BBC Earth dan Instagram Turut Melindungi Hewan Langka

Trenggiling dan Orangutan termasuk dua hewan terancam punah yang paling sering diperdagangkan.



BBC Earth baru saja mengumumkan bahwa terdapat sejumlah akun media sosial yang memperdagangkan hewan-hewan yang terancam punah secara online.

Mereka lalu memutuskan untuk bekerjasama dengan Instagram untuk membantu menghentikan hal ini dengan cara meluncurkan hashtag warnings. Anda pun dapat turut terlibat dalam upaya penyelamatan trenggiling (pangolin) dan orangutan.



Setiap Anda mencari hashtag #orangutan atau #pangolin di instagram, akan muncul sebuah pengumuman seperti berikut.


Ketika memilih untuk mempelajari hal ini lebih lanjut, akan muncul pengumuman yang lebih lengkap dengan saran agar seseorang tetap waspada terhadap lingkungan sekitar, termasuk saat berinteraksi dengan hewan liar.

Anda disarankan untuk tidak melakukan tindakan yang membahayakan lingkungan seperti menginjak bunga liar, memindahkan sarang, atau membuat coret-coretan.

Sementara saat berinteraksi dengan hewan liar, pastikan hewan tersebut tidak diselundupkan, dikurung, atau disiksa demi kepentingan wisata.

Anda juga harus waspada saat diminta membayar untuk berfoto dengan hewan eksotis karena dapat membahayakan hewan tersebut.

Orangutan menghadapi ancaman dari penggundulan hutan, perdagangan ilegal, serta konflik dengan manusia.


Menurut BBC, sejak dua tahun lalu, tren menjadikan orangutan sebagai binatang peliharaan pun merebak, khususnya di daerah Timur Tengah.

Harga orangutan saat diperdagangkan antar warga berkisar antara 200 hingga 500 ribu rupiah, dan saat sudah berpindah ke Jakarta, harganya berubah menjadi 20-50 juta rupiah.


Di sisi lain, trenggiling yang dianggap memiliki manfaat medis adalah binatang yang paling banyak diperdagangkan di dunia.


Sekitar 2,7 juta ekor pangolin dibunuh di Afrika setiap tahunnya. Menurut yang dilaporkan BBC, secara global, satu kilogram daging dapat mencapai 1.200 dolar Amerika atau sekitar lebih dari 16 juta rupiah, dan sisiknya dapat mencapai 3.000 dolar Amerika atau sekitar 42 juta rupiah.

Untuk mempelajari tentang margasatwa langka dan eksploitasinya Anda dapat menonton program BBC Earth pada tanggal 10 Mei mendatang,



atau mengunjungi:

World Wildlife Fund

Traffic

World Animal Protection


(Foto: boule13©123rf.com)