Type Keyword(s) to Search
Harper's BAZAAR Indonesia

Meminjam Inspirasi dari Menswear: 7 Pelajaran Gaya dari Pekan Mode Pria

Dari siluet celana yang menyempit di Prada hingga cummerbund di Celine.

Meminjam Inspirasi dari Menswear: 7 Pelajaran Gaya dari Pekan Mode Pria
Foto: COURTESY OF BAZAAR US

Presentasi koleksi pria Musim Semi 2027 resmi berakhir akhir pekan ini, sekaligus menghadirkan gelombang inspirasi baru untuk menyusun gaya di musim mendatang. Perjalanan dimulai dari Pitti Uomo di Florence, tempat Simone Rocha tampil sebagai tamu dengan presentasi koleksi menswear resmi pertama. Di Milan, Prada memperkenalkan siluet yang lebih ramping dan memancing perdebatan, sementara Ralph Lauren kembali mengingatkan mengapa estetika preppy selalu relevan, terutama saat dipadukan dalam berbagai lapisan. Di Paris, di tengah suhu yang mencapai 100 derajat fahrenheit, para tamu menyaksikan debut koleksi menswear resmi Michael Rider untuk Celine dan Sarah Burton untuk Givenchy sambil mengipasi diri. Bersama rumah mode bersejarah seperti Dior dan Louis Vuitton, label independen seperti Willy Chavarria dan Kiko Kostadinov juga menghadirkan eksplorasi baru melalui siluet dan detail dekoratif. Di sela-sela presentasi, label pendatang baru Transat berhasil mencuri perhatian lewat koleksi debut bernuansa retro. Menjelang penutupan pekan mode, Eli Russell Linnetz dari ERL memperkenalkan koleksi womenswear dalam presentasi menswear dengan siluet bernapas vintage, sentuhan Y2K, dan palet warna neon.

BACA JUGA: Berjalan di Atas Gelombang bersama Louis Vuitton Spring/Summer 2027 Menswear

Koleksi pria umumnya masih berakar kuat pada pakem klasik; tailoring dalam berbagai bentuk dan elemen preppy menjadi fokus utama. Namun, musim semi kali ini memperlihatkan dorongan banyak desainer untuk bereksperimen lebih jauh. Hal tersebut terlihat melalui potongan yang lebih dramatis, mulai dari garis leher yang lebih rendah hingga siluet celana yang menyempit, serta berbagai detail dekoratif seperti bordir mewah, syal bertekstur kaya, bahkan cummerbund untuk tampilan siang hari. Material yang digunakan juga terasa lebih ringan, dengan banyak desainer memilih atasan transparan sebagai alternatif dari setelan berbahan berat.

Berikut tujuh pelajaran gaya paling menarik dari koleksi Musim Semi 2027 yang dapat diterapkan ke dalam gaya personal siapa pun.

Tampil Transparan

Foto: COURTESY OF BAZAAR US
Dior Men

Foto: COURTESY OF BAZAAR US

Kiko Kostadinov

Foto: COURTESY OF BAZAAR US

Dries Van Noten

Material transparan memang bukan hal baru dalam dunia mode, tetapi tampilannya di runway menswear musim ini terasa jauh lebih segar. Di Dries Van Noten, Julian Klausner menerjemahkan palet pastel lembut melalui material transparan dengan teknik dip-dye dan efek ombré. Sementara itu, Jonathan Anderson di Dior mencetak motif tailoring klasik seperti pinstripe, plaid, dan checks di atas sifon transparan. Di Prada, Miuccia Prada dan Raf Simons menghadirkan track pants berbahan teknis transparan. Secara keseluruhan, potongan transparan dengan siluet yang lebih boxy dan terstruktur menghadirkan kesan berbeda dibandingkan siluet transparan yang lebih mengikuti bentuk tubuh dalam koleksi womenswear.

Celine Mengajak Menonjolkan Area Pinggang

Foto: COURTESY OF BAZAAR US

Area pinggang sudah lama menjadi fokus dalam koleksi womenswear. Kali ini, Michael Rider di Celine melengkapi sejumlah tampilannya dengan cummerbund dalam berbagai warna cerah. Ide ini pun mudah diterapkan menggunakan syal yang sudah ada di lemari untuk menciptakan efek color blocking pada berbagai tampilan.

Celana Skinny Kembali Hadir

Foto: COURTESY OF BAZAAR US
Prada

Foto: COURTESY OF BAZAAR US
Celine

Foto: COURTESY OF BAZAAR US
Saint Laurent

Setelah memberi petunjuk pada musim lalu, Miuccia Prada dan Raf Simons kini benar-benar menghadirkan siluet pria yang lebih ramping untuk Musim Semi 2027 melalui celana skinny berbahan kulit, denim, dan wol. Tren tersebut mulai terlihat di berbagai rumah mode lain. Michael Rider di Celine menghadirkan celana model cigarette dan legging yang mengikuti bentuk tubuh, sementara Anthony Vaccarello di Saint Laurent juga memperkenalkan celana plisket dengan potongan yang lebih ramping.

Siap Menyambut Kembalinya Scoop Neck?

Foto: COURTESY OF BAZAAR US
Rick Owens

Foto: COURTESY OF BAZAAR US
Simone Rocha

Foto: COURTESY OF BAZAAR US
Dries Van Noten

Setelah beberapa musim didominasi crewneck klasik dan garis leher V yang dalam, scoop neck kembali hadir sebagai alternatif baru. Dries Van Noten, Prada, Celine, dan Simone Rocha sama-sama memilih garis leher membulat yang lembut untuk blus maupun tank top.

Layering Preppy Bernuansa Pastel Tetap Mendominasi Menswear

Foto: COURTESY OF BAZAAR US
Willy Chavarria

Foto: COURTESY OF BAZAAR US
Louis Vuitton

Foto: COURTESY OF BAZAAR US
Auralee

Pakem menswear tidak pernah benar-benar meninggalkan akar gaya preppy, sebagaimana terus diperlihatkan Ralph Lauren dari musim ke musim. Banyak koleksi Musim Semi 2027 dibangun dari elemen khas preppy seperti tailoring klasik, polo shirt, rugby shirt, dan loafers, tetapi kali ini dipadukan dengan palet warna pastel. Bayangkan hijau mint, merah muda pucat, lavender, dan biru langit yang dikenakan secara berlapis untuk menciptakan tampilan yang lembut sekaligus segar.

Transat Menghidupkan Kembali Nuansa Prancis Era 1970-an

Foto: COURTESY OF BAZAAR US

Salah satu nama baru yang mencuri perhatian pada Musim Semi 2027 adalah Transat, label uniseks asal Prancis yang terinspirasi budaya berlibur di pesisir negara tersebut. Label ini menghidupkan kembali berbagai item ikonis era 1970-an sebagaimana dikenakan lima dekade lalu. Mulai dari denim berkantong depan dengan potongan sedikit melebar, baby tee yang pas di badan, hingga ikat pinggang dengan detail D-ring.

Outerwear Dekoratif Ada di Mana-Mana

Foto: COURTESY OF BAZAAR US
Dior Men

Foto: COURTESY OF BAZAAR US
Givenchy

Foto: COURTESY OF BAZAAR US
Giorgio Armani

Outerwear dekoratif bergaya Art Deco telah lebih dulu berkembang di ranah womenswear, dan musim ini tren tersebut juga hadir dalam koleksi pria. Dries Van Noten menghadirkan mantel panjang dengan motif floral fotografis, Dior melanjutkan eksplorasi detail bergaya Napoleon yang mulai diperkenalkan sejak debut Jonathan Anderson, sementara Givenchy menghiasi mantel sutra berwarna oker dengan bordir bunga bernuansa pastel.

Saat Ragu, Tambahkan Syal, Bros, atau Tassel

Foto: COURTESY OF BAZAAR US
Sacai

Foto: COURTESY OF BAZAAR US
Simone Rocha

Foto: COURTESY OF BAZAAR US
Ralph Lauren

Untuk Musim Semi 2027, sejumlah label menswear mengadopsi aksesori yang selama ini lebih identik dengan womenswear. Sacai memadukan tassel berwarna oker dengan kemeja biru berstruktur tegas. Simone Rocha menyematkan bros bunga pada rugby shirt, sementara Ralph Lauren melilitkan syal sutra pada kerah kemeja. Lemaire bahkan membiarkan kacamata menggantung pada kalung atau terselip dari saku kemeja sebagai detail akhir yang mencuri perhatian.

BACA JUGA:

Putra Britney Spears Debut di Runway dalam Fashion Show Vetements Spring 2027 Menswear

Saint Laurent Kumpulkan Para Bintang di Show Menswear Summer 2027-nya di Paris

(Penulis: Camille Freestone; Artikel ini disadur dari: BAZAAR US; Alih bahasa: Devon Satrio; Foto: Courtesy of BAZAAR US)