Type Keyword(s) to Search
Harper's BAZAAR Indonesia

Olahraga Mengecilkan Paha yang Efektif untuk Tampil Ramping

Lemak yang menumpuk di area paha dapat hilang dengan melakukan olahraga ini!

Olahraga Mengecilkan Paha yang Efektif untuk Tampil Ramping
Courtesy of Freepik

Lemak-lemak yang tertumpuk di bagian paha sering kali membuat paha terlihat bulky dan lebih besar dibandingkan area tubuh lain. Bagi sebagian orang yang berniat untuk tampil lebih ramping, membuat area paha menjadi lebih ramping dan kencang mungkin dapat terasa sulit.

Lemak di paha tidak dapat secara spesifik dihilangkan dengan olahraga tertentu saja. Untuk hasil yang lebih efektif, olahraga mengecilkan paha harus diimbangi dengan diet dan pengurangan lemak tubuh secara keseluruhan. Penasaran olahraga mengecilkan paha apa saja yang efektif untuk tampil ramping? Simak paparan selengkapnya di bawah ini!

Gerakan Olahraga Mengecilkan Paha yang Efektif untuk Dilakukan di Rumah

Untuk melakukan olahraga mengecilkan paha di rumah, Anda hanya memerlukan matras olahraga. Anda juga dapat menambahkan dumbbell ringan untuk menambah berat dan meningkatkan intensitas saat sudah terbiasa melakukan gerakan tersebut.

1. Lunges

Courtesy of Magnific

Lunges merupakan salah satu gerakan yang dapat dilakukan untuk membuat paha lebih ramping. Gerakan ini menargetkan kekuatan otot pada bagian bawah, seperti paha dan bokong, sehingga lemak paha dapat perlahan terbakar. Berikut ini gerakan lunges yang dapat Anda ikuti di rumah:

  • Buka kaki selebar bahu dalam keadaan berdiri. Kencangkan perut dan letakkan kedua tangan di pinggang untuk menjaga keseimbangan.
  • Langkahkan satu kaki ke depan sambil menurunkan badan hingga kedua lutut membentuk sudut 90°.
  • Kembali lagi ke posisi berdiri dengan menarik posisi kaki yang di depan.
  • Lakukan gerakan berulang pada satu sisi sebanyak 10–12 kali. Kemudian ganti dengan kaki sebelahnya dan lakukan gerakan dan jumlah yang sama.
  • Lakukan gerakan ini dengan total 2–3 set.

2. Squat

Courtesy of Magnific

Mengecilkan area paha dapat dilakukan dengan gerakan squat yang dikenal efektif dalam mengencangkan otot paha dan betis dengan menumpu berat badan pada bagian bawah. Lakukan squat dengan langkah sebagai berikut:

  • Buka kaki selebar bahu pada posisi berdiri dengan badan yang tegak. Posisikan telapak kaki sedikit ke luar membentuk 45°.
  • Dorong bokong ke arah belakang sambil menurunkan badan seperti dalam posisi yang hendak duduk sehingga berat badan bertumpu pada tumit.
  • Pastikan bagian atas tubuh tetap tegak dengan punggung yang tidak membungkuk dan pastikan lutut tidak melebihi posisi jari kaki.
  • Berdiri kembali sambil mengencangkan otot perut dan bokong.
  • Lakukan gerakan ini sebanyak 10-12 repetisi dengan total 2-3 set. Tambahkan beban dumbell saat Anda sudah terbiasa dengan gerakan ini.

3. Plié Squat

Courtesy of Magnific

Gerakan variasi dari squat yang terinspirasi oleh gerakan balet ini efektif dalam membakar dan melatih otot paha dan bokong. Dengan melakukan plié squat, paha akan tampak lebih ramping dan kencang. Panduan melakukan plié squat di rumah yaitu:

  • Dalam posisi berdiri tegak, buka kaki lebih lebar dari bahu dengan posisi telapak kaki mengarah ke luar membentuk sudut 45°.
  • Lakukan gerakan seperti squat dengan menekukkan lutut ke arah luar dan menurunkan tubuh perlahan. Turunkan badan serendah mungkin hingga otot paha dan bokong terasa kencang.
  • Dorong tumit kaki untuk kembali ke posisi berdiri sambil merasakan otot di bagian bawah.
  • Ulangi gerakan ini 10–12 kali dengan total 2–3 set. Anda dapat menggunakan dumbell di depan dada atau kettlebell untuk menambah beban dan intensitas latihan.

4. Curtsy Lunges

Courtesy of Magnific

Saat mengecilkan paha, seluruh bagian paha perlu dilatih termasuk bagian dalam paha. Curtsy lunges merupakan olahraga mengecilkan paha yang mampu menargetkan otot dalam paha, quads (depan paha), dan glutes (bokong). Lakukan gerakan seperti berikut:

  • Berdiri dengan posisi kaki dibuka selebar bahu.
  • Langkahkan satu kaki ke belakang secara diagonal hingga berada menyilang di belakang kaki depan.
  • Lekukan kedua lutut hingga membentuk sudut 90°.
  • Dorong kaki belakang untuk kembali ke posisi awal.
  • Lakukan gerakan ini sebanyak 10–12 kali dengan total 2–3 set dan pastikan lakukan hal yang sama dengan kaki lainnya.

5. Side Lying Leg Raise

Courtesy of Magnific

Bagian luar paha dapat dibantu menjadi lebih kecil dengan gerakan ini. Selain memperkuat otot luar paha, gerakan ini membantu menyeimbangkan panggul dan mendukung kesehatan punggung bagian bawah. Gerakan ini dapat dilakukan dengan cara:

  • Berbaring menyamping dan luruskan badan pada satu sisi. Posisikan siku bawah untuk menahan berat badan dan tangan satu lagi di depan perut untuk menjaga keseimbangan.
  • Perlahan naikkan satu kaki yang berada di atas ke arah langit-langit. Pastikan kaki tetap lurus dan jari kaki menghadap ke depan.
  • Turunkan kembali kaki secara perlahan hingga berada di atas kaki bagian bawah.
  • Ulangi gerakan ini 10–12 kali dengan total 2–3 set dan lakukan hal yang sama pada kaki lainnya.

6. Side Lying Hip Adduction

Courtesy of Magnific

Gerakan ini efektif dalam mengecilkan paha karena melatih dan memperkuat otot bagian dalam paha. Lakukan gerakan seperti berikut ini:

  • Berbaring menyamping dengan badan lurus dan kencangkan perut.
  • Tekuk lutut kaki atas dan posisikan telapak kaki tepat di depan kaki lainnya. Pastikan kaki bawah tetap lurus.
  • Naikkan kaki bawah ke arah langit-langit sambil mengencangkan otot paha bagian dalam.
  • Tahan 1–2 detik lalu kembalikan kaki bawah ke lantai.
  • Lakukan gerakan ini selama 10–12 kali sebanyak 2–3 set. Pastikan juga Anda melakukan gerakan ini pada kaki lainnya.

Memahami Penyebab Paha Besar

Courtesy of Freepik

Paha yang besar dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Dengan memahami penyebab terjadinya penumpukan lemak berlebih di paha, Anda dapat menyadari bahwa paha yang besar adalah normal dan dapat dialami oleh siapa pun. Berikut ini beberapa hal yang dapat menyebabkan paha besar:

  1.  Genetik: Beberapa orang tetap memiliki paha besar meskipun bagian tubuh lainnya lebih kecil. Hal ini mungkin dapat terjadi karena faktor keturunan yang membuat bentuk tubuh cenderung lebih besar di bagian bawah. Pada bentuk tubuh tertentu, sel lemak utamanya disimpan di bagian paha sehingga paha tampak lebih besar dibandingkan bagian tubuh lain.
  2. Hormon: Pada wanita, hormon estrogen dapat membuat lemak tersimpan di area bawah tubuh, seperti panggul, paha, dan bokong. Itulah sebabnya paha wanita dapat lebih besar dibandingkan pria.
  3. Gaya Hidup Buruk: Aktivitas fisik harian sangat berpengaruh terhadap pergerakan otot bagian bawah. Saat aktivitas tersebut kurang karena kebiasaan hidup yang jarang bergerak dan lebih sering duduk, lemak dapat menumpuk di bagian bawah dan paha pun menjadi lebih besar.
  4. Retensi Cairan: Saat tubuh mengonsumsi makanan asin atau tinggi natrium, tubuh dapat menahan cairan berlebih sehingga bagian paha terasa lebih besar dan membengkak.
  5. Massa Otot: Olahraga atau aktivitas fisik yang terlalu berat pada bagian bawah tubuh dapat menjadi penyebab otot paha menjadi lebih besar jika tidak diimbangi dengan peregangan yang baik.

Rekomendasi Rutinitas Olahraga Mengecilkan Paha dalam 4 Minggu

Courtesy of Freepik

Olahraga mengecilkan paha dapat dilakukan dengan gerakan-gerakan yang mudah tetapi efektif dalam mengencangkan otot dan membakar lemak. Namun, lemak paha tidak dapat dihilangkan secara spesifik dengan menargetkan area tersebut saja. Berbagai kombinasi membakar lemak dan melatih otot tubuh bagian bawah perlu dilakukan untuk mendapatkan hasil optimal dalam 4 minggu.

  1. Senin: Lakukan strength training dengan berbagai gerakan yang menargetkan kaki. Biasakan untuk lebih aktif secara fisik dengan bergerak dan berjalan kaki cepat setidaknya selama 30 menit.
  2.  Selasa: Masukkan latihan kardio, baik dalam intensitas tinggi ataupun sedang, ke dalam rutinitas olahraga. Anda dapat melakukan olahraga High-Intensity Interval Training (HIIT), berenang, atau jogging santai.
  3. Rabu: Lakukan pilates atau yoga yang dapat meregangkan dan meningkatkan kekuatan otot. Pada beberapa gerakan pilates di rumah, ada beberapa gerakan yang menargetkan otot tubuh bagian bawah.
  4. Kamis: Berikan jeda istirahat untuk tubuh melakukan recovery. Namun, Anda disarankan untuk tetap aktif secara fisik.
  5. Jumat: Kembali lakukan strength training yang fokus menargetkan tubuh bagian bawah.
  6. Sabtu: Lakukan latihan kardio, baik dengan intensitas sedang maupun tinggi.
  7. Minggu: Biarkan tubuh beristirahat untuk memberikan waktu recovery. Lakukan peregangan atau yoga stretching yang dapat membuat tubuh rileks.
(Edited by SW)