Type Keyword(s) to Search
Harper's BAZAAR Indonesia

Blake Lively Buka Suara Setelah Perkembangan Besar dalam Kasusnya Melawan Justin Baldoni

“Saya tahu ini adalah sebuah privilese untuk bisa bersuara. Saya tidak akan menyia-nyiakannya,” ujarnya.

Blake Lively Buka Suara Setelah Perkembangan Besar dalam Kasusnya Melawan Justin Baldoni
Foto: COURTESY OF BAZAAR US

Blake Lively akhirnya buka suara. Kemarin, 3 April, sang aktris membagikan pernyataannya melalui Instagram Story menyusul perkembangan terbaru dalam kasusnya menghadapi lawan mainnya di It Ends With Us, Justin Baldoni.

BACA JUGA: Blake Lively Berbagi Foto Liburan Keluarga yang Manis Bersama Ryan Reynolds

Dalam pernyataannya, Blake Lively menanggapi putusan terbaru pengadilan yang menolak 10 dari 13 gugatan yang ia ajukan, termasuk tuduhan pelecehan seksual terhadap Justin. Sementara itu, gugatan yang tersisa (pelanggaran kontrak, retaliasi, serta membantu dan mendukung tindakan retaliasi) akan dilanjutkan ke persidangan pada 18 Mei. Untuk hal ini, sang bintang menyatakan dirinya tetap optimistis.

Foto: COURTESY OF BAZAAR US
Blake Lively setelelah konferensi penyelesaian yang diperintahkan pengadilan pada Februari 2026

“Saya bersyukur atas putusan pengadilan yang memungkinkan inti dari kasus saya untuk dipresentasikan di hadapan juri bulan depan, serta kesempatan untuk akhirnya menceritakan kisah saya secara utuh dalam persidangan, bukan hanya untuk diri saya sendiri, tetapi juga untuk mereka yang tidak memiliki kesempatan yang sama… banyak di antaranya yang saya kenal dan sayangi dalam hidup saya, serta banyak lainnya yang mungkin tidak akan pernah saya kenal,” ujarnya.

“Hal terakhir yang saya inginkan dalam hidup adalah sebuah gugatan hukum, tetapi saya membawa kasus ini karena retaliasi yang meluas yang saya hadapi dan masih terus saya alami, baik secara pribadi maupun profesional ketika saya meminta lingkungan kerja yang aman untuk diri saya dan orang lain,” lanjutnya. “Saya tahu ini adalah sebuah privilese untuk bisa bersuara. Saya tidak akan menyia-nyiakannya.”

Foto: COURTESY OF BAZAAR US
Justin Baldoni dan Blake Lively saat proses syuting It Ends With Us pada Januari 2024

Menurut pengacara Blake Lively, Mike Gottlieb, gugatan terkait pelecehan tersebut ditolak sebelum persidangan karena “alasan hukum, bukan sebagai bentuk pembenaran terhadap perilaku pihak tergugat.”

“Pengadilan memutuskan bahwa klaim pelecehan seksual Blake tidak dapat diajukan ke hadapan juri karena Blake tidak menandatangani kontrak sebagai karyawan, melainkan sebagai kontraktor independen, serta karena dugaan tindakan tersebut terjadi di New Jersey, bukan di California,” jelasnya.

BACA JUGA: 

Segala Hal yang Perlu Diketahui tentang Perseteruan Hukum Blake Lively dan Justin Baldoni

Blake Lively Kenakan Setelan Rok Berpayet yang Menampilkan Semua Warna Pelangi

(Penulis: Sophie Wang; Artikel ini disadur dari: BAZAAR US; Alih bahasa: Devon Satrio; Foto: Courtesy of Bazaar US)