Magali Pascal menghadirkan sebuah pernyataan artistik melalui koleksi terbarunya bertajuk Alegria, koleksi Spring/Summer 2026. Dipresentasikan secara eksklusif di Studio Eksotika, yang berada dalam kompleks Desa Potato Head, peragaan ini menjadi momen langka dalam ekosistem mode pulau tersebut, di mana produksi runway berskala penuh masih tergolong istimewa.
Berbeda dari pendekatan konvensional, Alegria lahir dari eksplorasi sonik. Koleksi ini dirancang melalui pengalaman mendengar, setiap siluet merupakan terjemahan dari ritme, energi, dan emosi yang terkurasi dalam sebuah playlist. Hasilnya adalah rangkaian busana yang menonjolkan gerak, fluiditas, dan feminitas yang effortless, sebuah “lemari sensorik” yang hidup bersama tubuh pemakainya.
Didirikan oleh desainer asal Prancis, Magali Pascal, label ini telah lama menjadi bagian integral dari identitas mode Bali. Sejak menetap di pulau ini lebih dari dua dekade lalu, Pascal mengembangkan koneksi mendalam dengan budaya lokal dan gaya hidup tropis, ia berhasil meramu keanggunan Parisian dengan kesantaian pulau, menciptakan bahasa desain yang khas dan relevan di panggung resortwear global.
Pemilihan lokasi peragaan bukanlah kebetulan. Desa Potato Head, dengan pendekatan multidisipliner terhadap seni, desain, dan keberlanjutan, menjadi latar yang selaras dengan visi koleksi ini. Kehadiran Alegria di ruang tersebut menegaskan ambisi Magali Pascal untuk memposisikan Bali bukan sekadar destinasi wisata, melainkan pusat kreativitas yang diperhitungkan secara internasional.
Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah figur berpengaruh lintas bidang, seperti Andien, Inka Williams, Happy Salma, Niluh Djelantik, dan Indah Kalalo. Hadir pula para kreator berbasis Bali seperti Rob Peetom Family, Sri Luce Rusna, Daniel Mitchelle and Budiman Ong, serta Kukuh Zuitton, memperkaya spektrum audiens yang menyaksikan peristiwa ini.
Malam kemudian berlanjut ke sebuah after party eksklusif, memperpanjang semangat Alegria sebagai perayaan ritme, koneksi, dan energi kolektif. Lebih dari sekadar presentasi busana, acara ini merupakan manifestasi narasi, menggabungkan mode, musik, dan komunitas dalam satu pengalaman imersif.
Melalui peragaan ini, Magali Pascal kembali menegaskan posisinya sebagai pionir dalam ekosistem mode Bali, menghadirkan standar produksi internasional tanpa melepaskan akar lokal, sekaligus membuka cakrawala baru bagi masa depan industri kreatif di pulau ini.
