Type Keyword(s) to Search
Harper's BAZAAR Indonesia

Chanel Extrait Parfum 1957: Aroma Elegan yang Jadi Kenangan Gabrielle Chanel di Amerika

Menjembatani sejarah, parfum extrait Chanel 1957 hadir sebagai skin fragrance yang memancar secara subtil di atas kulit dan menjadikan sebuah ritual yang elegan dan modern.

Chanel Extrait Parfum 1957: Aroma Elegan yang Jadi Kenangan Gabrielle Chanel di Amerika
FOTO: COURTESY OF CHANEL

Tak ada yang lebih sempurna untuk berkenalan lebih dekat dengan parfum terbaru Chanel selain di Ritz Hotel yang ada di kota Paris. Karena dibalik kemegahan hotel legendaris ini, tersimpan sebuah suite yang intim dan kaya akan sejarah, sebuah kamar suite nomor 202 yang dikenal sebagai Suite Coco Chanel. Di suite legendaris ini, selama puluhan tahun Gabrielle Chanel menjadikannya seperti rumah keduanya. Tidak heran jika Ritz Paris adalah hotel prestise yang telah menjadi simbol kemewahan sejak awal abad ke-20 dan menjadi tempat berkumpul para selebritis, seniman, dan intelektual dunia.

Memasuki suite ini seperti juga melangkah ke dalam dunianya, dinding yang berhias foto-foto hitam putihnya, sketsa mode, serta interior yang elegan bernuansa beige yang memancarkan kemewahan dengan jendela besar menghadap kolon raksasa di Place Vendome.  Di depan perapian dengan kaca berpigura ukir emas terpanjang koleksi parfum Les Exclusifs yang kini berjumlah 19 kreasi yang merefleksikan ragam karakter dan kepribadian dari parfum Chanel. Keharuman yang dikemas dalam botol yang minimalis dan identik ini menjadi identitas khas Chanel. Dan di antara deretan koleksi tersebut perhatian tertuju pada parfum extrait 1957 terbaru yang hadir dalam dua versi kemasan. 

BACA JUGA: 5 Parfum Bernuansa Floral yang Sempurna untuk Musim Semi Ini

02
FOTO: COURTESY OF CHANEL

Mengulas 1957 Extrait Parfum di tempat ini adalah sebuah pengalaman luar biasa karena setiap keharuman parfum ini menyiratkan sebuah narasi yang istimewa. 1957 bukan sekadar angka, melainkan tahun yang memiliki makna penting bagi Gabrielle Chanel. Pada tahun itulah ia menerima Neiman Marcus Award di Dallas dan dinobatkan sebagai sebagai “The most influential fashion designer of the 20th century”, penghargaan ini menegaskan eratnya hubungan persahabatan antara rumah mode ini dengan Amerika Serikat. Dari sisi lain, angka 1957 memberi sebuah tautan lain, angka 19 merujuk pada tanggal kelahiran Gabrielle Chanel sementara 57 mengingatkan pada alamat butik Chanel terbesar di Amerika, yakni 57th street Manhattan, New York. 

Berangkat dari konteks tersebut, Olivier Polge yang adalah "le nez" atau in-house perfume creator dari Chanel mengkreasikan parfum ini bukan hanya sebagai sebuah tribut tetapi lebih kepada mengambil interpretasi yang lebih intim, seperti sebuah percakapan personal dengan kenangan yang diterjemahkan ke dalam komposisi parfum yang elegan. Dikreasikan sebagai sebuah skin fragrance, Chanel 1957 memancarkan puncak keanggunan yang diawali secara tenang atau discreet namun penuh kepastian. Seiring menyatunya aroma dengan kehangatan alami tubuh, wewangian ini berpendar lembut dan memancarkan karakter unik yang berbeda pada setiap orang.

02
FOTO: COURTESY OF CHANEL

Berkat intonasi modern dari White Musk, parfum ini menyelimuti kulit secara airy ringan namun tetap memiliki intensitas yang memikat, keanggunan aromanya berlanjut pada simfoni floral dari Orange Blossom dan Iris Pallida yang harmonis tanpa saling mendominasi. Sentuhan kontemporer dari Neroli, aroma klasik khas Prancis turut memberikan nuansa kesegaran asam yang sedikit bitter secara bergantian. Puncaknya, racikan ini ditutup dengan kehangatan sensual dari kayu Cendana Maré dan Vetiver, memberikan karakter yang mendalam sekaligus longevity yang meninggalkan jejak aroma sillage yang memikat. 

04
FOTO: COURTESY OF CHANEL

Chanel 1957 Extrait Parfum juga hadir dalam dua pilihan kemasan yang memadukan tradisi dan kepraktisan. Kemewahannya terpancar dari proses pembuatannya yang masih dilakukan secara manual dan pemakaiannya bagaikan sebuah ritual intim, diteteskan dengan lembut di atas titik-titik nadi tubuh yang memancarkan kehangatan alami seperti di belakang daun telinga, di ujung garis leher, ataupun di lekukan pergelangan tangan. Keintiman bernuansa klasik ini dirancang sejalan dengan ritme dunia modern yang dinamis. Melalui kemasan purse spray, keanggunan 1957 Extrait de Parfum kini dapat menyertai setiap pergerakan Anda dan diaplikasikan dengan mudah di mana saja.

05
FOTO: COURTESY OF CHANEL

Di dunia wewangian, Extrait de Parfum dikenal sebagai bentuk konsentrasi aroma yang paling pekat. Proses pengerjaannya yang sebagian besar masih menggunakan teknik manual mencerminkan tradisi savoir-faire yang dijaga oleh Chanel. Kehadiran 1957 Extrait Parfum menjadi bagian dari koleksi parfum yang timeless, sebuah kreasi yang berani yang berpendar secara elegan dengan sensualitas yang halus.

BACA JUGA: 

Wajib Tahu! Ini 19 Parfum Mewah Terbaik Sepanjang Masa

10 Parfum Beraroma Melati Terbaik untuk Dipakai Musim Ini

(Foto: Courtesy of Chanel)