Mengapa jam 6 Sore adalah Waktu Terbaik untuk Berolahraga?

Penelitian mengatakan bahwa hal-hal baik akan datang kepada orang yang sabar menunggu.



Kardio di saat puasa? Atau melakukan squat di saat jam makan siang? Dunia maya memang telah dibanjiri dengan tips tentang waktu paling tepat agar olahraga yang kita lakukan menjadi kian optimal. Di satu sisi, ada juga sejumlah faktor lain yang dapat menentukan waktu yang paling efektif untuk Anda menghilangkan lemak seperti: faktor gen, tipe tubuh, ritme sirkadian dan sebagainya.

Semua itu baik, namun setelah melewati musim panas dengan minum-minum dan bersantai, ada kemungkinan Anda tidak ingin menunggu berbulan-bulan untuk mengembalikan bentuk tubuh. Jika Anda ingin mendapatkan otot dengan cepat, seperti pantat yang lebih besar dan bukan penurunan berat badan, maka ilmu ini tidak dapat diterapkan.

Para peneliti dari Universitas Southern Mississippi meminta para atlet muda untuk berlatih beban pada waktu yang berbeda dan mencatat hasilnya. Sementara semua peserta menunjukkan peningkatan kekuatan yang serupa, kelompok yang berlatih pada pukul 6 sore mendapatkan massa otot lebih banyak dibandingkan mereka yang berolahraga pada pukul 10 pagi. Di akhir percobaan, ditemukan juga bahwa kelompok yang berlatih pada malam hari terlihat sedikit lebih ramping daripada kelompok yang berlatih pada pagi hari.

Memang masuk akal. Jika Anda melakukan latihan bum-building di malam hari, maka kadar hormon stres kortisol (yang berguna untuk membuat Anda bangun dari tempat tidur) akan memuncak di pagi hari. Selain itu, metabolisme Anda juga akan melambat secara alami seiring berjalannya hari, tetapi ketika Anda berolahraga pada malam hari, maka hal ini akan memaksa tubuh untuk mempercepatnya lagi. Itu berarti Anda akan membakar lebih banyak energi sepanjang hari, yang artinya sama dengan lebih banyak otot yang terbentuk.

Jadi berhentilah melakukan squat rack setelah bekerja dan gantilah repetisi Anda dan bangun untuk kemajuan yang lebih baik.


Tips agar olahraga Anda menjadi lebih efektif

Ikuti rencana ini jika Anda ingin membentuk otot.

07.00: Meditasi pagi

Kortisol Anda akan memuncak ketika Anda bangun. Selain itu, kunci utama yang lain adalah menekan testosteron. Nyalakan kembali level-T Anda selama 10 menit dengan menggunakan aplikasi Headspace.

08.00: Berjalan ke tempat kerja

Hampir setengah dari kita kekurangan vitamin D. Berjalan ke tempat kerja dapat meningkatkan testosteron hingga 25 persen.

14.00: Makan siang yang tinggi karbohidrat

Tidak hanya pasta yang akan menimbun otot Anda dengan energi, karbohidrat juga dapat membantu meningkatkan testosteron selama melakukan latihan resistensi.

18.00: Mulailah berolahraga

Mulailah berolahraga, apapun metode latihan yang Anda pilih.

22.00: Waktunya tidur

Tidur yang nyenyak juga akan berdampak kepada kemajuan latihan Anda. Mengonsumsi magnesium sebelum tidur juga dapat membantu Anda untuk tidur lebih nyenyak.


(Penulis: Louee Dessent-Jackson; Artikel ini disadur dari Bazaar US; Alih bahasa: Janice Mae; Foto: Courtesy of Bazaar US)