Soal keanggunan yang timeless, tak ada yang bisa menandingi Angelina Jolie. Aktris ini hadir di New York City tadi malam untuk menghadiri red carpet dalam rangka merayakan filmnya, Couture. Momen ini termasuk cukup langka, sehingga untuk kesempatan istimewa ini, ia mengandalkan lemari pakaiannya yang minimalis dengan warna didominasi hitam, krem, dan putih.
BACA JUGA: Couture: Film Bertema Fashion Terbaru Persembahan Angelina Jolie
Paduannya tampak sederhana: gaun hitam dan mantel putih dengan aksesori senada. Namun dengan sentuhan Angelina Jolie, kesederhanaan itu dapat memberikan aura yang elegan. Gaunnya hadir dengan potongan sweetheart strapless yang menurun di bagian tengah, sementara kain siluetnya yang berkilau mengalir lembut hingga ke ujung kaki. Ia melengkapinya dengan sepatu hak runcing hitam—yang sebagian besar tersembunyi di balik gaun panjangnya—dan hanya menambahkan kacamata aviator hitam pekat sebagai satu-satunya aksesori. Hollywood blowout pirang yang sempurna, bibir merah muda glossy, serta manikur pink pastel menjadi sentuhan akhir yang menyempurnakan keseluruhan tampilannya.
Kemudian agar terlindungi dari udara dingin, Angelina Jolie menggunakan mantel double-breasted putih yang mewah, dengan bahu tegas berpadu dengan siluet oversize yang slouchy dan kancing-kancing emas yang menawan.
Angelina Jolie memang sudah lama dikenal sebagai pencinta outerwear putih. Selama bertahun-tahun, ia telah memperkenalkan berbagai potongan chic yang tak terlupakan, mulai dari blazer krem berkancing emas, blazer single-button putih, hingga trench coat putih bersih, dan lainnya. Kali ini, ia memilih tampilan yang lebih structured, namun tetap setia pada palet warna andalannya yaitu warna hitam dan putih.
Malam itu, Angelina Jolie bergabung bersama penulis sekaligus sutradara Couture, Alice Winocour, di The Whitby Hotel, dan keduanya berpose bersama untuk sesi foto. Dalam film tersebut, Angelina memerankan 'Maxine,' seorang sutradara film asal Amerika yang sedang berada di Eropa untuk menggarap segmen sebuah fashion show, lalu mendapati dirinya didiagnosis menderita kanker payudara. Angelina sebelumnya pernah membuka diri tentang sang ibu, Marcheline Bertrand, yang meninggal akibat kanker ovarium dan payudara pada 2007—sebuah tragedi yang pada akhirnya mendorongnya untuk menjalani double mastectomy, setelah dinyatakan positif membawa gen BRCA1 yang dapat memicu penyakit tersebut.
"Film ini memiliki suatu pesan untuk disampaikan—sesuatu yang saya rasa bisa bermanfaat bagi banyak orang. Ia menunjukkan bagaimana kita semua pasti menghadapi hal-hal yang membuat kita sangat manusiawi, dan bahwa jika kita bisa menemukan cara untuk melewati berbagai tantangan dengan saling bersandar dan memiliki lebih banyak empati satu sama lain, kita akan menjadi pribadi yang lebih baik dan tak lagi merasa sendirian," ungkap Angelina tentang film ini kepada People, pada hari Senin, saat ia menjadi tuan rumah makan malam intim di Atelier Jolie untuk menghormati para penyintas kanker.
BACA JUGA:
Tampilan Penuh Kenyamanan Ala Angelina Jolie
Angelina Jolie Tampil dengan Rambut Pirang Cool-Toned & Lipstik Merah Andalan
(Penulis: Rosa Sanchez; Artikel ini disadur dari: BAZAAR US; Alih bahasa: Elaine Mary; Foto: Courtesy of BAZAAR US)
