Antonin Tron diumumkan sebagai direktur kreatif baru Balmain pada akhir tahun lalu, menggantikan posisi Olivier Rousteing yang telah menjabat selama 14 tahun. Ia harus mengisi posisi yang tidak mudah, baik warisan Olivier maupun Pierre Balmain sendiri. Untuk peragaan debutnya, Fall 2026, Maret lalu di Paris, Antonin memberi penghormatan pada "New French Style" milik rumah fashion ini yang berakar sejak didirikan pada 1945, yang kemudian ia padukan dengan kecintaannya pada pahlawan neo-noir era 1980-an. Ia mewujudkan ide tersebut lewat jaket kulit bergaya flight jacket dengan proporsi dramatis, gaun jersey yang dibalut lembut ke tubuh, serta rok pensil dengan belahan super tinggi. Lewat koleksi tersebut, sang desainer baru menyampaikan kepada industri seperti apa wajah Balmain di bawah kepemimpinannya. Dan lewat kampanye baru yang diluncurkan pekan lalu, ia mendalami suasana tersebut lebih lagi.
BACA JUGA: Balmain Umumkan Direktur Kreatif Baru
Kampanye ini diberi judul "L'heure du loup," atau "jam serigala," permainan kata dari ungkapan Prancis "entre chien et loup" yang secara harfiah berarti "antara anjing dan serigala", menggambarkan momen singkat dan misterius saat cahaya mulai memudar menjelang senja. Nuansa itulah yang coba dihidupkan Antonin lewat kampanye ini, dengan siluet-siluet tegas dari koleksinya tampil kontras di tengah latar yang berkabut dan temaram. Pemotretan berlangsung di sebuah rumah bergaya pertengahan abad ke-20 di Los Angeles rancangan arsitek Amerika, John Lautner, dengan Suffo Moncloa, seniman asal Spanyol yang dikenal lewat gaya potretnya yang elegan namun sedikit menyimpang dari kelaziman, berada di balik kamera.
Dalam salah satu foto, seorang model, atau "protagonis" sebagaimana mereka disebut dalam kampanye ini, tampil berbalut kulit hitam yang terpahat rapi, garis busananya tampak semakin tegas berkat latar senja yang redup. Di foto lain, salah satu pahlawan Antonin mengenakan gaun berbahu tegas dari jacquard sutra bertekstur, siluetnya berdiri berani melawan langit biru Los Angeles yang perlahan pudar. Lewat rangkaian potret ini, Antonin seolah melukiskan sosok perempuan Balmain yang baru: misterius, seksi tanpa ragu, dan tak gentar akan kemewahan.
BACA JUGA:
Setelah 14 Tahun, Olivier Rousteing Resmi Tinggalkan Balmain
Balmain Rayakan Sepuluh Tahun Bersama Olivier Rousteing dan Supermodel Spektakuler
(Penulis: Camille Freestone; Artikel ini disadur dari: BAZAAR US; Alih bahasa: Elaine Mary; Foto: Courtesy of BAZAAR US)
