Jill Biden Dipastikan akan Tetap Mengajar Walaupun Telah Menjadi Ibu Negara

Jill diketahui akan terus mengajar di Northern Virginia Community College.



Jill Biden telah mengonfirmasi bahwa dirinya akan terus bekerja sebagai guru sambil menjabat sebagai Ibu Negara. Jill menjadi Ibu Negara pertama yang mencoba untuk tetap mempertahankan profesinya.

Jill, yang memiliki gelar doktor dalam kepemimpinan pendidikan, akan tetap mengajar di Northern Virginia Community College, di mana ia telah mengajar penuh waktu semenjak ia menjadi Second Lady selama pemerintahan Barack Obama. “Dr. Jill akan memisahkan aktivitas mengajarnya di Northern Virginia Community College dari peran publiknya,” jelas juru bicaranya, Michael LaRosa.

Meski posisi Ibu Negara tidak memiliki tugas resmi, namun masih ada ekspektasi publik tentang apa yang harus dilakukan oleh peran tersebut. Apa pun yang diputuskan Jill, ia akan menghadapi pengawasan tingkat tinggi dari media dan pendukungnya. Tidak diketahui bagaimana Jill akan menjalankan tugas mengajarnya di tengah keamanan yang biasanya ketat mengelilingi tokoh-tokoh politik terkenal.

Jill memulai kariernya dengan mengajar di Delaware Technical Community College dan kemudian memperoleh gelar doktor dari University of Delaware pada tahun 2007. Ia juga menjabat sebagai presiden dari Biden Breast Health Initiative, sebuah organisasi nirlaba yang menyediakan program pendidikan kesadaran kesehatan payudara secara gratis kepada sekolah dan kelompok lain di negara bagian Delaware.

Jill awalnya tidak ingin suaminya Joe mencalonkan diri sebagai presiden, menunjukkan ketidaksetujuannya pada tahun 2004 dengan menulis 'Tidak' di perutnya dan berjalan di sekitar rumah mereka dengan bikini. Ia kemudian berubah pikiran dan mendesaknya untuk mencoba lagi. Saat suaminya mencalonkan diri sebagai wakil presiden tahun 2008, ia akan bekerja selama hari biasa kemudian berkampanye di akhir pekan, sambil mengoreksi hasil kerja siswa di bus kampanye. Michelle Obama mengenang saat bepergian dengan Jill bahwa ia selalu "menilai hasil ujian siswanya".

Ia telah menolak dipanggil 'Dr' atas dasar bahwa ia bukan seorang dokter medis. "Bersama-sama, kita akan membangun dunia di mana prestasi putri kita akan dirayakan, bukannya dipandang sebelah mata," jawabnya.

(Penulis: Harper's Bazaar UK; Artikel ini disadur dari Bazaar UK; Alih bahasa: Janice Mae; Foto: Courtesy of Bazaar UK)