Art Jakarta 2017 Sukses Digelar Selama 4 Hari

Kesuksesan sebuah pergelaran seni rupa menandai tingkat apresiasi masyarakat yang tinggi terhadap kebudayaan.



Ribuan pengunjung, ratusan karya seni yang terjual, puluhan galeri lokal dan asing yang menjadi partisipan, serta belasan kegiatan dan aktivitas selama empat hari perhelatan Art Jakarta 2017. Kesuksesan event tahunan ini turut mencerminkan tingkat apresiasi masyarakat yang semakin meningkat terhadap kebudayaan, khususnya seni rupa.

Art Jakarta 2017 yang digelar di Grand Ballroom The Ritz-Carlton Jakarta, Pacific Place tidak luput dari dukungan berbagai pihak. Pacific Place, Aqua Reflections, Bekraf, Samsung Galaxy Tab S3, Samsung The Frame, L'Occitane, Bakti Budaya Djarum Foundation, dan Enjoy Jakarta turut menyelenggarakan acara tahun ini.


Beragam sponsor ini turut menjelaskan konsistensi Art Jakarta mengawinkan seni rupa dengan gaya hidup. Selain itu, tidak hanya karya-karya seni kontemporer berkualitas, terdapat juga aplikasi karya seni rupa pada objek sehari-hari seperti stiker, patches, kaos, scarf, tote bag, tas, notebook, dan lain sebagainya yang ditawarkan di booth merchandise.


Anak-anak pun tidak ketinggalan menyalurkan ekspresi kecintaan mereka terhadap seni lewat workshop dan tur keliling pameran yang bekerjasama dengan Ganara Art Space.


Keberhasilan program lelang untuk amal turut memperlihatkan bagaimana apresiasi terhadap seni rupa juga dapat bermanfaat bagi orang lain. Ratusan juta terkumpul melalui acara ini yang keuntungannya akan disumbangkan ke Yayasan Mitra Museum Jakarta dan Jakarta Contemporary Ceramics Biennale.

Di area lain, karya Antonio Sinaga yang hasil penjualannya akan disumbangkan ke Yayasan Kanker Payudara Indonesia, juga hampir habis terjual.


Sesekali area pameran tampak berbeda dengan sejumlah pertunjukan oleh Rumah Cinta Wayang yang menyuguhkan Wayang Potehi dan Kitapoleng yang menarikan tari kontemporer. Atau saat tiga orang seniman, Douglas Diaz asal Amerika, Gaku Iragashi asal Jepang, dan Isur Suroso asal Indonesia melukis langsung saat pameran berlangsung.




Gempita acara tahunan ini kembali bergema, mengingatkan bahwa kita satu dalam keberagaman. Menunjukkan bagaimana sebuah kesenian dapat membawa berbagai lapis masyarakat menjadi satu, meski bentuk apresiasinya berbeda-beda.

Terima kasih bagi Anda yang telah menghadiri Art Jakarta 2017, dan jika Anda belum sempat hadir, Anda dapat menikmati hasil liputannya di majalah Harper's Bazaar Indonesia atau melihat keseruannya di instagram @bazaarindonesia

Sampai berjumpa di Art Jakarta 2018!


(Foto: Hadi Cahyono)