Type Keyword(s) to Search
Harper's BAZAAR Indonesia

Kembalinya Antusiasme Dunia Jam Tangan di LVMH Watch Week 2023 Singapura

Bulgari, Zenith, TAG Heuer, dan Hublot optimistis menyambut tahun ini.

Kembalinya Antusiasme Dunia Jam Tangan di LVMH Watch Week 2023 Singapura
Julien Tornare, Frédéric Arnault, Ricardo Guadalupe, Antoine Pin

Perhelatan LVMH Watch Week 2023 yang berlangsung Januari silam membawa kembali antusiasme dunia jam tangan tahun ini. Empat brand antara lain Bulgari, Zenith, TAG Heuer, dan Hublot mempertunjukkan deretan produk terbaru sebagai teaser awal untuk lansiran penuhnya di tahun ini. Event eksklusif ini diadakan sebelum kalender Watches & Wonders Geneva di akhir Maret mendatang.

 

Agenda yang digelar di Capella Singapore ini membawa para media dan tamu undangan untuk melihat kebaruan yang dihadirkan dalam dunia jam tangan. Bazaar ikut serta melalui berbagai tahapan acara, mulai dari preview produk jam tangan hingga wawancara bersama para CEO dan Creative Director dari masing-masing brand.

Bulgari Serpenti Tubogas Infinity
 

Awal tahun ini Bulgari mengusung tema Time is a Jewel, yang menampilkan berbagai eksplorasi seni perhiasan pada jam tangan untuk wanita. Fabrizio Buonamassa, Product Creation Executive Director dari Bulgari Horlogerie SA menyampaikan, “Waktu adalah hal paling berharga yang tidak dapat dibeli, Anda harus bekerja untuk menemukan waktu, bahkan bagi kami yang memproduksi jam tangan, sebuah objek desain yang memberi tahu waktu. Waktu adalah hal yang paling berharga, untuk mempunyai lebih banyak waktu, untuk mengembangkan ide. Namun Anda tahu, suatu saat Anda harus berlari.”

Salah satu yang menarik perhatian Bazaar adalah Bulgari Serpenti Tubogas Infinity, yang kini mempunyai sistem penyambung gelang berbeda dengan pendahulunya. Dengan demikian, kini mereka mampu menyematkan berlian pada tiap ruas gelang jam, dan membuka kesempatan untuk eksplorasi yang tak terhingga di waktu mendatang (oleh sebab itu dinamakan “infinity”). Fabrizio menambahkan, “Kami sangat bahagia karena sekarang memiliki kesempatan yang berbeda atau lain untuk mengeksplorasi Tubogas. Dulu kami “bermain” dengan logam atau steel, sekarang kami dapat bereksperimen dengan banyak hal lainnya.”

Zenith Defy Skyline Skeleton
 

Zenith melanjutkan kreasi lini Zenith Defy Skyline dengan beragam variasi yang menarik, membuat Bazaar tak sabar menantikan apa yang akan mereka lansir berikutnya di tahun ini. Kami berdiskusi bersama Julien Tornare, CEO Zenith Watches tentang rilis produknya awal tahun ini. “Kami fokus pada Defy untuk saat ini. Mulai dari Defy Skyline 36 yang berukuran 36 mm, dua opsi dengan atau tanpa berlian. Sebuah jam uniseks, yang (selalu) menggunakan sistem tali yang dapat diganti. Berwarna biru, pink, dan hijau. Kemudian kami memiliki Defy Skyline Skeleton dengan grill berbentuk bintang bersudut empat, satu berwarna hitam dan biru dengan small seconds dari jam 9 hingga 6, membuatnya sangat seimbang. Ada juga Defy Extreme Glacier, sebuah jam edisi terbatas yang menggunakan batu calcedony untuk memberikan rendering serupa es,” jelas Julien. Deretan produk Zenith tak berhenti sampai di sana. Bazaar turut menyaksikan Defy Revival A3691 dengan dial berwarna merah dan gaya retro hingga ke bagian bracelet

TAG Heuer Carrera Chronograph 60th Anniversary

Tahun 2023 juga merupakan tahun yang menarik bagi TAG Heuer, sebab mereka merayakan ulang tahun ke-60 dari Carrera, sebuah jam tangan yang pada awalnya dibuat oleh Jack Heuer di tahun 1963. Lansiran tahun ini dilengkapi dengan panda style dial berjumlah 600 buah. Antusiasme ini tak berhenti sampai di sana. Frédéric Arnault, CEO TAG Heuer menyampaikan kepada Bazaar tentang rencana TAG Heuer sepanjang tahun ini, “Anda melihat di kuartal pertama kami akan fokus dengan produk yang Anda saksikan saat ini. Kemudian salah satu cerita utama berikutnya adalah jam tangan ikonis kami dengan desain glass box yang baru, yang akan kami luncurkan untuk menggantikan desain lamanya di Watches & Wonders. Kami juga akan melangsungkan campaign bersama seorang aktor terkenal yang namanya sudah tidak asing di telinga Anda. Sejak awal kami memutuskan ingin membuat film bersamanya, hingga saat ini kami baru mempunyai visual gambar. Kita membuat film (ad camppaign) di Australia yang akan menemani launching jam tangan tersebut.” (Saat berita ini diturunkan, informasi ini masih berada di bawah embargo).

Hublot Big Bang Tourbillon Automatic Neon Yellow SAXEM
 

Hublot mempersembahkan delapan model yang berbeda, dengan salah satu lansiran yang paling mencuri perhatian Bazaar bernama Hublot Big Bang Tourbillon Automatic Yellow Neon SAXEM. Jam tangan ini menggunakan material high-tec serupa safir, yang menggunakan mineral langka bumi sehingga mampu memberikan warna uniknya. Self-winding tourbillon movement di dalamnya dapat terlihat jelas berkat bagian badan jam yang transparan. Ricardo Guadalupe, CEO Hublot, memaparkan tentang agendanya tahun ini, “Tahun lalu adalah tentang Piala Dunia, kemitraan terbesar kami. Tahun ini akan menjadi tahun transisi, kami akan berbicara tentang brand, menjelaskan bahwa Hublot berbicara tentang The Art of Fusion. Hal ini menghubungkan tradisi dan inovasi lewat material, melalui desain, partnership, movement. Kami juga akan memfokuskan pada kemitraan yang berhubungan dengan seni. Kami akan melakukan sesuatu bersama Murakami dan Sang Bleu. Jadi, tahun ini adalah mengenai The Art of Fusion dan seni.”

 Baca juga: 12 Jam Tangan Mewah Pilihan Bazaar dari LVMH Watch Week 2023

(Foto: Courtesy of LVMH Watch Week 2023, Bulgari, Zenith, TAG Heuer, Hublot)