Menghabiskan waktu untuk bersantai dan melepas penat di akhir pekan tentu saja merupakan hal yang dinantikan. Memilih pijat sebagai cara bersantai adalah pilihan yang tidak akan pernah mengecewakan. Di antara banyak jenis pijat yang ditawarkan di klinik kecantikan, Anda pasti akan menemukan lomi lomi massage sebagai salah satu pilihannya.
Namun, sebelum memilih jenis pijat secara sembarangan tanpa mengetahui manfaat dan tujuannya, Anda disarankan untuk mengetahui apa saja yang akan ditawarkan. Berikut ini detail mengenai pijat lomi lomi serta apa yang membedakannya dengan jenis pijat lainnya.
Apa Itu Lomi Lomi Massage dan Dari Mana Tradisinya Berasal?
Lomi lomi massage merupakan sebuah teknik pijat tradisional dari Hawaii dengan gerakan mengalir yang dapat memberikan relaksasi bagi tubuh, pikiran, dan jiwa. Berakar dari tradisi Polynesia sejak berabad-abad yang lalu, lomi lomi massage kemudian berkembang di Hawaii dan dipercaya oleh penduduk asli di sana sebagai bentuk dari terapi holistik. Istilah “lomi lomi” sendiri berasal dari kata Hawaai dan Samoa yang berarti menggosok atau menguleni.
Secara tradisional, lomi lomi massage bukan hanya sebatas teknik pijat pada fisik, tetapi juga memiliki unsur spiritual di baliknya yang berasal dari kepercayaan masyarakat Hawaii akan keterkaitan antara tubuh dan jiwa. Praktiknya pun sering dijadikan ritual untuk mengembalikan keseimbangan dan keselarasan energi antara tubuh, pikiran, juga jiwa.
Dahulu, praktik lomi lomi massage dilakukan dengan sentuhan spiritual yang lebih erat diiringi nyanyian, doa, dan ritual tradisional lainnya. Sementara di era modern ini, praktiknya dilakukan tanpa ritual tradisional, tetapi dikenal dengan khasiat penyembuhan holistik yang transformatif.
Melalui teknik sentuhan dan gerakan pijatan tertentu pada badan, lomi lomi massage ditujukan untuk membebaskan tubuh dari hambatan fisik maupun emosional dan membuatnya lebih rileks.
Teknik Gerakan Mengalir dengan Telapak Tangan dan Lengan Bawah
Membedakan lomi lomi massage dengan teknik pijat tradisional utamanya dapat dilihat dari teknik memijatnya. Teknik pijat lomi lomi Hawaii memiliki ciri khas tertentu:
- Gerakan mengalir dan tidak terputus: Salah satu karakteristik dari lomi lomi massage adalah gerakannya yang mengalir dan hampir tidak terputus, menciptakan gerakan yang panjang dan lancar di seluruh tubuh.
- Memiliki ritme: Teknik gerakan yang dilakukan memiliki ritme layaknya sebuah ombak di lautan. Gerakan tersebut biasanya diselaraskan dengan napas klien, sehingga terdapat harmoni yang menyatu dari dalam diri dan gerakan luar tubuh.
- Penggunaan lengan bawah: Bukan hanya menggunakan telapak tangan untuk memijat, bagian lengan bawah dan siku juga digunakan untuk menyapu area tubuh secara lebih luas, merata, dan tidak terputus.
- Tekanan ringan hingga sedang: Gerakan pada lomi lomi massage biasanya dapat dilakukan dengan tekanan yang ringan hingga sedang sesuai preferensi. Namun, pada dasarnya, tekanannya memberikan relaksasi yang terasa lembut dan menenangkan pada tubuh.
- Menggunakan banyak minyak: Baik menggunakan minyak kelapa, macadamia, atau lainnya, jumlah minyak yang digunakan pada setiap sesi lomi lomi massage cukup banyak. Sebagai bahan pelumas, minyak yang tersebut dapat memastikan gerakan lebih halus dan lancar tanpa terputus. Minyak pilihan tersebut juga dipakai untuk menutrisi kulit sekaligus memberikan efek relaksasi.
Lomi Lomi vs Swedish, Deep Tissue, dan Balinese Massage
Jika dibandingkan dengan berbagai jenis massage lainnya, lomi lomi tentu memiliki perbedaan dari segi teknik, pengalaman, hingga tujuannya. Berikut ini perbedaan lomi lomi massage dengan swedish, deep tissue, dan Balinese massage:
1. Lomi Lomi vs Swedish Massage
Secara teknik, lomi lomi menggunakan gerakan memijat yang panjang, mengalir, dan beritme di suatu area badan. Sementara swedish massage berpegang pada teknik memijat tradisional seperti menguleni, gerakan memutar, dan menepuk-nepuk yang pendek dan fokus pada bagian otot tertentu.
Selain itu, lomi lomi massage juga memadukan sisi spiritual yang bertujuan agar tubuh dan mental terasa rileks dan saling terkoneksi. Jika tujuannya hanya untuk relaksasi fisik dan mengurangi ketegangan otot tanpa berfokus pada terapi energi, maka swedish massage lebih disarankan.
2. Lomi Lomi vs Deep Tissue
Kedua tipe massage ini memiliki teknik pijat, sensasi, dan tujuan yang cukup jauh berbeda. Gerakan panjang yang digunakan pada lomi lomi terasa lembut dan mengalir dengan tekanan ringan hingga sedang. Namun pada deep tissue, terapis memberikan tekanan lambat yang kuat menggunakan jempol, siku, atau buku jari.
Apabila lomi lomi terasa sangat menenangkan dan penuh gerakan energi, deep tissue dapat terasa agak nyeri atau pegal karena tujuannya adalah untuk melepas ketegangan otot atau knot secara mendalam.
3. Lomi Lomi vs Balinese Massage
Kedua massage dari Hawaii dan Bali ini memiliki persamaan dalam memberikan efek relaksasi dan sensasi menenangkan bagi tubuh. Namun, perbedaan lomi lomi dan balinese massage terletak pada teknik dan tujuannya. Teknik pijat lomi lomi yang berkesinambungan dan lebih seperti ombak, berbeda dengan teknik balinese yang mengombinasikan akupresur, pemijatan dan peregangan lembut, serta aromaterapi.
Fokus utama dari lomi lomi massage adalah kesinambungan antara tubuh dan juga spiritual yang melibatkan energi dalam diri. Sementara balinese lebih berfokus dalam memberikan relaksasi pada otot dan melancarkan sirkulasi darah. Selain itu, minyak yang digunakan dalam balinese massage biasanya merupakan minyak aromaterapi seperti minyak kelapa, serai, atau bunga kamboja.
Manfaat yang Realistis dan Klaim yang Belum Terbukti
Pada dasarnya, lomi lomi massage bertujuan untuk memberikan manfaat yang menyatukan tubuh dan jiwa menjadi satu. Meskipun beberapa klaim manfaat lomi lomi massage belum terbukti secara ilmiah, ada juga manfaatnya yang benar-benar dirasakan. Berikut ini beberapa manfaat yang ditawarkan dengan pijatan lomi lomi.
Manfaat Lomi Lomi Massage bagi Fisik
- Melepaskan ketegangan otot dan memberikan efek relaksasi
- Meningkatkan sirkulasi dan peredaran darah yang dapat membantu mempercepat pemulihan badan
- Membantu detoks racun tubuh karena dukungan lymphatic drainage
- Mengembalikan vitalitas dan meningkatkan fleksibilitas tubuh
- Mendukung kualitas tidur yang lebih baik karena berkurangnya stres secara mental dan fisik.
Manfaat Lomi Lomi Massage bagi Spiritual dan Mental
- Melepaskan emosi negatif yang terpendam dan disimpan dalam tubuh sebagai ketegangan fisik
- Menurunkan level stres atau rasa cemas karena masalah mental yang sedang dihadapi
- Membantu untuk lebih sadar akan diri sendiri yang dapat membantu regulasi emosi
- Membuat energi dalam diri terasa lebih seimbang dan selaras
- Memberikan perasaan damai kepada diri sendiri
- Meningkatkan koneksi spiritual yang lebih erat.
Persiapan, Draping, Consent, dan Kondisi yang Perlu Menghindarinya
Jika Anda tertarik untuk memilih lomi lomi massage sebagai pilihan relaksasi, beberapa tips dan hal yang perlu diketahui di bawah ini akan membantu Anda menjadi lebih familier:
- Pastikan kenyamanan berpakaian. Kenakan pakaian nyaman yang longgar, bikini, atau pilih untuk melepas seluruh pakaian seperti pada umumnya. Beberapa orang memilih untuk tetap memakai pakaian dalam, pilihan ini dapat disesuaikan dengan preferensi kenyamanan masing-masing.
- Draping di area privasi. Di area yang tidak dipijat secara aktif seperti di area privasi, terapis akan menutupinya dengan handuk guna menjaga kenyamanan.
- Sampaikan consent dan preferensi. Jika Anda merasa kurang nyaman disentuh di bagian tertentu atau memiliki preferensi tersendiri, komunikasikan terlebih dahulu dengan terapis. Hal ini bisa dilakukan agar kenyamanan dan kebutuhan Anda terpenuhi selama sesi berlangsung.
- Cari terapis berpengalaman. Untuk mendapatkan pengalaman terbaik, Anda juga dapat memilih terapis yang terlatih dan berpengalaman langsung dalam menggunakan teknik lomi lomi.
- Menggunakan banyak minyak. Karena lomi lomi massages menggunakan banyak minyak untuk pemijatan yang mengalir, siapkan kulit dan rambut menjadi berminyak dan bersinar.
- Beberapa orang yang perlu menghindarinya. Bagi wanita yang sedang hamil atau seseorang dengan kondisi kesehatan tertentu, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan terapis. Selain itu, orang yang baru saja makan berat atau mengonsumsi alkohol sebaiknya menghindari sesi pemijatan secara langsung.
