Bersantap di Kilo Restaurant, Bali



Restoran yang satu ini terlihat sangat menggoda dari luar karena desainnya yang super chic minimalist. Hal ini secara spontan akan membuat siapa saja yang melintas di jalan drupadi akan tertarik untuk masuk. Kilo yang berdiri sejak tahun lalu di Bali adalah cabang dari Kilo Restaurant di Singapore yang didirikan oleh Javier Perez dari Puerto Rico yang sudah berdomisili di Singapura selama 10 tahun dan sudah menekuni dunia food and beverage sejak berumur 11 tahun, serta Chef Manel Valero yang berasal dari Spanyol yang tidak hanya handal dalam memasak tetapi juga mempunyai latar belakang seni dan desain.

Konsep dari nama restoran ini sendiri berasal dari kata "Kilo" yang di ambil dari nama phonetic bendera bewarna biru dan kuning yang berhubungan dengan laut, di mana simbol “K” mengandung arti “Saya ingin berkomunikasi dengan Anda”. Maka dari itu, Kilo Restaurant selalu mengkomunikasikan momen melalui makanan yang enak, musik, dan suasana yang nyaman, serta keramah-tamahan dari pada pelayanannya. Suasana Kilo sangat homey dan stylish, dengan gaya lantai warehouse, tembok kaca, dan berbagai macam tanaman kaktus besar dan kecil yang membuat suasana restoran semakin menyenangkan.

Dengan konsep Latin-Asian fusion, makanan yang di sajikan di Kilo sangat menarik dari segi presentasi dan lezat dari segi rasanya. Menu Kilo dibagi berdasarkan: Small, menu All for One ( untuk sharing ), menu Green ( yang berhubungan dengan sayur-mayur ) , dan lain sebagainya. Menu andalan Kilo antara lain adalah Grilled Corn Furkake yang berupa jagung kecil yang ditaburi nori, sesame dan chipotel mayo membuat rasanya yang gurih dan lezat, cocok untuk snack ringan. Selain itu ada juga Wasabi Tuna Tartare dengan buah alpukat, sesame seeds dan flour chips yang segar, crispy, dan gurih. Dan menu unggulan lain yang sangat unik adalah Squid Ink Rice di mana baby squid, telur ikan salmon, garlic aioli diracik dengan bumbu rahasia oleh chef Kilo yang unik.

Kilo saat ini hanya buka pada malam hari dan direkomendasikan untuk memesan tempat terlebih dahulu.

(Budiman Tanto. Foto: Budiman Tanto)