Los Angeles dipenuhi bintang kemarin, saat Miley Cyrus menerima bintang Hollywood Walk of Fame miliknya di hadapan kerumunan teman, keluarga, dan penggemar. Di antara para tamu yang hadir terdapat Anya Taylor-Joy, yang tampil mengenakan minidress berkilau bernuansa mutiara untuk memberikan pidato menyentuh mengenai pengaruh besar sang penyanyi.
BACA JUGA: Anya Taylor-Joy Memakai Mantel Hitam yang Menampilkan Warna Oranye
Gaun putih tersebut menampilkan halter neckline dan siluet sleeveless, serta dipenuhi embellishment berupa perpaduan silver sequins, kristal, dan embroidery yang menciptakan kombinasi sempurna antara drama ala showgirl dan kemewahan evening wear khas karya Bob Mackie. Awalnya dirancang untuk koleksi Resort 1990, busana tersebut disempurnakan dengan lapisan demi lapisan beaded fringe yang membentuk hem bergaya flapper, bergerak mengikuti langkah Anya saat berjalan.
“Seperti banyak dari anda, saya masih ingat persis kapan dan di mana pertama kali saya mengenal Miley Cyrus,” ujar bintang Dune tersebut dalam pidatonya. “Saat itu saya berusia sepuluh tahun, baru pulang dari liburan di Florida bersama orang tua saya, sambil memeluk erat majalah remaja J-14 kesayangan saya. Di bagian belakangnya, ada seorang gadis cantik mengenakan wig yang kemudian menjadi blueprint untuk rambut setiap pop star setelahnya, sambil menempelkan jarinya ke bibirnya, dan saya langsung tahu bahwa dirinya dan semua ini akan menjadi sesuatu yang besar. Yang belum saya ketahui saat itu adalah bahwa kata ‘besar’ bahkan belum cukup untuk menggambarkannya.”
“Miley tidak hanya tumbuh di depan dunia, ia melampaui setiap ekspektasi yang diberikan padanya. Ia menantang aturan, menulis ulang aturan tersebut, dan sesekali membakarnya sambil mengenakan kostum teddy bear,” lanjutnya. “Dari awal karier di Disney Channel hingga menjadi ikon pop global, dari akar country hingga energi rockstar, Miley tidak pernah meminta izin untuk terus berkembang. Ia melakukannya begitu saja dengan indah, tanpa rasa meminta maaf, dan selalu, selalu autentik dan itulah yang membuat dirinya begitu istimewa.”
Anya menutup pidatonya dengan mengatakan kepada para tamu bahwa upacara tersebut bukan sekadar merayakan sebuah karier, melainkan “seorang perempuan yang mengajarkan satu generasi penuh bagaimana memiliki kisah mereka sendiri, bahkan ketika kisah itu berantakan, bahkan ketika berubah, dan terutama ketika tidak bisa dimasukkan dengan rapi ke dalam sebuah kotak.”
BACA JUGA:
Anya Taylor-Joy Tampil Memukau Memakai Minidress Dior yang Elegan
Evolusi Gaya Miley Cyrus Secara Menyeluruh
(Penulis: Sophie Wang; Artikel ini disadur dari BAZAAR US; Alih bahasa: Alisa Putri Ramadhina; Foto: Courtesy of BAZAAR US)
