Lagi, Pangeran Harry Bocorkan Kehidupan Keluarga Kerajaan di Wawancara Terbaru

Pangeran Harry menuduh Ratu Camilla membocorkan cerita, dan berbicara tentang hubungan yang memanas antara Pangeran William, Kate, dan Meghan.

(Foto: Courtesy of Harper's Bazaar UK)


Pangeran Harry baru saja duduk untuk melakukan beberapa wawancara eksplosif menjelang perilisan buku memoarnya, Spare, di mana ia berbagi lebih banyak tentang kehidupan keluarga kerajaan.

Baca juga: Ini Penjelasan Pangeran Harry Mengapa Ia Begitu Terbuka Tentang Keluarga Kerajaan

Yang pertama adalah wawancara 90 menit dengan ITV, dan bagian kedua adalah menceritakan semuanya selama 60 Menit kepada CBS. Selama sesi obrolan, Pangeran Harry berbicara lebih jauh tentang ketegangan yang muncul antara dirinya, Pangeran William, dan Putri Kate ketika Meghan baru awal-awal bergabung dengan keluarga kerajaan. Di kesempatan itu ia juga menuduh ibu tirinya, Ratu Camilla memiliki agenda pribadi untuk memperbaiki citranya dan menyampaikan harapannya untuk hubungan masa depannya dengan para bangsawan.

Baca terus untuk mengetahui semua detailnya:

Meghan vs. Kate

Harry, yang menghabiskan waktu bertahun-tahun menghadiri agenda kerja kerajaan sebagai sebuah tim trio bersama dengan saudara laki-lakinya, William dan istrinya, Catherine, Princess of Wales, memberi tahu pembawa acara ITV, Tom Bradby bahwa ketika ia menikahi Meghan, ia berharap keempatnya dapat membentuk sebuah unit baru yang hebat dan solid.

"Saya pikir kami berempat akan membawa saya dan William menjadi lebih dekat, kami bisa keluar dan bekerja bersama," katanya. "Walaupun misalnya itu bukan Meghan, saya selalu berharap kami berempat (saya dan pasangan bersama William dan Kate) dapat cocok, tetapi entah bagaimana hubungan antara Meghan dan Kate sangat cepat berubah menjadi Meghan versus Kate."

(Foto: Courtesy of Harper's Bazaar UK)

Bias yang tanpa disadari antar anggota keluarga

Harry mengatakan William dan Kate bertindak dengan cara yang membuat Meghan merasa tidak diinginkan. Dan sementara ia menegaskan bahwa keluarganya tidak rasis, ia mengatakan bahwa mereka memiliki "bias yang tanpa disadari", dan menunjukkan hal itu ketika Meghan baru saja bergabung dengan keluarganya. Ketika mereka melihatnya, Harry berkata mereka melihat seorang "aktris Amerika, bercerai, biracial."

Sang pangeran kemudian kembali menyebutkan klaim tersebut dalam perbincangannya dengan Anderson Cooper di acara 60 Minutes dengan mengatakan bahwa para anggota bangsawan melihat istrinya sebagai "orang Amerika, seorang aktris, bercerai, (kulit) hitam, biracial, dengan ibu berkulit hitam."

Namun ia bersikeras selama sesi obrolan bahwa pers Inggris bertanggung jawab atas sebagian besar serangan rasis terhadap Meghan.

"Apa yang harus dilalui Meghan memang diakui pernah dialami juga oleh Kate dan Camilla," ujar sang pangeran. "Tapi yang berbeda adalah Meghan juga mengalami perbedaan elemen ras, yang bagi para pers, terutama pers Inggris langsung 'menggorengnya'."

"Saya mengalami hal yang sangat naif ini. Saya tidak tahu pers Inggris begitu fanatik. Sial, saya mungkin juga fanatik sebelum menjalin hubungan dengan Meghan," lanjutnya.

Camilla mengarang cerita

Dalam bukunya, Harry mengaku bahwa ia dan William memohon kepada ayahnya, Raja Charles III untuk tidak menikahi Camilla, yang kini menjadi Ratu Permaisuri setelah kematian Putri Diana, dan dalam wawancara bersama ITV, Pangeran Harry menuduh ibu tirinya telah berkomplot dengan media Inggris untuk memperbaiki citranya agar dapat masuk ke keluarga kerajaan.

"Ia mulai memainkan permainan panjang," tutur Harry seperti yang dikutip dari versi audio dari buku memoar yang ditayangkan selama wawancara bersama ITV. "Sebuah kampanye yang ditujukan untuk pernikahan dan akhirnya mahkota, dengan restu Pa (Raja Charles)."

(Foto: Courtesy of Harper's Bazaar UK)

Harry berkata bahwa sebelum pernikahan Charles dan Camilla, cerita tentang kebaikan Camilla mulai muncul di semua surat kabar Inggris, terutama cerita tentang percakapan pribadinya dengan William. Kisah-kisah itu, kata sang pangeran, berisi "detail yang akurat, tapi tentu saja tidak ada yang berasal dari sudut pandang Willie."

Ia lalu menambahkan bahwa Camilla adalah salah satu bangsawan senior yang telah memilih untuk "bercinta dengan iblis" untuk "merehabilitasi" citra mereka.

Harry juga mengungkit bahwa ibu tirinya mengatakan, "Ia adalah penjahatnya" dan "orang ketiga" dalam pernikahan antara Charles dan Putri Diana, itulah sebabnya ia dan William mengira jika Charles menikahinya akan menyebabkan situasi yang "lebih berbahaya daripada kebaikan."

Harry sempat menggunakan narkoba untuk mengatasi kematian ibunya

Sang pangeran mengatakan bahwa ia mulai banyak minum dan menggunakan obat-obatan, termasuk kokain, di awal usia 20-an. Ia pun mencoba psikedelik sebagai terapi untuk mengatasi kematian ibunya, Putri Diana.

"Perang tidak dimulai untuk saya di Afghanistan, itu dimulai ketika ibu saya meninggal pada tahun 1997," ujarnya ketika berada di acara 60 Minutes.

Anderson menyinggung bahwa di dalam buku Spare, Harry menyebut pernah menggunakan psikedelik, termasuk ayahuasca, psilocybin, dan jamur.

Harry menjawab, "Saya tidak akan merekomendasikan orang untuk menggunakan ini bila hanya untuk bersenang-senang. Tetapi melakukannya dengan orang yang tepat jika Anda menderita kehilangan, kesedihan, atau trauma yang sangat besar, maka hal-hal ini memiliki cara untuk bekerja sebagai obat."

(Foto: Courtesy of Harper's Bazaar UK)

"Apa yang mereka tunjukkan padamu?" Anderson bertanya, dengan sang pangeran menjelaskan bahwa mereka membantunya mengatasi "kesengsaraannya".

"Bagi saya, mereka membersihkan 'kaca depan, kaca belakang', serta kesengsaraan dan kehilangan," katanya. "Mereka menghilangkan pikiran-pikiran yang ada di kepala saya bahwa saya perlu menangis untuk membuktikan kepada ibu saya bahwa saya merindukannya. Padahal sebenarnya, yang ia inginkan hanyalah agar saya bahagia."

Harry ingin berdamai dengan keluarganya

"Saya mencintai ayah saya, saya mencintai saudara laki-laki saya, saya mencintai keluarga," tegas Harry, namun menambahkan bahwa ia tidak tahu apakah ia akan menghadiri acara penobatan ayahnya, karena "bola ada di tangan mereka" sekarang.

"Saya tidak berpikir ayah atau saudara laki-laki saya akan membaca buku itu, tetapi apa yang mereka katakan kepada saya dan apa yang saya katakan kepada mereka akan bersifat pribadi, dan saya berharap itu tetap seperti itu," ujar Harry kepada ITV.

Harry juga memberi tahu 60 Minutes bahwa alasan ia berbicara tentang saudara laki-laki, ayah, dan keluarganya adalah untuk meluruskan, bukan untuk menyinggung atau menyudutkan mereka sebagai musuh. Meskipun ia sudah lama tidak berbicara dengan William atau Raja Charles, Harry mengatakan bahwa ia menantikan dirinya dan William "dapat menemukan kedamaian" dalam waktu dekat.

"Saudaraku dan saya saling mencintai. Saya sangat mencintainya. Ada banyak rasa sakit di antara kami berdua, terutama enam tahun terakhir," kata Harry.

(Foto: Courtesy of Harper's Bazaar UK)

Ia juga ingin berdiri di samping istrinya, yang telah sering dituduh membuatnya menjauh dari keluarga dan didikan kerajaan.

"Tidak satu pun dari apa pun yang saya tulis, apa pun yang saya sertakan, dimaksudkan untuk menyakiti keluarga saya," ujar sang pangeran. "Tapi itu memberikan gambaran lengkap tentang situasi saat kami tumbuh dewasa, dan juga menghilangkan pandangan bahwa entah bagaimana istri saya adalah orang yang menghancurkan hubungan antara saya dan William."

Harry menambahkan bahwa terlepas dari kesediaannya untuk berdamai dengan anggota keluarga kerajaannya, ia tidak melihat dirinya akan kembali sebagai anggota senior keluarga kerajaan.

Baca juga:

8 Bocoran Terbesar dari Buku Terbaru Pangeran Harry Berjudul "Spare"

Kabar Terbaru Tentang Buku Memoar Pangeran Harry Berjudul Spare

(Penulis: Rosa Sanchez; Artikel ini disadur dari Bazaar UK; Alih Bahasa: Janice Mae; Foto: Courtesy of Bazaar UK)