Type Keyword(s) to Search
Harper's BAZAAR Indonesia

Seperti Apa Sih Wangi Taylor Swift? Intip Koleksi Parfum dari Berbagai Eranya!

Singkat cerita, berikut adalah deretan wewangian yang dirumorkan menjadi favorit Swift saat ini, sekaligus alternatif dupe untuk lini parfumnya yang telah diskontinu.

Seperti Apa Sih Wangi Taylor Swift? Intip Koleksi Parfum dari Berbagai Eranya!
Courtesy of BAZAAR US

Tidak ada Easter egg yang terlalu samar atau rumit untuk bisa dipecahkan oleh fandom Taylor Swift dalam waktu lama. Namun, ada satu pertanyaan spesifik yang telah menghantui para Swifties selama bertahun-tahun: Seperti apa sih wangi sang superstar pop ini yang sebenarnya? Ditambah lagi, dengan rencana pernikahannya yang semakin dekat, muncul juga pertanyaan tentang keharuman apa yang akan ia pilih saat menikah dengan Travis Kelce nanti.

BACA JUGA: Begini Kata Astrolog Soal Kemungkinan Tanggal Pernikahan Taylor Swift

Mari kita kilas balik ke sekitar tahun 2010, era album Speak Now. Saat diwawancarai oleh pembawa acara larut malam David Letterman, ia berkomentar bahwa Taylor Swift beraroma seperti "kayu mahal." Meskipun kita tidak tahu pasti wangi apa yang ia pakai malam itu, Swift memang dikenal menyukai wewangian yang warm dan spicy.

Di sinilah Santal Blush dari Tom Ford masuk. Kasak-kusuk dari para penggemar yang diundang ke Secret Sessions era album Reputation mengungkap bahwa Swift mengenakan parfum beraroma woodsy tersebut, yang memadukan aroma cendana, kayu manis, dan kenanga (ylang-ylang). Ditambah lagi, sebuah adegan dari dokumenter Netflix tahun 2020 miliknya, Miss Americana, memperlihatkan situasi di balik layar tur Reputation, di mana sebuah botol Santal Blush tampak berada di antara barang-barang kebutuhan turnya.

Tobacco Vanille dari Tom Ford, sebuah wewangian canggih dengan aroma yang manis dan smoky juga sering disebut-sebut dalam obrolan mengenai parfum khas Swift. Sementara yang lain mengatakan ia adalah penggemar lama Flowerbomb dari Viktor & Rolf, yang menerjemahkan kegemarannya akan aroma hangat ke dalam pilihan floral base dengan sentuhan melati, mawar, dan anggrek cattleya.

Taylor Fragrance Gallery 1

1

DARI KIRI KE KANAN: TOM FORD SANTAL BLUSH EAU DE PARFUM / TOM FORD TOBACCO VANILLE EAU DE PARFUM / VIKTOR&ROLF FLOWERBOMB BY VIKTOR & ROLF

Namun, kecintaan Swift pada aroma yang kaya akan nuansa romantis sudah ada jauh sebelum ia menyukai koleksi Tom Ford: Ia sering kali memakai lini parfumnya sendiri yang sangat disukai penggemar, yang diciptakan di bawah label Elizabeth Arden. Antara tahun 2011 dan 2014, pemenang Grammy ini merilis lima varian parfum bersama perusahaan kosmetik tersebut: Wonderstruck, Wonderstruck Enchanted, Taylor, Made of Starlight, dan Incredible Things. Sayangnya bagi para Swifties, lini ini telah diskontinu, memaksa penggemar untuk menjelajahi internet demi mencari produk dupe-nya atau memburu botol yang belum dibuka, yang kini dijual seharga ratusan dolar.

1
Courtesy of BAZAAR US

Taylor Swift memegang sebotol Wonderstruck di acara peluncuran parfum tersebut pada tahun 2011.

Wonderstruck, sebuah aroma magis untuk para pelipur lara yang dikemas dalam botol ungu menawan, menjadi langkah awal Swift di dunia wewangian pada tahun 2011. Parfum ini beraroma floral dengan top notes rasberi, briarberi, dan bunga freesia, berpadu dengan base notes persik dan cendana. Saudaranya, Wonderstruck Enchanted, menyusul tak lama kemudian dengan bentuk botol serupa berwarna merah marun, yang melanjutkan tema manis dan floral dengan base notes vanila.

Dalam sebuah wawancara tahun 2012 dengan MTV UK, Swift mengatakan bahwa Wonderstruck menangkap emosi yang mendebarkan saat pertama kali bertemu seseorang, sementara Wonderstruck Enchanted mewakili perasaan "setelah Anda bertemu mereka, setelah Anda terlanjur jatuh cinta." Nama kedua parfum tersebut diambil dari penggalan lirik lagunya yang berjudul "Enchanted", yang mengeksplorasi keseruan dari cinta pada pandangan pertama.

Influencer parfum TikTok, Paul Fino, merekomendasikan beberapa produk dupe untuk mengobati kerinduan para Swifties akan parfum Wonderstruck. Lost in Ink dari Oakcha sebagai alternatif untuk Wonderstruck, dan Night Illusion dari Sunnamusk untuk Wonderstruck Enchanted. Selain itu, Titania dari Fable & Canon juga dikabarkan menjadi dupe dari Wonderstruck, sementara Into the Night dari Bath & Body Works dinilai mampu meniru keharuman aroma floral khas Wonderstruck Enchanted.

3

FOTO: BATH & BODY WORKS WORKS INTO THE NIGHT FINE FRAGRANCE BODY MIST

Swift memulai debut parfum ketiganya bersama Elizabeth Arden selama era Red pada tahun 2013, yang diberi nama simpel: Taylor. Dalam sebuah sesi tanya jawab, ia menggambarkan parfum ini sebagai aroma yang manis dan berkelas. Wewangian yang menggunakan namanya sendiri ini memadukan bahan-bahan floral dan citrus, menciptakan keseimbangan yang lembut antara buah leci, jeruk mandarin, dan kelopak bunga magnolia, dengan sentuhan woody notes pada aromanya dasarnya. Meskipun sejak saat itu Swift berjanji kita tidak akan pernah menemukan orang lain seperti dirinya (seperti lirik lagu "ME!"), parfum Burberry for Women dari Burberry dinilai paling mendekati aroma parfum ikonisnya ini.

Made of Starlight dirilis pada awal tahun 2014 sebagai edisi spesial dari parfum Taylor. Meski kemasannya mengusung konsep serupa yang bernuansa retro-esque dan memiliki banyak kemiripan aroma floral-fruity, varian ini terasa jauh lebih ringan berkat sentuhan aroma aprikot, markisa, dan daun mandarin. Parfum For Her dari Narciso Rodriguez memiliki komponen aroma yang mirip dengan kesegaran citrus khas Made of Starlight (meskipun tentu saja, tanpa disertai kotak musik kolektor yang menjadi bonus aslinya).

Incredible Things, sebuah keharuman perpaduan aroma floral dan woodsy dengan base notes dari creamy musk, vanila Madagaskar, serta white amber mulai menghiasi rak-rak toko pada tahun 2014 selama era asli album 1989 milik Swift. Jika parfum terdahulunya merepresentasikan cinta, Swift mengatakan dalam sebuah video di balik layar bahwa wewangian berani yang namanya diambil dari potongan lirik lagu "Blank Space" ini merepresentasikan kehidupan. Parfum terakhir dari lini merek Taylor Swift ini menjadi penanda transisinya menuju aroma yang lebih dewasa dibanding koleksi sebelumnya. Jika Anda mencari aroma musky floral yang serupa, Anda bisa mencoba Floral Sandalwood dari Dossier.

2
DARI KIRI KE KANAN: BURBERRY HER EAU DE PARFUM SPRAY / NARCISO RODRIGUEZ FOR HER EAU DE PARFUM / DOSSIER FLORAL SANDALWOOD

Meskipun pilihan parfum Taylor Swift telah bergeser selama bertahun-tahun dari aroma floral yang segar menjadi vanilla musk yang hangat, ia secara konsisten mempertahankan aroma khasnya, aroma kesuksesan (dan tentu saja, Santal Blush). Parfum bahkan sempat menjadi bagian dari kemeriahan seputar albumnya, The Life of a Showgirl, di mana salah satu varian dalam sesi presale-nya diberi nama “Sweat and Vanilla Perfume.”

Dan satu hal yang pasti, Travis Kelce pun punya wangi yang sangat memikat.

BACA JUGA:

Momen Fashion Terbaik Taylor Swift dan Travis Kelce sebagai Pasangan

Taylor Swift Tampil dalam Dua Busana Floral di Pemutaran Perdana Toy Story 5

(Penulis: Catie Pusateri; Artikel ini disadur dari: BAZAAR US; Alih bahasa: Emma Maryjade; Foto: Courtesy of BAZAAR US)