Rambut lurus dan mudah diatur sering menjadi alasan banyak orang memilih perawatan di salon. Di antara berbagai pilihan, smoothing dan rebonding menjadi dua treatment yang paling sering dibandingkan. Meski sekilas terlihat serupa karena sama-sama meluruskan rambut, keduanya memiliki proses, hasil, dan dampak yang berbeda pada struktur rambut. Memahami perbedaannya membantu Anda menentukan perawatan yang paling sesuai dengan kebutuhan rambut.
Pemilihan treatment rambut sebaiknya tidak hanya mengikuti tren atau rekomendasi semata. Kondisi rambut, tingkat kerusakan, hingga gaya hidup sehari-hari turut memengaruhi hasil jangka panjang. Dengan mengetahui fungsi, karakter hasil, serta cara perawatannya, Anda dapat meminimalkan risiko rambut kering atau rapuh setelah treatment sekaligus mendapatkan tampilan yang lebih optimal.
Apa Fungsi Smoothing dan Rebonding untuk Rambut?
Smoothing dan rebonding sama-sama bertujuan membuat rambut terlihat lebih lurus dan rapi, namun dengan pendekatan yang berbeda. Smoothing bekerja melembutkan rambut dan mengurangi gelombang tanpa mengubah struktur alami secara ekstrem. Sementara itu, rebonding meluruskan rambut secara permanen dengan memutus dan membentuk ulang ikatan rambut, menghasilkan tampilan yang sangat lurus dan kaku sejak akar.
Fungsi utama masing-masing treatment:
- Smoothing: melembutkan rambut, mengurangi frizz, hasil lebih natural
- Rebonding: meluruskan rambut keriting secara permanen
- Smoothing: cocok untuk rambut bergelombang ringan
- Rebonding: efektif untuk rambut sangat keriting atau mengembang
Perbedaan Utama yang Menentukan Hasil Akhir Rambut
Perbedaan smoothing dan rebonding akan sangat terasa pada tekstur akhir dan daya tahannya. Smoothing memberikan hasil lurus yang fleksibel dan masih memiliki volume alami. Rebonding menghasilkan rambut lurus maksimal yang cenderung lebih kaku. Selain itu, rebonding umumnya memiliki risiko kerusakan lebih tinggi karena proses kimia yang lebih kuat dibanding smoothing.
Perbedaan utama yang perlu diperhatikan:
- Tingkat kelurusan: natural vs. sangat lurus
- Daya tahan hasil: sementara vs. permanen
- Risiko rambut kering atau patah
- Waktu pengerjaan dan proses kimia
Cara Merawat Rambut Setelah Treatment Agar Tetap Sehat
Perawatan pasca-treatment menjadi kunci untuk menjaga rambut tetap sehat dan berkilau. Rambut yang telah melalui proses kimia membutuhkan hidrasi ekstra dan perlindungan dari panas berlebih. Rutinitas perawatan yang tepat membantu mempertahankan hasil smoothing atau rebonding sekaligus mencegah rambut menjadi rapuh dalam jangka panjang.
Langkah perawatan yang disarankan:
- Gunakan sampo dan kondisioner khusus rambut treated
- Hindari keramas terlalu sering
- Batasi penggunaan alat styling panas
- Gunakan hair mask atau lakukan treatment nutrisi secara rutin
- Potong ujung rambut secara berkala
Smoothing dan rebonding menawarkan solusi yang berbeda untuk mendapatkan rambut lurus dan rapi. Tidak ada pilihan yang benar atau salah, selama disesuaikan dengan kondisi rambut dan kebutuhan personal. Dengan pemahaman yang tepat serta perawatan lanjutan yang konsisten, hasil treatment dapat bertahan lebih lama tanpa mengorbankan kesehatan rambut.
(Penulis: Kayra Himawan; Edited by SS)
