Sesekali, selalu ada drama yang mampu menarik kita keluar dari realitas sehari-hari. Ia hadir sebagai bentuk pelarian, yakni sebuah ruang aman di tengah dunia yang terasa semakin bising dan melelahkan. Di situlah letak kekuatan drama Korea. Bagi sebagian orang, ia menjadi "pelarian" dari kekacauan hidup atau bagi yang lain sekadar medium to just feel something, untuk merasakan emosi, romansa, dan kehangatan yang mungkin jarang kita temui dalam rutinitas harian.
Tak berlebihan jika drama Korea kerap disebut sebagai tontonan yang meninggalkan jejak emosional. Salah satu contoh terbarunya adalah drama Korea Can This Love Be Translated? Yang diperankan oleh Kim Seon-ho dan Go Youn-jung. Drama ini perlahan namun pasti, berhasil mencuri perhatian banyak penonton.
Sejujurnya, Bazaar bukan penikmat drama Korea garis keras. Namun semuanya berubah ketika suatu malam, di meja makan keluarga, Bazaar mendengar kakak tanpa henti membicarakan serial drama Korea Can This Love Be Translated? dan obsesinya terhadap Joo Ho-jin di sela makan malam yang biasanya berjalan tenang. Rasa penasaran pun muncul. Bazaar menontonnya. Lalu, tanpa disadari, ikut jatuh hati pada Kim Seon-ho, tentu saja.
Namun, jika harus jujur sepenuhnya yang benar-benar mencuri perhatian Bazaar justru adalah gaya berpakaian dua karakter utamanya.
Sebagai karakter seorang aktris papan atas sekaligus penerjemah bahasa yang terjebak dalam kerja sama profesional tak terduga akibat sebuah pertemuan takdir, Chan Mu-hee hadir dengan formula rom-com klasik yang selalu berhasil membuat penonton tersenyum dan berdebar. Wardrobe yang ia kenakan tidak berlebihan, namun selalu tepat sasaran. Setiap outfit merefleksikan kepribadiannya yang ceria, manis, dan approachable. Inilah yang membuat drama Korea Can This Love Be Translated? terasa begitu “beautifully packaged”. Visual dan karakternya selalu beriringan dengan tata busana manis tanpa saling mendominasi
Semuanya dikemas dengan begitu apik. Bahkan, seperti kebiasaan Bazaar setiap kali jatuh cinta pada sebuah serial atau film, selalu ada fase di mana jadinya ingin berpakaian terinspirasi dari karakter favorit selama setidaknya satu minggu penuh. Masalahnya, gaya pribadi Bazaar sering kali tak sepenuhnya sejalan dengan karakter tersebut yang akhirnya membuat Bazaar bingung memilih outfit dan justru berakhir frustrasi.
Jadi, jika Anda juga sering mengalami hal yang samam ingin berdandan ala Chan Mu-hee tapi tak tahu harus mulai dari mana, tenang saja. I got you. Bazaar sudah merangkumnya untuk Anda.
Berikut gaya terbaik Chan Mu-hee & Joo Ho Jin dari drama Korea Can This Love Be Translated? untuk dijadikan inspirasi
Suede Jacket with Dress
Dalam episode pertama, Cha Mu-hee tampil mengenakan Leavey dress dari label asal Vietnam, Lsoul yang dipadukan dengan suede jacket warna cokelat dari L’H.A.S lengap dengan leather shoulder bag sebagai sentuhan akhir. Kombinasi ini terasa manis tanpa berlebihan sekaligus merepresentasikan sisi feminin Cha Mu-hee yang lembut dan effortless. Siluetnya sederhana namun tetap terlihat polished merupakan sebuah referensi gaya yang mudah diaplikasikan untuk tampilan sehari-hari.
Searah jarum jam: Tweed Set
Sebagai house ambassador Chanel, Go Youn Jung sebagai Cha Mu-hee kerap terlihat mengenakan tweed jacket maupun tweed set dari rumah mode tersebut. Namun, dari sekian banyak tampilannya, tweed set Chanel bermotif plaid pink ini menjadi salah satu yang paling mencuri perhatian. Nuansa feminin yang terasa kuat semakin menarik ketika dipadukan dengan polkadot stockings hitam. Sentuhan pearl necklace yang subtil melengkapi keseluruhan tampilan, detail kecil seperti inilah yang secara instan merepresentasikan DNA Chanel sekaligus karakter Cha Mu-hee yang bubbly.
Untuk tampilan sehari-hari yang lebih kasual, Anda dapat memadukan tweed jacket dengan jeans dan heels untuk tampilan yang lebih elevated.
Searah jarum jam:
Fur Moments
Begitu tampilan ini muncul di layar, it instantly stood out. Fur coat sendiri merupakan statement item dan membutuhkan styling yang seimbang agar tidak terlihat tacky. Di sini, Cha Mu-hee mengeksekusinya dengan tepat. Dipadukan dengan messy bun sederhana dan anting gantung yang manis, keseluruhan tampilan terasa lebih teraksentuasi, mahal, dan percampuran elegansi dengan semangat edgy. Sebuah contoh jelas bagaimana statement coat seharusnya dikenakan.
Searah jarum jam: Untuk karakter pria, pilihan busana Joo Ho-jin dalam drama ini tampil tak kalah menarik. Tanpa kesan berlebihan, gaya berpakaiannya tetap mampu merefleksikan karakter yang dingin, tenang, dan berwibawa. Bagi Anda yang ingin menjadikannya sebagai referensi gaya, Bazaar juga memilih dua tampilan Joo Ho-jin yang paling menonjol sebagai inspirasi.
Turtleneck with Coat
Coat berwarna navy yang dipadukan dengan kemeja serta turtleneck menghadirkan tampilan yang sederhana namun tetap memancarkan kesan mewah pada karakter Joo Ho-jin. Look ini menjadi referensi yang mudah diaplikasikan bagi Anda yang ingin berlibur di musim dingin dengan gaya yang elegan dan berkelas.
Business Casual Look
Sebagai referensi gaya business casual, tampilan Joo Ho-jin ini dapat dengan mudah diaplikasikan menggunakan item yang sudah ada di lemari Anda. Padukan blazer cokelat dengan kemeja hitam dan celana berpotongan rapi untuk menciptakan kesan kasual yang tetap polished. Sebagai penyeimbang, sepatu pantofel menjadi pilihan tepat untuk menghadirkan sentuhan business look pada keseluruhan tampilan.
Drama Korea Can This Love Be Translated? menghadirkan banyak tampilan yang mudah dijadikan referensi. Berlatar waktu modern, gaya berbusana para karakternya terasa dekat dengan keseharian. Pilihlah look yang paling menarik perhatian Anda, cek kembali isi wardrobe, lalu sesuaikan styling-nya agar menjadi inspirasi yang relevan dan mudah diterapkan.
