Spirit Kreativitas Mendominasi Panggung Loewe di Fall/Winter 2023

Distorsi busana dan siluet dramatis berinteraksi dengan cahaya dan instalasi kontemporer berwujud kubus-kubus konfeti

(Foto: Courtesy of Loewe)


Berkolaborasi dengan perupa asal Itali, Lara Favaretto, Loewe kembali mengedepankan estetika minimalis yang sekaligus penuh pernyataan. Instalasi kontemporer dengan 21 balok-balok cerah terbuat dari serpihan konfeti tersebar di area landasan pacu serta tempat duduk penonton dan sekejap membangkitkan spirit playful terhadap lanskap putih bersih yang cenderung understated.

Sederet look pembuka menavigasi ruang dan balok-balok, menggemakan permainan volume dan tekstur yang berinteraksi dengan pancaran lampu untuk menciptakan momen dinamis. Teknik ilusi optik trompe l'oeil hadir dengan visual distorsi busana pada rangkaian dress, atasan, dan luaran cardigan. Nyatanya tersisip pesan di balik visual blur, menyorot "sifat dunia fashion yang mengutamakan fokus pada masa depan dan pemahaman yang kerap diperoleh dari pemikiran jangka panjang."

Permainan dimensi semakin penuh karakter lewat pemanfaatan material feathers serta faux fur berpotongan dramatis pada bagian bahu, pinggang, serta kaki. Temui formasi color blockpalet vibran dengan yang subtil serta perpaduan material satin, sutra, beludru, dan kasmir yang diolah dengan presisi untuk permainan proporsi dan struktur. Elemen drapery terhadap material satin bertumpu pada wujud bola emas di bagian dada, menyuguhkan momen luks bak dewi Yunani kontemporer.

Tak terlupakan visual menggembung yang dicapai melalui material kulit dan teknik kerja tangan prima. Sederet atasan, rok, hingga dress tampil bak ilustrasi video game dengan struktur kokoh dan proporsi jenaka berpalet cerah merah jambu dan hijau lime.

Kemudian dalam kesempatan ini, siluet tas terbaru Squeeze Bag diperkenalkan secara akbar menjadi jinjingan mayoritas look yang melintasi. Harmonisasi kulit lembut dengan detail kerut dan gagang struktural dipercantik dengan aksen rantai donut khas Loewe, menjadikan siluet fungsional yang sekaligus distingtif. Wujud tas Paseo turut hadir dalam dimensi baru, Nest bag dengan konstruksi bucket dan permukaan anyaman, serta jinjingan ikonis Puzzle bag yang diberikan imbuhan tekstur bulu yang manja dan sempurna untuk musim dingin.

Ragam sepatu mencuri perhatian dengan ornamentasi manik-manik dan aksen pita, emboss kulit ular, serta visual dekonstruksi potongan celana. Tren clog juga tak kunjung redup, kali ini dengan saturasi cerah oranye neon juga kilau kulit patent. All in all, sebuah persembahan dengan perspektif unik Jonathan Anderson yang kembali menjembatani kerja tangan presisi dengan dunia seni kontemporer.

(Foto: Courtesy of Loewe)