Tips Liburan Hemat ke Maldives

Simak cara jitu untuk menikmati surga tropis yang satu ini tanpa harus menguras isi tabungan.



Siapa bilang liburan ke Maldives harus identik dengan kesan mahal? Asal tahu kiatnya, Anda pun bisa mengunjungi negara kepulauan yang luar biasa indah ini tanpa harus mengeluarkan biaya fantastis.

1. Bijak memilih akomodasi

Kini, Maladewa sudah siap siaga dengan berbagai variasi penginapan. Semakin dekat ke bandara utama di ibukotanya, biasanya harga sebuah resor akan semakin murah.

Demikian pula sebaliknya, karena Anda bisa sampai melanjutkan penerbangan dengan seaplane lagi untuk bisa mendarat ke banyak hotel yang berada cukup jauh dari pulau utama.

Nah, walaupun gaya menginap akan tergantung pada preferensi masing-masing orang, namun coba tanyakan lagi kepada diri sendiri: Haruskah Anda memesan vila yang memiliki kolam renang pribadi sementara Anda tinggal berjalan ke pantai terdekat di mana terdapat sekeliling lautan mahaluas untuk bisa bermain air sepuasnya?


2. Menaiki transportasi publik

Maladewa memiliki sarana umum kapal feri antar pulau tertentu yang melayani rute ke airport. Tentunya, tarif yang ditawarkan jauh lebih murah daripada harus menaiki perahu privat apalagi pesawat domestik.

Jika kebetulan Anda menginap di pulau-pulau berpenghuni seperti Maafushi, Dhiffushi, Ukulhas, Rasdhoo, Thulusdoo, Guraidhoo, atau Thoddoo, cobalah untuk bertanya kepada staf setempat soal trayek dan jadwal keberangkatannya masing-masing.


3. Siasati pola makan

Resor-resor di Maldives, terutama yang berada di atol-atol, biasanya menawarkan jasa untuk memasak katering sehari-hari Anda selama berlibur di sana. Umumnya, paket makanan yang tersedia dibagi menjadi dua menurut kuantitasnya yaitu half board dan full board.

Pada tipe half board, Anda akan mendapat sarapan dan makan malam saja. Sedangkan sesuai namanya, full board memastikan asupan sebanyak tiga kali sehari dari pagi, siang, hingga malam hari.

Agar bisa menghemat dalam soal makan, Anda memang mesti memilih half board. Namun, bagaimana caranya agar tetap kenyang? Trik Bazaar, bangunlah lebih siang untuk menikmati “brunch”.

Jika perlu, makanlah hingga waktunya restoran hotel resmi menutup sesi sarapan. Apapun caranya, pastikan Anda makan dengan porsi cukup banyak. Setelah itu, Anda bisa bersantai dalam kamar, memanjakan diri di spa, ataupun berenang di pantai hingga tak terasa sudah menjelang waktu untuk santap malam.

Terutama apabila sajian yang disediakan sifatnya prasmanan alias buffet, Anda kemungkinan besar tak akan merasa begitu lapar. Malah, Anda jadi memiliki waktu lebih untuk melakukan kegiatan lain! Namun sedari sebelum berangkat ke sini, tak ada salahnya untuk mengepak pula makanan instan di dalam koper untuk berjaga-jaga.


4.Manfaatkan asas “the more the merrier

Berwisata ke Maladewa tentu belumlah lengkap tanpa menikmati beberapa aktivitas pantainya, mulai dari menaiki kano, snorkeling, piknik atau ekskursi ke pulau tetangga, scuba diving, ataupun sekadar berpesiar sambil memancing ikan-ikan besar yang mudah didapat hingga menikmati cantiknya pemandangan matahari yang terbenam di ufuk.

Meskipun mengasyikkan, namun terkadang kegiatan-kegiatan seperti itu juga membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Untungnya, hal tersebut bisa diakali dengan mengikutkan banyak peserta agar penyelenggara bisa menurunkan harga untuk masing-masing orang.

Misalnya saja sejak awal, Anda bisa merencanakan liburan ke Maldives ini bersama-sama dengan keluarga besar atau kolega sekantor. Namun jika kebetulan Anda hanya pergi ke Maladewa sendirian atau berdua dengan pasangan saja, carilah tamu lain di hotel yang sama untuk bersama-sama melakukan agenda tertentu melalui sistem patungan.


5. Pilih waktu yang tepat

Seperti halnya kebanyakan negara lain, setiap tahunnya Maldives juga memiliki musim di mana tempat ini begitu sepi pengunjung sehingga rate hotel pun mau tak mau menurun maupun saat-saat ketika para turis membanjirinya untuk berlibur.

Jika ingin berhemat, hindari mendatangi Maladewa saat high season sedang berlangsung yakni sekitar bulan November hingga Maret. Lazimnya, Desember dan Januari relatif menjadi saat-saat tersibuk karena wisatawan Barat pastinya ingin menyelamatkan diri dari musim dingin yang menusuk tulang.


(Foto: Jakub Gojda©123RF)