Jaket barn kini semakin mengukuhkan posisinya sebagai busana klasik yang tak lekang oleh waktu. J.Crew baru saja merayakan 40 tahun sejak peluncuran jaket barn orisinalnya, sementara Banana Republic kembali menghadirkan desain dari arsip mereka. Label minimalis seperti Toteme menawarkan versi dengan potongan lebih ramping sebagai bagian dari koleksi khasnya. Jaket barn klasik dari rumah mode dengan warisan panjang, seperti Burberry dan Barbour, juga terus bertahan dari waktu ke waktu. Sementara itu, interpretasi Prada terhadap jaket ini telah menjadi tren selama beberapa musim terakhir.
BACA JUGA: 9 Jaket Bomber yang Wajib Dibeli Sekarang & Dipakai Selamanya
Serbaguna sekaligus bergaya, jaket barn dapat dipadukan dengan beragam busana, mulai dari gaun midi dan sepatu bot setinggi lutut hingga cable knit sweater dan celana jeans indigo. Lapisan luar ini dapat diandalkan untuk berbagai kesempatan dan dikenakan berulang kali.
Berikut kurasi 25 jaket barn terbaik yang layak dipertimbangkan:
Jaket Barn Klasik
Jaket barn tradisional umumnya terbuat dari bahan kokoh menyerupai kanvas, dilengkapi saku berukuran besar serta kerah berbahan corduroy, suede, atau kulit yang diperkuat agar bisa lebih tahan lama. Warna-warna bumi, seperti khaki, olive green, dan cokelat, menjadi pilihan klasik sekaligus mudah dipadukan. Untuk tampilan autentik, pertimbangkan merek dengan karakter tangguh seperti Pendleton serta label warisan Amerika seperti J.Crew dan Polo Ralph Lauren.
Dari kiri: J.Crew, 1986 Barn Jacket; Pendleton, Cascades Canvas Barn Coat; Dôen, Pascual Barn Jacket; Polo Ralph Lauren, Cotton Twill Barn Jacket; Prada, Canvas Jacket.
Jaket Barn Berlapis Lilin
Katun berlapis lilin memiliki sifat tahan air sehingga cocok dikenakan di wilayah dengan curah hujan tinggi. Untuk memudahkan penggunaan pakaian berlapis, pilih model berpotongan longgar. Country Jacket khas Toteme menjadi salah satu pilihan investasi bagi penggemar label tersebut.
Dari kiri: Madewell, Waxed Zip Jacket; Alex Mill, Waxed Chiltern Street Jacket; Massimo Dutti, Waxed High-Neck Corduroy Jacket; Toteme, Country Jacket; Nili Lotan, Brinley Waxed Short Parka.
Jaket Barn Denim
Saat memilih jaket barn berbahan denim, pertimbangkan daya tahannya untuk jangka panjang. Material ini justru semakin menarik seiring waktu dan pemakaian. Pilih warna denim klasik serta siluet utilitarian yang tetap relevan untuk dikenakan bertahun-tahun mendatang.
Dari kiri: Sézane, Marion Denim Jacket; Gap, Cinched-Waist Denim Jacket; DL1961, Boxy Denim Jacket; Rag & Bone, Cassidy Denim Jacket; Khaite, Denim Wyatt Jacket.
Jaket Barn Berwarna
Untuk tampilan yang lebih modis, pilih jaket dalam warna yang tengah diminati, seperti biru langit, hijau pucat, atau merah burgundy. Warna-warna tersebut dapat memberikan sentuhan berbeda dari palet khaki dan cokelat yang identik dengan jaket barn. Anda juga dapat bereksperimen dengan bahan corduroy atau suede.
Dari kiri: Filson, Women’s Canvas Barn Coat; Banana Republic, Archive Reissue Utility Jacket; Found, Washed Fireman Clasp Workshop Jacket; Bode, Cotton Craft Jacket; Veronica Beard, Walters Suede Barn Jacket.
Jaket Barn Berlapis Quilting
Jaket barn berlapis quilting cocok dikenakan saat cuaca beralih dari musim gugur menuju musim dingin. Jaket nilon dari Burberry menjadi salah satu pilihan yang dirancang untuk bertahan selama bertahun-tahun, bahkan dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.
Dari kiri: L.L.Bean, Insulated Quilted Field Jacket; Barbour, Liddesdale Quilted Barn Jacket; Uniqlo, Padded Utility Short Jacket; Burberry, Quilted Nylon Barn Jacket; Loewe, Short Jacket in Technical Fabric.
BACA JUGA:
Jaket Blouson Menjadi Tren Outerwear Terbaru Musim Gugur
Kenakan Jaket Ini Saat Cuaca Tidak Terlalu Dingin Dan Tidak Terlalu Panas
(Penulis: Sarah Maberry; Artikel ini disadur dari: BAZAAR US; Alih bahasa: Devon Satrio; Foto: Courtesy of BAZAAR US)
- Tag:
- Jaket
- Fashion
- Trend
- jacket barn
