Type Keyword(s) to Search
Harper's BAZAAR Indonesia

Begini Perjalanan Sivia untuk "Merdeka" dari Rasa Insecurity

"Jadi sebetulnya ya sudah aja, bersyukur saja dengan apa yang aku punya sekarang," ungkap Sivia.

Begini Perjalanan Sivia untuk
(Foto: Courtesy of Hadi Cahyono for Harper's Bazaar Indonesia)

Menjadi bintang tamu terbaru di seri Brunch with Dave Hendrik yang disiarkan pada Sabtu, 22 Mei 2021, penyanyi muda penuh talenta, Sivia Aziza yang kebetulan juga menjadi digital cover untuk situs Harper's Bazaar.co.id bercerita banyak mengenai caranya merayakan perjalanan hidupnya, termasuk pasang surut yang ia hadapi ketika berkarya di belantika musik, dan juga bagaimana perasaannya bergelut dengan rasa ketidaknyamanan atau insecurities yang ia rasakan.

Mencurahkan isi hatinya kepada pembaca acara Dave Hendrik dan kepada pembaca setia majalah Harper's Bazaar Indonesia lewat siaran Instagram Live, simak berikut kisah menariknya:

(Foto: Courtesy of Instagram @bazaarindonesia)

“Aku juga baru tahu ternyata Sivia juga sempat rasa tidak percaya diri karena sebagai musisi tapi belum punya karya ‘album atau single’ yang benar?” tanya Dave.

“Iya, sempat waktu aku break 2 tahun dari musik, jadi aku selesai dari Blink, sama teman-teman Blink lalu aku break 2 tahun om Dave, aku break 2 tahun lalu inginnya sih tetap dikenal sebagai penyanyi, tapi tidak ada lagunya lagi, tidak punya karya tetapi tetap ingin dikenal sebagai penyanyi, kadang jadi kayak… nah itu tuh aku lumayan ini sih… maksudnya kalau lagi lihat musisi lain kalau lagi manggung di festival-festival aku lumayan punya perasaan seperti ingin karena aku dulu selalu berpikir kalau misalnya aku memutuskan untuk kembali ke musik, aku harus tahu aku mau bikin musiknya seperti apa, apakah aku akan bikin sendiri atau aku akan minta tolong dengan orang lain, jadi aku ingin jelas semuanya jadi itu tuh yang membuat aku lumayan banyak takut, banyak tidak percaya diri, dan lain-lain,” cerita Sivia.

Setelah mendengar perjuagan Sivia berjuang dengan rasa insecurity yang kerap kali hadir, Dave pun kemudian meminta tamu terbarunya ini untuk berbagi pesan untuk para khayalak di luar yang mungkin juga sedang berjuang melawan rasa ketidaknyamanannya, “Ini isu yang menarik ya Sivia mengakui di Brunch with Dave mengenai insecurities, karena aku pikir apapun dan di usia manapun pasti punya yang namanya insecurities, hanya di generasi sekarang kan pembahasan mengenai insecurities itu sepertinya lebih melek awal. Nah, aku ingin tahu apa yang Sivia bisa kasih cerita ke teman-teman Sivia, ke generasi Sivia berkenaan mengenai dealing with insecurities?” Dave bertanya.

“Sebetulnya aku tidak mau sok tahu juga karena aku masih insecure dalam beberapa hal. Aku masih suka membandingkan diriku dengan orang lain tapi aku selalu ‘ah, sudah ah’ dan orang-orang terdekatku juga selalu mengingatkan. Intinya sih menurut aku bersyukur dulu saja. Bersyukur dengan apa yang aku punya sekarang, sama apa yang aku hadapi sekarang. Intinya jangan banyak mau, karena banyak mau itu atau mungkin ekspektasi yang ada di kepala aku itu yang membuat insecure. Jadi sebetulnya ya sudah aja, bersyukur saja dengan apa yang aku punya sekarang, aku bersyukur dengan musik aku, aku bersyukur dengan tubuh yang aku punya, aku bersyukur dengan hijab hitam aku, dengan pilihan aku untuk menggunakan hijab hitam setiap hari, jadi ya simple-simple aja, aku tidak punya cara spesifik karena aku pun masih insecure, tapi at least aku tahu bagaimana caranya bersyukur dengan apa yang aku punya," tutup Sivia.

Nantikan video perbincangan lengkap Dave Hendrik bersama dengan Sivia dalam episode Brunch with Dave Hendrik yang akan tayang segera di kanal YouTube Harper's Bazaar Indonesia.

Baca juga:

Rupanya Inspirasi Sivia Membuat Karya Lagu datang dari Pengalaman Pribadi

Ini Alasan Sivia Selalu Pakai Hijab Berwarna Hitam & Cara Ia Memadupadankan Busananya 

Proses Sivia Merayakan Perjalanan Hidupnya

Portofolio ini:
Foto: Hadi Cahyono
Editor Fashion: Michael Pondaag
Editor: Sabrina Sulaiman & Erica Arifianda
Makeup: Angelika Samara
Hijab stylist: Rida Tantri
Retoucher: Raghamanyu Herlambang
Stylist assistant: Banni Raihan Dipo