Fashion Show Victoria's Secret Tak Lagi Disiarkan di TV

Perusahan ini sedang 'memikirkan kembali' tentang acara tahunan tersebut.



- Menurut memo perusahaan yang didapat dari CNBC, Victoria's Secret sedang mempertimbangkan kembali acara fashion show ikonis yang rutin dilakukan tiap tahun ini.

- Memo itu, ternyata dikirimkan kepada para karyawan pada tanggal 10 Mei oleh CEO L Brands, sebuah siaran televisi dideskripsikan sudah tidak lagi menjadi cara yang tepat.

- Walaupun, Victoria's Secret tetap akan tampil dengan 'jenis acara yang baru'.


Perubahan besar dilaporkan terjadi pada Victoria's Secret, lewat tersebarnya memo internal (dari CNBC) yang menyarankan bahwa fashion show Victoria's Secret tidak akan lagi disiarkan di saluran televisi. Lex Wexner, CEO dari L Brands yang memiliki Victoria's Secret menyatakan, "Fashion merupakan bisnis dari perubahan. Kita harus berkembang dan berubah untuk tumbuh. Dengan pemikiran itu, kami memutuskan untuk mempertimbangkan kembali tradisi fashion show Victoria's Secret."

Les melanjutkan, "Selanjutnya kami tidak mempercayai saluran televisi menjadi cara yang tepat. Di tahun 2019 dan berikutnya, kami akan fokus dengan membuat konten yang lebih menarik dan dinamis dan sebuah jenis acara yang baru, diberikan kepada para pelanggan kami lewat platform yang lekat dengannya... dan sejalan dengan itu akan mendorong batasan fashion di dalam era digital global."

Sangatlah benar jika di era digital sekarang fashion show mulai melakukan siaran lebih cepat dari sebelumnya. Contohnya saja, di tahun 2018 saat fashion show Victoria's Secret berlangsung tanggal 8 November, namun baru disiarkan di ABC pada tanggal 2 Desember. Masa tenggang waktu sebelum siaran berlangsung, para penggemar sudah terlebih dahulu melihat banyaknya potongan tampilan busana dan aksi musikal lewat media sosial.

Walau masih belum jelas cara apa dari generasi fashion show Victoria's Secret selanjutnya, sepertinya dengan label sehebat ini yang berani berkembang, tentu yang akan terjadi adalah sebuah hal baik.



(Penulis: Amy Mackelden; Artikel ini disadur dari: Bazaar US; Alih bahasa: Erica Arifianda; Foto: Courtesy of Bazaar US)