Denny Wirawan: Deklarasi budaya

Pesona batik Kudus berhasil memukau penikmat dan pengamat mode tanah air hari Kamis malam lalu di Grand Ballroom Kempinski Hotel, Jakarta.



Pesona batik Kudus berhasil memukau penikmat dan pengamat mode tanah air hari Kamis malam lalu di Grand Ballroom Kempinski Hotel, Jakarta.

Pamor batik Kudus sebagai salah satu jenis batik pesisir akhirnya berkesempatan untuk tampil ke permukaan dalam wujud yang telah dimodernisasi secara khusus oleh desainer Denny Wirawan.

Berjumlah 82 buah busana wanita maupun pria, aksi Denny Wirawan yang didukung penuh oleh Bakti Budaya Djarum Foundation ini sekaligus menjadi pergelaran tunggal dan perdana label Balijava yang diprakarsai oleh Denny Wirawan sejak tahun 2008. D

engan mengambil tema besar bertajuk Pasar Malam, batik Kudus dirayakan secara meriah dalam tatanan panggung bernuansa pop dan playful karya Hendry Tamboto hasil kerjasama dengan ilustrator Sepiring Indonesia.

Nuansa kegembiraan tidak hanya dihadirkan lewat dekorasi semata. Lantunan musik pentatonik modern hasil komposisi Yovie Widiyanto turut mengiringi langkah stylish dari busana siap pakai yang mengedepankan motif-motif khas Kudus, yaitu motif beras kecer, daun tembakau, dan anggrek cattleya dalam kombinasi warna-warna yang cerah.

(Veronica Arviana. Foto: Dok. Bazaar)