Pada Agustus lalu, Duchess Meghan dan Pangeran Harry mengejutkan banyak orang lewat kabar kepindahan mereka kembali ke Inggris untuk waktu yang lama, bersama kedua anak mereka, Pangeran Archie (7) dan Putri Lilibet (5). Keputusan itu datang lebih dari enam tahun setelah keduanya meninggalkan peran mereka sebagai anggota senior kerajaan dan memboyong keluarga ke Montecito, California. Alasan di balik kepulangannya selama ini masih belum jelas, hingga akhirnya Duke of Sussex menceritakan alasan tersebut dalam wawancara terbaru.
“Bisa menyekolahkan anak-anak di sekolah Inggris sangat berarti bagi saya,” ujar Harry kepada GQ dalam video yang direkam saat ia berkunjung ke New York City pada September. “Saya tidak tahu betapa pentingnya hal itu bagi saya.”
Keduanya keluar bersama untuk pertama kalinya sejak pindah kembali ke Inggris pada 15 Oktober.
Secara umum, Harry menyebut kepindahan ini sebagai bagian dari kesempatan untuk keluarganya. “Saya selalu berpikir ini akan jadi sesuatu yang ingin saya, atau kami, coba lakukan, dan sekarang (anak-anak) sudah dua minggu bersekolah. Mereka menyukainya, dan ini memberi mereka pengalaman yang benar-benar berbeda,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa keputusan ini bukan kritik terhadap pendidikan di Amerika Serikat. “Jangan khawatir, saya tidak sedang mengkritik sekolah-sekolah Amerika,” katanya. “Tapi menurut saya, bagi anak-anak berusia 7 dan 5 tahun, bisa membandingkan dan merasakan dua pengalaman budaya yang benar-benar berbeda itu sangat penting di masa sekarang.”
Penulis Spare itu juga mengaku terdorong untuk lebih dekat dengan keluarganya, setelah bertahun-tahun hubungannya merenggang dengan sang ayah, Raja Charles III, dan sang kakak, Pangeran William. Harry ingin “lebih dekat dengan (keluarga kecilnya saat ini) dan kembali berada di tanah Inggris lebih lama dari beberapa hari atau seminggu sesekali.”
“Saya pikir, setelah enam tahun berada di Amerika Serikat dan hanya bisa pulang ke Inggris dalam waktu singkat, saya ingin benar-benar memiliki seluruh keluarga saya di sana, di tempat saya dibesarkan. Saya ingin menunjukkan kepada anak-anak tempat saya tumbuh dan membiarkan mereka merasakan, sampai batas tertentu, pengalaman yang pernah saya alami, yang baik-baik saja, bukan yang buruk. Itu mendorong saya berpikir dengan sungguh-sungguh dan serius, ‘Ini kesempatan, ayo kita lakukan sekarang,’” ujarnya.
Meghan dan Harry pindah kembali ke Inggris bersama anak-anak mereka pada Agustus.
Harry juga mengatakan bahwa ia dan Meghan sebenarnya tidak merencanakan kepindahan tersebut jauh-jauh hari. Sebaliknya, keputusan itu merupakan sesuatu yang sudah mereka pikirkan dan pertimbangkan, dan dalam situasi ini, mereka melihat bahwa "ada hal-hal tertentu yang mulai selaras dengan sendirinya".
“Rasanya menyenangkan bisa dekat dengan teman, keluarga, dan anak-anak mereka juga, dengan janji bermain bersama yang tak ada habisnya, yang sangat membantu anak-anak kami menyesuaikan diri.”
Meski hubungan pasangan ini dengan media Inggris selama ini sangat sengit, bahkan sampai ke jalur hukum, Harry berharap keadaannya akan berbeda kali ini.
“Saya optimistis. Saya berharap,” katanya. “Saya tidak naif. Saya pernah naif di masa lalu. Tapi menurut saya penting untuk tetap optimistis. Dan saya rasa sebagian besar ini soal rasa hormat juga. Saya bisa menghormati mereka jika mereka menghormati saya dan posisi kami. Posisi kami sekarang sudah cukup jelas, dan semoga kami bisa melanjutkan hidup.”
BACA JUGA:
Deretan Foto Penampilan Publik Pertama Pangeran Harry dan Meghan Markle sejak Kembali ke Inggris
Prince Harry Buka Suara tentang Kesehatan Mental sebelum Pindah ke Amerika Serikat
(Penulis: Joel Calfee; Artikel ini disadur dari: BAZAAR US; Alih bahasa: Bunga A Hara; Foto: Courtesy of BAZAAR US)
