Karya Instalasi Indieguerillas di Pacific Place Jakarta

Kreasi pasangan seniman berbasis di Yogyakarta ini mencuri perhatian sebelum Art Jakarta 2017 digelar.



Jika Anda berkunjung ke Pacific Place Jakarta akhir-akhir ini, maka Anda akan menemukan sebuah karya seni instalasi serupa tiang berbalut kain putih bergambar yang menggantung megah di tengah main atrium.

Mall Art yang juga merupakan persembahan Pacific Place Jakarta ini merupakan salah satu program tahunan pergelaran Art Jakarta, atau yang sebelumnya dikenal dengan nama Bazaar Art Jakarta. Setiap tahunnya, seorang seniman lokal akan membuat sebuah karya seni instalasi berukuran besar, merespon ruang di area main atrium mal.

Baca juga: Pesta Seni Rupa di Art Jakarta 2017

Anda tentu masih mengingat ketika seniman Teguh Ostenrik menggantungkan karyanya yang berupa wok, atau Heri Dono yang bermain dengan dimensi wayang ciri khasnya, atau karya Tromarama yang membawa pesan kritis terhadap pemikiran manusia, atau tahun lalu saat Eko Nugroho "menerbangkan" 10 lentera raksasa warna-warni.



Tahun ini, Mall Art menghadirkan kreasi pasangan seniman yang juga merupakan pasangan suami istri, Indieguerillas. Berjudul Me and My Monkey Mind, karya instalasi ini telah dapat Anda nikmati sejak tanggal 10 Juli yang lalu.

Dalam catatan konsepnya, Indieguerillas menerangkan konsep pemikiran mereka: Pada saat kita memejamkan mata untuk beristirahat dari beragam aktivitas, banyak hal bermunculan di dalam pikiran. Cicilan yang belum lunas, pekerjaan yang belum selesai, pacar yang sedang marah, uang sekolah, dan lain sebagainya.

Pikiran-pikiran ini kemudian menjadi kegundahan yang kita ciptakan sendiri. Kumpulan pemikiran ini disebut Monkey Mind - datang dan pergi, memenuhi kepala kita.

Bagi yang mengerti teknik meditasi, ada beberapa cara untuk mengatasi problema ini. Kita dapat fokus terhadap tarikan napas kita atau fokus terhadap warna favorit di dalam pikiran, hingga perasaan pun menjadi tenang."

Baca juga: 4 Agenda Seru Samsung di Art Jakarta 2017

Indieguerillas menyajikan sebuah konsep yang begitu dekat dengan kehidupan urban di kota-kota besar. Anda tentunya sesekali pernah mengalami hal yang dijelaskan di atas. Karya ini memberikan sebuah harapan. Harapan bahwa kegelisahan dapat diatasi dan jika berhasil, kehidupan pun akan menjadi lebih menyenangkan.

Me and My Monkey Mind akan dipamerkan di main atrium Pacific Place Jakarta hingga tanggal 30 Juli mendatang.


Baca juga:

Ragam Merchandise Art Jakarta 2017

Bazaar Art Jakarta Berganti Nama

Seniman di Balik Ladang Immortelle di Art Jakarta 2017


(Foto: Dok. Bazaar, Dok. Instagram)