Type Keyword(s) to Search
Harper's BAZAAR Indonesia

Olivia Rodrigo Kenakan Gaun Babydoll Motif Skeleton untuk Merayakan Pameran Barunya di Grammy Museum

Busana yang diambil dari koleksi Undercover Fall/Winter 2013 ini memberikan sentuhan nostalgia pada video musiknya untuk “the cure”.

Olivia Rodrigo Kenakan Gaun Babydoll Motif Skeleton untuk Merayakan Pameran Barunya di Grammy Museum
Foto: Courtesy BAZAAR US

Musim panas mungkin masih menyisakan beberapa minggu, tetapi Olivia Rodrigo tampaknya sudah siap menyambut suasana Halloween. Kali ini, ia memperkenalkan konsep spooky chic melalui penampilannya.

BACA JUGA: Asal Usul Punk di Balik Gaun Babydoll Olivia Rodrigo

Awal pekan ini, Grammy Museum membuka pameran baru bertajuk “Olivia Rodrigo: the cure unraveled”, yang menampilkan sejumlah properti, kostum, dan karya seni yang digunakan dalam video musik Olivia untuk the cure. Pameran ini turut dilengkapi fotografi di balik layar, storyboard, serta pengalaman interaktif. Kehadirannya menjadi pembuka bagi pameran yang lebih besar tentang dunia kreatif Olivia, yang dijadwalkan hadir musim gugur ini.

Foto: Courtesy BAZAAR US
Olivia Rodrigo menghadiri acara pembukaan pameran terbarunya di Grammy Museum pada 1 September.

Untuk merayakan pembukaan pameran tersebut, Olivia menghadiri acara khusus pada Selasa lalu. Ia turut menjadi panelis dan menggelar konser mini dengan membawakan sejumlah lagu dari album studio ketiganya, you seem pretty sad for a girl so in love. Untuk kesempatan ini, ia mengenakan busana yang secara subtil terinspirasi dari visual the cure, sekaligus menyambut musim Halloween yang akan datang.

Foto: Courtesy BAZAAR US
Olivia Rodrigo merilis album studio ketiganya pada Juni lalu.

Sebagai konteks, video musik the cure yang disutradarai Cat Solen dan Jaime Gerin menggambarkan Olivia yang semakin terpuruk dalam hubungannya. Video tersebut mengambil latar rumah sakit, dengan adegan darah sang penyanyi pop terlihat mengalir keluar dari pembuluh darahnya seperti benang.

Terinspirasi dari latar tersebut, Olivia bersama penata gayanya, Chloe dan Chenelle Delgadillo, memilih gaun babydoll dari koleksi ready-to-wear Undercover Fall/Winter 2013. Gaun tersebut menampilkan ilustrasi tulang rusuk kerangka di bagian depan, menciptakan ilusi seolah Olivia berdiri di balik mesin sinar-X vintage (adegan yang memang muncul dalam video musik tersebut).

Foto: Courtesy BAZAAR US
Rodrigo bermain alat musik di dalam pameran terbarunya di Grammy Museum.

Foto: Courtesy BAZAAR US
Ia mengenakan gaun babydoll dari koleksi arsip Undercover.

Gaun mini berwarna peach tersebut memiliki kerah Peter Pan hitam, lengan elastis berwarna hitam pekat, serta deretan kancing berbahan felt di bagian belakang. Olivia memadukannya dengan tights hitam dan sepatu Mary Jane senada sebagai pelengkap. Perpaduan warna oranye dan hitam tersebut tentu mengingatkan pada nuansa Halloween, yang mungkin memang menjadi pilihan yang disengaja.

Dalam beberapa tahun terakhir, gaun babydoll telah menjadi salah satu ciri khas gaya Olivia, bahkan ia mengenakannya pada sampul album studio ketiganya. Meski pilihan busana tersebut sempat dikritik karena dianggap membuatnya terlihat kekanak-kanakan, sang bintang pop tampaknya justru memberikan penghormatan kepada para rocker perempuan terdahulu yang mendefinisikan kembali makna gaun tersebut, seperti Kim Gordon dan Courtney Love. Dan jelas, gaya ini masih begitu cocok untuknya.

BACA JUGA:

Olivia Rodrigo Menghidupkan Nuansa Frida Kahlo dalam Video Musik Terbarunya

Deretan Selebritas yang Hadir di Daisy Chain Fields Festival Milik Olivia Rodrigo

(Penulis: Joel Calfee; Artikel ini disadur dari: BAZAAR US; Alih bahasa: Kirana Anindya; Foto: Courtesy of BAZAAR US)