yang telah memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun berbagi kiat-kiat bagaimana caranya berkomunikasi seperti pemimpin yang baik.

Menurut Erwin untuk menjadi seorang pemimpin yang baik Anda harus memiliki self-concept yang telah terukur. Self concept ini penting untuk dimiliki semua orang terutama seorang pemimpin, agar mereka tahu apa yang harus dilakukan atau dicapai dalam hidupnya.

Erwin kemudian berbagi rumusan untuk membuat self-concept yang baik. Pertama ambil dua karakter yang Anda inginkan untuk diproyeksikan pada diri Anda. Kemudian tambahkan satu karakter yang ingin Anda tiru dari role model Anda.


Becky Tumewu dan Erwin Parengkuan.


Self concept ini harus Anda biasakan selama 90 hari untuk memastikan bisa menyatu dengan diri Anda.

Sementara itu sebagai pemimpin baik, menurut Erwin harus bisa memberikan impresi yang baik dalam waktu delapan detik. Karena pada rentang waktu yang pendek inilah, seorang pemimpin bisa mendapatkan perhatian dari orang-orang disekitarnya dan sukses mencetak kesan yang baik.

Di sisi lain pemimpin juga harus bisa menilai karakter seseorang, terutama anggota tim yang dipimpinnya. Hal ini untuk memastikan pemimpin bisa mengatasi problem dan memahami kepribadian timnya, dan bisa mengeluarkan kemampuan terbaik dari seluruh anggota tim.


(Foto: Courtesy of Talkinc)