Tas Birkin Paling Pertama Akan Dipamerkan di Museum V&A

Aksesori ini akan menjadi bagian dari pameran yang akan datang berjudul Bags: Inside Out.



Tas Birkin pertama yang dimiliki oleh Jane Birkin akan menjadi bagian dari pameran fashion berskala besar di kota London. Dengan judul Bags: Inside Out, pameran yang akan dibuka pada tanggal 21 November ini akan berlangsung di museum Victoria & Albert (V&A). Hingga detik ini, tas ikonis yang pertama kali dirancang pada tahun 1984 tersebut masih memiliki waiting list yang panjang.


Tas ikonis tersebut dibuat setelah pertemuan yang tidak disengaja antara Jane Birkin dan Jean-Louis Dumas sebagai executive chairman dari Hermès. Keduanya bertemu dalam penerbangan dengan rute Paris - London, di mana topik obrolan mereka adalah bagaimana Jane tidak dapat menemukan tas yang dapat membawa semua barang miliknya dan juga perlengkapan seorang ibu. Jean-Louis terinspirasi untuk membuat sketsa desain di atas plane sickness bag - berbentuk persegi dengan flap mengkilap dan detail saddle stitch. Tanpa pikir panjang, karya tersebut diberi nama Birkin, dan dengan cepat meraih status populer di kalangan wanita yang menginginkan tas yang fungsional sekaligus modis.


Tas yang akan ditampilkan dalam pameran di museum V&A itu memiliki inisial sang penyanyi dan bahkan residu dari stiker yang pernah ditempel oleh Jane. Saat ini, tas Birkin diproduksi secara terbatas, diperkirakan 12.000 tas dibuat setiap tahunnya - yang membuat keinginan untuk memiliki tas Birkin semakin meningkat. Sebuah studi di tahun 2017 melaporkan bahwa membeli tas Birkin adalah bentuk investasi yang tidak berisiko tinggi dibandingkan membeli emas atau terjun ke dunia pasar saham. Beberapa selebriti yang turut menjadi penggemar tas ini adalah Kate Moss, Victoria Beckham, dan the Olsen twins.





“Tas Birkin adalah salah satu tas yang paling dicari dan populer di abad ke-20 dan ke-21,” ucap Lucia Savi, kurator dari pameran Bags: Inside Out. “Kami sangat senang dengan fakta bahwa pameran ini akan menampilkan tas yang pertama kali diciptakan untuk Jane Birkin, sebuah awal yang menciptakan daya tarik abadi. Ini adalah tas yang benar-benar digunakan berulang kali oleh pemilik sebelumnya, terlihat dari signs of wear di bagian permukannya. Detail ini juga mengingatkan kita bahwa tas adalah sebuah simbol status, tetapi juga teman praktis untuk kehidupan kita sehari-hari.”


Baranglain yang tak kalah penting untuk ditampilkan juga datang dari brand Mulberry. Tas Mulberry yang dikenakan oleh Kate Moss dan Alexa Chung, dua tas dari lini tersebut yang paling populer. Pameran ini juga akan mempelajari berbagai macam tas dengan nilai sejarah penting, mulai dari embroidered burse yang digunakan untuk melindungi silver matrix dari Great Seal of England untuk Elizabeth I dan tas masker gas milik HRH Queen Mary selama Perang Dunia Kedua hingga despatch box berwarna merah milik Winston Churchill.


(Penulis: Ella Alexander; Alih bahasa: Sabrina Sulaiman; Artikel ini disadur dari BAZAAR UK; Foto: Courtesy of BAZAAR UK)