Type Keyword(s) to Search
Harper's BAZAAR Indonesia

The Naked Shoe Adalah Naked Dress yang Baru

Runway New York mengungkap ketertarikan para desainer terhadap kaki. Apa yang ada di baliknya?

The Naked Shoe Adalah Naked Dress yang Baru
Foto: Courtesy of BAZAAR US

Musim ini di Calvin Klein, Veronica Leoni kembali pada prinsip-prinsip awal Calvin mengenai minimalisme radikal. Ia menghilangkan setiap elemen desain yang tidak diperlukan dan hanya mempertahankan apa yang “100% diperlukan”. Dalam busana, gagasan tersebut diwujudkan melalui blazer yang lebih sederhana, slip dress yang nyaris tak terasa, serta rok pensil bergaya column, versi terbaik dari berbagai pakaian esensial. Sementara untuk alas kaki, ia menghadirkan sepatu yang nyaris tidak terlihat seperti sepatu.

BACA JUGA: Bella Hadid Perkenalkan Jenis Gaun “Naked Dress” yang Baru

Salah satu model, yang ditampilkan dalam beberapa variasi, memiliki alas menyerupai anyaman rotan yang membungkus bagian ujung dan tumit kaki, dengan tali tipis yang menjalar ke atas dan melingkari pergelangan kaki. Konstruksinya menyisakan sangat sedikit ruang untuk bersembunyi. Dan siluet yang sengaja dibuat serba sederhana, bahkan sedikit ganjil ini, bukan satu-satunya model sejenis di New York Fashion Week kali ini. Para desainer di berbagai panggung menemukan cara baru untuk menyederhanakan alas kaki sekaligus mengekspos lebih banyak bagian kaki.

Foto: Courtesy of BAZAAR US
Calvin Klein Spring/Summer 2027

Foto: Courtesy of BAZAAR US
Calvin Klein Spring/Summer 2027

Di Proenza Schouler, Rachel Scott menghadirkan dua pasang sepatu hak stiletto, masing-masing dalam beberapa versi, yang tampak hanya bertahan melalui satu tali di bagian ujung kaki dan satu lagi di tumit. Peragaannya mengangkat gagasan mengenai peleburan batas antara busana formal dan kasual. Dalam konteks busana malam secara khusus, bagaimanapun juga, ini adalah stiletto dengan hak setinggi beberapa inci. Terdapat sesuatu yang terasa sensual secara kasual dari naked shoe, baik melalui efeknya yang memanjangkan kaki maupun sifatnya yang terbuka.

Di Area, Nicholas Aburn menghadirkan versi lace camisole untuk alas kaki. Ia memperkenalkan sepasang sepatu yang tampak seperti kaus kaki nude tanpa terlihat, lengkap dengan lis renda, sol yang nyaris tak terlihat, hak kecil yang menyatu di bagian bawahnya, serta tali transparan tersembunyi di bagian atas untuk keamanan ekstra. Model-modelnya seolah berjalan dengan kaus kaki yang nyaris tidak terlihat, alih-alih mengenakan sepatu.

Di tempat lain, Eckhaus Latta dan Magda Butrym sama-sama memilih sepatu Olympia dari Maryam Nassir Zadeh untuk melengkapi sejumlah tampilan. Model tersebut memiliki wedge berwarna dengan dua tali plastik transparan yang melingkari kaki, dan meraih popularitas ketika pertama kali diluncurkan hampir satu dekade lalu.

Foto: Courtesy of BAZAAR US
Proenza Schouler Spring/Summer 2027

Foto: Courtesy of BAZAAR US
Area Spring/Summer 2027

Dan tren ini tidak hanya terlihat di New York. Dalam beberapa musim terakhir, naked shoe telah mengambil alih berbagai runway. Chanel memicu perbincangan sengit setelah koleksi Resort 2027-nya menampilkan sepasang sepatu yang menyerupai sandal setengah terbuka dan hanya menutupi tumit pemakainya, sementara bagian depan telapak kaki dibiarkan terbuka. Untuk koleksi pria Spring 2027, Saint Laurent menghadirkan sepatu oxford ujung runcing berbahan plastik transparan. Lebih dari sekadar alas kaki, sepatu-sepatu naked yang unik ini menjadi pemicu percakapan, terutama di media sosial. Dalam kasus Chanel, persoalan kepraktisan tentu menjadi perhatian utama, tetapi di tempat lain, daya tariknya lebih terletak pada permainan antara menutupi dan memperlihatkan. Ada kesan penyimpangan, bahkan kink, yang muncul secara otomatis ketika membicarakan kaki. Sesuatu yang hampir pasti akan memancing perbincangan.

Foto: Courtesy of BAZAAR US
Chanel Cruise 2027

Apakah pergerakan ke arah ini tidak dapat dihindari? Dalam beberapa tahun terakhir, sandal jepit telah menjadi pilihan alas kaki yang dominan, baik di lingkungan perkotaan maupun destinasi pantai. Mungkin menjadi naked shoe pertama yang diadopsi secara massal, sandal jepit dalam beberapa tahun terakhir telah dibuat oleh para desainer menggunakan berbagai material mewah. Ini mungkin merupakan langkah berikutnya, menerjemahkan esensi sandal jepit yang nyaris tak terlihat menjadi sesuatu yang lebih elegan, tetapi juga lebih menggugah pikiran. Namun, gaya ini tetap terasa cukup radikal.

Runway menyediakan ruang untuk bereksperimen dengan berbagai gagasan tersebut, tetapi bagaimana penerapannya dalam keseharian? Untuk peragaan Spring 2027 yang digelar pekan ini, Daniella Kallmeyer menempatkan sandal thong berbahan kulit, dengan hanya satu tali kulit tipis yang membentang di antara jari kaki hingga pengait di pergelangan kaki di atas hak wedge kecil. Memang tidak sedramatis itu, tetapi menghasilkan efek serupa. Kembali ke Calvin Klein, Leoni juga menghadirkan sepasang sepatu yang ia sebut sebagai “slightly naked shoes”. Sekilas, sepatu tersebut hanya terlihat seperti sepasang pumps, tetapi jika diperhatikan lebih jauh, sang desainer memangkas siluetnya sejauh yang memungkinkan secara struktural untuk memperlihatkan bagian di bawahnya. Perbedaannya memang halus, tetapi cukup untuk menghidupkan sedikit lebih jauh gagasan ini. Cukup untuk membuat Anda mulai memikirkannya.

BACA JUGA:

Semua Gaya Selebriti di Front Row New York Fashion Week Spring/Summer 2027

Semua yang Perlu Diketahui Jelang New York Fashion Week 2026

(Penulis: Camille Freestone; Artikel ini disadur dari: BAZAAR US; Alih bahasa: Devon Satrio; Foto: Courtesy of BAZAAR US)