4 Mitos yang Salah Seputar Perawatan Kulit

Meluruskan anggapan salah tentang skincare yang mungkin merupakan biang dari problem kulit Anda.



Apakah Anda masih saja mengeluhkan pori-pori besar dan jerawat yang tak kunjung reda? Hal ini bisa jadi mengindikasikan bahwa selama ini bisa jadi Anda hanya terjebak dalam fenomena tren kecantikan semata namun kurang mengetahui fakta yang sebetulnya. Bersama Bazaar, mari simak lagi seberapa jauh pengetahuan Anda soal organ terbesar dari tubuh manusia ini.

Baca juga: Rekomendasi Masker Wajah Untuk Kulit Berjerawat

1. Pembersih kulit yang baik akan meninggalkan rasa kesat setelah digunakan.

Apabila wajah terasa lebih kencang sesudah mencuci muka, hal ini ternyata malah berarti minyak alami pada kulit Anda dikhawatirkan telah terkikis dari permukaannya. Padahal, lapisan tersebut berfungsi untuk menahan kandungan air sekaligus mencegah terjadinya iritasi.

Kalau tak ingin kulit Anda bertambah kering, gunakanlah cleanser yang lembut dan tidak mengandung sabun. Selanjutnya, Anda juga bisa memilih produk dengan formula pH netral untuk meraih tekstur wajah yang lebih kenyal.


2. Meminum air putih sanggup menghidrasi kulit dan mencegah penuaan dini.

Konsumsi air yang cukup memang penting bagi kesehatan, namun pengaruhnya terhadap kelembapan wajah kurang terbukti signifikan. Belum lama ini, sebuah uji klinis telah menyimpulkan tidak adanya hubungan antara konsumsi air putih yang Anda minum dengan pencegahan keriput maupun garis-garis halus.

Yang seharusnya Anda upayakan adalah rajin mengaplikasikan krim secara rutin pada permukaan kulit supaya kelembapan alaminya terkunci.

Baca juga: 5 Face Oil Untuk Kulit Berjerawat

3. Anda membutuhkan facial untuk menyehatkan kulit.

Meskipun facial di salon atau klinik memang akan menjadikan wajah merasa lebih rileks, namun manfaat jangka panjangnya bagi wajah bisa dibilang tidak akan membawa keuntungan lebih jika dibandingkan dengan ritual cleansing dan pemakaian pelembap yang sejauh ini sudah Anda lakukan secara teratur di rumah.

Ditambah lagi, suatu studi yang pernah dilakukan di India menyatakan bahwa 80 persen orang malah mengalami munculnya jerawat setelah melewati proses facial.


4. Beberapa tindakan tertentu dapat memperkecil pori-pori wajah.

Sebenarnya, ukuran pori-pori kulit seseorang secara alami ditentukan oleh faktor keturunan dan tidak ada yang bisa Anda lakukan untuk mengubahnya. Namun seiring dengan bertambahnya usia, pori-pori justru bisa membesar.

Terlebih bila Anda mengaplikasikan gaya hidup yang kurang sehat, kurang rajin dalam merawat wajah, ataupun sering lupa memakai sunblock sehingga pori-pori pun tampak lebih “menganga”. Untuk mencegahnya, kenakan pembersih wajah dengan kandungan charcoal yang berkhasiat untuk membersihkan kotoran penyumbat pori-pori secara lebih efektif, sehingga mampu menyamarkan tampilannya.


(Foto: akz©123RF)