Pangeran Harry mengungkapkan bahwa ia masih memikirkan mendiang ibunya, Putri Diana, “hampir setiap hari.” Dalam wawancara terbaru bersama GQ, Duke of Sussex tersebut turut mengenang percakapan terakhir mereka sebelum Diana meninggal dalam kecelakaan mobil pada 1997.
BACA JUGA: Pangeran Harry Menghidupkan Kembali Kenangan Masa Kecilnya Bersama Putri Diana Bersama Anak-Anaknya
Beberapa jam sebelum meninggal dunia, Putri Diana sempat menelepon Pangeran Harry dan Pangeran William yang saat itu berada di Kastel Balmoral, kediaman pribadi Ratu Elizabeth II.
Putri Diana menggendong Pangeran Harry yang masih kecil pada 1987.
Percakapan tersebut berlangsung singkat karena kedua pangeran ingin kembali bermain bersama sepupu mereka. Tanpa disadari, itu menjadi kali terakhir mereka mendengar suara sang ibu.
“Andai aku tahu itu adalah percakapan terakhir kami, betapa berbedanya percakapan itu,” ungkap Harry kepada GQ. “Dan akulah yang harus hidup dengan penyesalan itu. Fakta bahwa saat berusia 12 tahun, yang kuinginkan hanyalah pergi bermain bersama sepupu-sepupuku.”
Pangeran Harry baru-baru ini pindah kembali ke Inggris bersama keluarganya.
Pangeran Harry mengungkapkan bahwa dirinya masih merasakan hubungan spiritual dengan mendiang ibunya, Putri Diana. Ia mengaku terkadang mengajukan pertanyaan kepada sang ibu dan merasa mendapatkan respons, serta merasakan kehadiran dan energi Diana pada momen-momen tertentu dalam hidupnya.
Dalam sesi MasterClass bertajuk Redefining Grief: Building Resilience Through Loss bersama Dr. Mary-Frances O’Connor, Harry juga mengenang proses berduka setelah kehilangan ibunya pada usia 12 tahun.
Ia mengungkapkan bahwa selama 15–20 tahun, dirinya terbiasa menjawab “I’m fine” ketika ditanya tentang kondisinya. Di balik jawaban tersebut, Harry mengaku mengalami mati rasa emosional dan menutup diri dari perasaannya, sementara adrenalin terus mendorongnya untuk bertahan tanpa benar-benar menyadari apa yang sedang terjadi.
BACA JUGA:
Deretan Foto Penampilan Publik Pertama Pangeran Harry dan Meghan Markle sejak Kembali ke Inggris
Prince Harry Buka Suara tentang Kesehatan Mental sebelum Pindah ke Amerika Serikat
(Penulis: Joel Calfee; Artikel ini disadur dari: BAZAAR US; Alih bahasa: Kirana Anindya; Foto: Courtesy of BAZAAR US)
