Type Keyword(s) to Search
Harper's BAZAAR Indonesia

Curi 10 Ide Kreatif untuk Anda Berpesta dari Tahun 1920-an!

Tentunya ketika pergelaran pesta telah diperbolehkan kembali…

Curi 10 Ide Kreatif untuk Anda Berpesta dari Tahun 1920-an!

Tragedi epidemi Flu Spanyol mengakibatkan ledakan perayaan yang muncul pada sekitar tahun 1920-an. Hal tersebut terjadi setelah masyarakat bangkit kembali dari epidemi itu dan merasa aman untuk bepergian. Era '20-an adalah era yang identik dengan ‘kemunduran’ dan pandangan ‘more is more’. Melihat kondisi pandemi saat ini, tampaknya fenomena tersebut akan segera tiba kembali, tepatnya ketika akhir dari pandemi mulai nampak.
 
Meskipun berbagai perayaan masih ditunda karena pembatasan keamanan Covid-19 yang diterapkan di seluruh dunia, kita menantikan kembali hadirnya acara pernikahan yang tentunya dilaksanakan secara aman. Momen tersebut telah dinantikan, tepatnya ketika kita sudah dapat bepergian, bersulang, menari, dan berpesta lagi. Berikut adalah berbagai ide favorit kami dari tahun ‘20-an yang cocok untuk dimanfaatkan sebagai inspirasi untuk pesta Anda yang akan datang pada akhir tahun ini atau di waktu mendatang. 
 
Lewati Bridesmaids, Buat Semua Orang Berpakaian dan Berdandan ke Pesta
 


 
Daripada memilih setelan tradisional bridesmaids yang membuat mereka mengenakan warna, siluet, atau desainer yang sama, coba pertimbangkan untuk memilih dress code yang lebih meriah untuk seluruh daftar tamu Anda. Setelah satu tahun menjalani lockdown, manfaatkan keinginan teman dan keluarga Anda untuk berdandan kembali.
 
Daripada dasi hitam atau pakaian bernuansa formal, pilihlah pakaian koktail, festival, atau pesta untuk para undangan Anda. Petunjuk tersebut akan mendorong semua orang yang hadir untuk bereksperimen dan berdandan sesuka hati. Hasilnya? Sebuah pesta yang fotogenik dan fashion-forward. Ciptakan juga resepsi yang menyerupai Great Gatsby, dikemas dengan gaun mini yang berkilau, sarung yang licin, rompi rapi, dan sekumpulan aksesori.
 
Permainan Aksesori
 

 
Lewati semua hal yang bernuansa minimalis, terutama untuk resepsi dan after-party. Ini adalah waktu yang tepat untuk mengenakan hiasan kepala, hiasan tangan, anting-anting, dan masih banyak lagi. Aksesori tersebut cocok untuk dipadupadankan dengan gaun bertahtakan kristal yang dikenakan di atas lantai dansa. Baik Anda memilih aksesori pinggiran baju, kristal, payet, bulu, maupun embel-embel lainnya, pastikan aksesori yang Anda pilih tidak membebani atau membuat Anda lelah. Tampilan yang perlu diciptakan adalah mengenai maksimalisme, tetapi juga padukan potongan-potongan halus dan statement agar terlihat bergaya, daripada terlihat mengenakan kostum yang berlebihan.
 
Speakeasy Style Bars
 

 
Salurkan kualitas dari prohibition-era dari speakeasy dengan bar yang penuh dengan tema dan gerobak bar yang tersebar di seluruh acara Anda. Manjakan para tamu dengan troli koktail yang tersebar sepanjang happy hour, di mana masing-masingnya hadir dengan spesialisasi mereka sendiri, seperti gerobak martini yang menampilkan kesan klasik dalam segala bentuknya, troli champange yang penuh dengan kudapan bergelembung, dan satu lagi yang menyajikan gimlet dengan jeruk nipis segar. Kemudian, susun minuman-minuman itu pada after-party, yang menampilkan scotch, whiskey, bourbons, dan rye yang memiliki kualitas terbaik.
 
Keberadaan perencana dan tim katering dapat membuat acara Anda semakin rapi dan tentunya terasa seperti pesta tahun ’20-an yang tidak pernah berakhir. Tamu pun akan terbuai dan hal tersebut mampu membuat mereka tetap berada di lantai dansa untuk menikmati hari yang indah. Tema yang satu ini akan menjadikan pesta Anda epik setelah setahun lamanya koktail hanya disiapkan di rumah. 
 
Hadirkan Kejutan yang Meriah
 

 
Buat tamu Anda merasa senang dengan kejutan yang tersebar sepanjang acara, seiring berlalunya malam, seperti penampil yang berbaur di antara para tamu, pertunjukan kejutan, minuman dan camilan yang disajikan di lantai dansa, dan guyuran confetti untuk menutup malam secara meriah. Hal tersebut tidak hanya membuat momen foto menjadi epik, tetapi juga mampu menghidupkan kembali pesta, membuat para tamu tetap waspada, dan memberi kesan bahwa malam masih jauh dari kata ‘selesai’, bahkan ketika sudah lewat tengah malam.
 
Ciptakan Ruang Lounge yang Intim
 

 
"Saya suka pesta yang besar. Begitu akrab. Di pesta kecil tidak ada privasi," kata Jordan Baker yang terkenal dalam The Great Gatsby karya F. Scott Fitzgerald.
 
Ciptakan ruang suasana tersebut di ruangan yang besar dan bahkan dengan daftar tamu yang lebih banyak dengan menyusun ruang lounge yang intim di seluruh ruangan. Atur sudut tempat duduk mewah agar terasa nyaman, dengan menggunakan tekstur yang kaya seperti beludru dan satin. Pilih aksen cermin yang memantulkan cahaya redup atau hadirkan cahaya lilin dan atur gerobak kecil di dekatnya. Perlihatkan juga para pelayan yang berpakaian rapi di seluruh ruangan agar memastikan setiap kebutuhan minuman tamu selalu terpenuhi, tanpa harus mengantri di bar. Sepanjang malam, ketika orang-orang berkumpul di bar dan di lantai dansa, Anda akan menemukan beberapa orang yang memilih untuk berada di lounge tersebut sambil mengobrol secara intim. 
 
Rencanakan Pertunjukan Langsung
 

 
Ketika seorang DJ selalu membuat suasana pesta dansa menjadi seru, tahun 20-an identik dengan pesta yang menghadirkan drama dan dekadensi para penampil live. Mereka mampu membawa energi meriah ke tiap pesta melalui suara yang spektakuler dan kepribadian yang memukau. Ketika semua tamu sedang duduk atau beranjak dari kaki mereka, pertimbangkan momen tersebut sebagai waktu utama untuk menampilkan konser yang Anda kurasikan. Pilihlah band jazz, trio, atau solois bergaya lounge yang menyanyikan cover dari lagu-lagu favorit Anda. Sama seperti pengalaman bersantap dan bersenang-senang pada larut malam di tahun ‘20-an, anggaplah momen tersebut sebagai versi makan malam dan pertunjukan milik Anda.
 
The New Gatsby Glam
 

 
Dapatkan inspirasi dari era serba glamor ini ketika merencanakan tampilan riasan Anda. Namun, pastikan untuk memodernisasi riasan tersebut sehingga tidak terlihat old-fashioned.
 
"Cara termudah dan terbaru untuk mendapatkan rambut s-waves adalah dengan catokan rambut," kata Beauty Director Bazaar, Jenna Rosenstein. Sang ibu, Beth (terlihat pada foto di atas), memilih untuk menggunakan inspirasi tahun ‘20-an untuk pernikahannya di Miami. Berikut adalah cara untuk mendapatkan tampilan tersebut: "Ambil satu inci dari bagian rambut Anda, lalu dengan cepat jepit bagian rambut itu di antara catokan. Gerakkan catokan ke atas dan ke bawah sambil bergerak menyusuri rambut, menekuknya ke kiri dan kanan untuk membentuk pola," jelasnya. Setelah Anda menyelesaikan ombak rambut Anda, lengkapi riasan dengan pewarnaan area mata yang berani atau warna bibir mencolok, tetapi tidak keduanya.
 
Beri Gaya pada Ruangan Anda
 

 
Tahun ‘20-an identik dengan istilah menderu, yaitu tentang melanggar aturan. Beberapa pesta paling eksklusif pun diselenggarakan di bawah tanah, di ruang yang tidak dibuat atau dimaksudkan untuk bersenang-senang.
 
Salurkan energi membara itu dengan memilih venue yang penuh akan karakter. Kemudian, pada saat-saat di mana para tamu sedang menjelajahi ruangan, seperti jam koktail atau after-party, ciptakan nuansa stylish pada ruangan Anda dengan berbagai properti, cahaya lilin, dan hiasan dinding. Unsur-unsur dekoratif yang sentimental bagi Anda atau unik untuk venue tersebut mampu membuat ruang menjadi ‘hidup’, erat dengan perasaan antik yang membangkitkan nuansa speakeasy, dan apropo bagi mereka yang menantikan untuk menyelinap keluar malam setelah setahun lamanya terjebak dalam lockdown.
 
Modernisasi Makanan Tahun ’20-an
 

 
Ketika berbicara mengenai menu, curi inspirasi makanan dari tahun ‘20-an. Namun, jangan lupa untuk perbarui bentuk dan rasa mereka untuk menu pesta modern yang cocok untuk tahun 2020-an.
 
Setelah satu tahun ‘makan di rumah’, kemungkinan besar para tamu Anda ingin dikagumkan, tetapi tidak dalam cara yang terlalu berlebihan. Para tamu akan bersemangat dengan makanan yang memanjakan mereka agar mereka tidak merasa sendiri, tetapi dengan rasa nostalgia yang terasa akrab, daripada masakan haute, rasa asap, dan pembacaan multi-course. Kunci utama dari tahun 1920-an adalah deviled eggs, oyster Rockefeller, dan koktail udang. Hidangan tersebut mencirikan bahan-bahan kelas atas, rasa yang kaya, dan quick bites yang dapat memenuhi perut Anda untuk malam yang panjang, tentunya sembari meminum champagne, martini, dan masih banyak lagi. Hadirkan rasa lezat itu melalui cara yang berkualitas dan segar. Selain itu, cari katering yang dikenal akan keterampilannya akan profil rasa dan presentasi makanan.
 
Gunakan Berbagai Tampilan dan Siluet Slinky
 

 
Setelah lebih dari satu tahun ‘terkunci’ di dalam ruangan, pengantin wanita rasanya memiliki harapan dan ekspektasi besar akan penampilan dan riasannya nanti. Solusinya, siapkan banyak pilihan pakaian untuk digunakan sepanjang acara, yaitu satu pakaian dikenakan ketika prosesi upacara, yang lain untuk resepsi, dan barangkali yang ketiga untuk pesta pada larut malam.
 
Tahun '20-an membawakan kita slinky slip, baju ketat yang menggoda, dan gaun midi. Semuanya terasa sempurna untuk berpesta dengan teman dan keluarga di lantai dansa hingga larut malam. Anda mungkin ingin menjalani upacara pernikahan secara tradisional di aisle. Namun, setelah itu, tinggalkan gaun lebar pernikahan Anda. Rangkul kemegahan pesta Anda dengan balutan pakaian yang ramping, body-con yang tidak mengurangi kemewahan itu, kilau, aksesori pinggiran, bulu, dan semua hal yang berbau glam. Anda juga dapat mengenakan gaun midi yang mampu memamerkan sepatu berkilau milik Anda.
 
(Penulis: Carrie Goldberg; Artikel ini disadur dari Bazaar US; Alih Bahasa: Fatimah Mardiyah; Foto: Courtesy of Bazaar US)