Simak Cara Memantau Anak yang Suka Main Game Online

Terapkan 4 poin ini untuk melindungi si kecil dari efek negatif dunia maya.

(Foto: Courtesy of Instagram @kyliejenner)


Adalah hal yang wajar bila anak-anak hingga usia remaja gemar bermain game, terutama game online. Namun jika sebagai orang tua tidak dapat tegas menetapkan durasi main anak atau bahkan tidak melakukan pengawasan yang semestinya, ini tentu akan menjadi masalah. Pertanyaan-pertanyaan seperti “Apakah baik bagi orang tua untuk memperbolehkan anak main game?” tentu pernah muncul di benak Anda.

Untuk menjawabnya lebih lanjut, Google yang baru saja menghelat acara yang bertujuan untuk memberikan edukasi tentang pentingnya proteksi bagi akun online Anda dengan Safer with Google juga turut membahas masalah umum yang sering dijumpai oleh banyak orang tua. Bersama dengan keluarga Darius Sinathrya dan juga Founder dari Yayasan Semai Jiwa Amini, Diena Haryana serta Director of Marketing Google, Veronica Utami, mari simak tips yang dapat Anda sebagai seorang orang tua lakukan agar anak dapat tetap terlindungi dan tidak terpapar efek negatif ketika bermain game secara online:

1. Diskusikan dengan keluarga tujuan bermain game

Salah satu langkah yang paling penting untuk dilakukan adalah Anda dan keluarga perlu bersatu mendiskusikan serta memutuskan bersama keseimbangan seperti apa yang ingin dicapai ketika anak bermain game serta perangkat digital yang akan digunakan. Misalnya, orang tua tak ingin anak bermain game saat makan malam keluarga, untuk itu orang tua juga harus memberi contoh yang baik dengan tidak bermain handphone di meja makan. Kemudian, ketika berdiskusi, jangan biarkan hanya terjadi satu arah, biarkan anggota keluarga lain termasuk sang anak juga memiliki suara untuk menyampaikan pendapatnya. Kemudian, jangan lupa juga untuk menaati peraturan yang sudah dibuat bersama untuk seluruh keluarga.

2. Ajari anak cara berinteraksi dengan orang yang tidak dikenal yang ditemui secara online

Penting bagi Anda untuk mengajarkan anak, terutama sebelum sang buah hati “terjun” di dunia maya agar tahu ketika seseorang melakukan sesuatu yang kurang pantas dan bahwa anak bisa memberi tahu hal tersebut kepada orang tua dan bahkan melaporkan secara online.

3. Aktifkan aplikasi Family Link

Salah satu aplikasi yang dihadirkan oleh Google untuk mendukung kehidupan keluarga adalah Family Link. Dengan menggunakan aplikasi Family Link, ini dapat membantu orang tua mengelola perangkat anak-anak. Misalnya, Anda dapat memeriksa dan menyetujui aplikasi sebelum di download oleh anak, mengecek aplikasi yang paling sering digunakan oleh anak-anak, dan mengatur batas waktu perangkat yang digunakan setiap hari.

4. Gunakan fitur anak

Jika anak gemar menonton video di YouTube, ada baiknya bagi anak untuk menggunakan aplikasi YouTube Kids, sebuah aplikasi yang lebih sederhana dan lebih aman untuk digunakan oleh anak.

Baca juga:

Bagaimanakah Keamanan Internet Anda Selama Ini? Simak Hal Penting untuk Meningkatkan Keamanan Akun Online

(Foto: Courtesy of Instagram Kylie Jenner)