Ini Cara Melakukan Sikap Lilin untuk Kekuatan & Keseimbangan

Tampak sederhana, tapi banyak manfaatnya untuk kesehatan. Melatih tubuh dengan sikap lilin juga berguna untuk melatih fokus dan kesabaran.

Courtesy of Freepik


Sikap lilin adalah salah satu gerakan dasar dalam senam lantai yang cukup populer dan diajarkan sejak masa sekolah maupun dalam latihan kebugaran. Gerakan ini terlihat sederhana, tetapi membutuhkan teknik, keseimbangan, dan kekuatan otot yang baik agar dapat dilakukan dengan benar dan aman. Anda perlu terus melatihnya sampai mencapai sikap lilin yang sempurna dan mendapatkan manfaat kesehatannya untuk tubuh.

Apa Itu Gerakan Sikap Lilin?

Gerakan sikap lilin adalah posisi tubuh terbalik di mana kedua kaki diangkat lurus ke atas sementara bagian punggung dan pinggul ditopang oleh kedua tangan. Disebut “sikap lilin” karena posisi tubuh yang tegak lurus menyerupai lilin yang sedang berdiri.

Dalam praktiknya, posisi ini dilakukan dengan berbaring terlebih dahulu, kemudian mengangkat kedua kaki dan pinggul hingga tubuh membentuk garis lurus vertikal dari bahu hingga ujung kaki. Tumpuan utama berada pada bahu, lengan atas, dan siku, sedangkan kedua tangan menopang punggung bagian bawah agar tubuh tetap stabil dan seimbang.

Sikap lilin termasuk gerakan senam lantai yang sering diajarkan sejak masa sekolah sebagai bagian dari pembelajaran pendidikan jasmani dan kini kian populer dilakukan pada kelas-kelas yoga. Meski tampak mudah, gerakan ini membutuhkan koordinasi tubuh, kekuatan otot perut, dan keseimbangan yang baik.

Tujuan Utama Sikap Lilin

Setiap gerakan dalam senam lantai memiliki tujuan tertentu, begitu juga dengan sikap lilin. Berikut beberapa tujuan utama dari gerakan ini:

1. Melatih Keseimbangan Tubuh

Sikap lilin membantu melatih keseimbangan karena tubuh berada dalam posisi terbalik dengan tumpuan yang terbatas. Latihan ini menuntut kontrol tubuh yang baik agar tidak mudah goyah atau terjatuh. Sikap lilin juga bermanfaat untuk melatih fleksibilitas tubuh.

2. Menguatkan Otot Inti

Kelihatan sederhana, ternyata gerakan sikap lilin ini sangat efektif untuk melatih otot perut, punggung bawah, dan panggul. Otot-otot tersebut bekerja keras untuk menjaga posisi tubuh tetap lurus dan stabil.

3. Melatih Koordinasi dan Konsentrasi

Dalam melakukan sikap lilin, seseorang harus mengatur napas, melatih kesabaran, mengontrol gerakan kaki, serta menjaga posisi tangan. Semua ini membutuhkan koordinasi yang baik antara pikiran dan tubuh.

4. Persiapan Gerakan Senam Lanjutan

Sikap lilin juga menjadi dasar untuk gerakan senam yang lebih kompleks seperti sikap atau gerakan guling ke belakang atau variasi gerakan keseimbangan lainnya.

Manfaat Sikap Lilin

Selain memiliki tujuan dalam konteks pembelajaran senam, sikap lilin juga memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan dan kebugaran tubuh.

Ini manfaat sikap lilin yang dapat Anda rasakan setelah rajin berlatih:

1. Meningkatkan Kekuatan Otot

Gerakan ini melibatkan otot perut, punggung, bahu, dan lengan. Dengan latihan rutin, otot-otot tersebut akan menjadi lebih kuat dan stabil.

2. Membantu Meningkatkan Fleksibilitas

Saat mengangkat kaki dan mempertahankan posisi lurus, otot paha belakang (hamstring) dan punggung akan teregang. Hal ini membantu meningkatkan kelenturan tubuh.

3. Melancarkan Sirkulasi Darah

Karena posisi tubuh terbalik, aliran darah menuju bagian atas tubuh, termasuk kepala, menjadi lebih lancar. Ini dapat membantu meningkatkan suplai oksigen ke otak.

4. Melatih Postur Tubuh

Seringnya duduk di depan laptop atau punya kebiasaan bungkuk membuat tampilan postur tubuh tidak apik. Bukan hanya itu, postur yang tidak baik tentu akan berdampak pada kesehatan di kemudian hari. Sikap lilin mengajarkan pentingnya menjaga garis tubuh tetap lurus. Kebiasaan ini secara tidak langsung membantu memperbaiki postur saat berdiri atau duduk.

5. Meningkatkan Kepercayaan Diri

Mampu melakukan gerakan yang membutuhkan keseimbangan dan kontrol tubuh dapat meningkatkan rasa percaya diri, terutama bagi siapa saja yang sedang belajar senam.

6. Meredakan Stres dan Kecemasan

Sikap lilin membantu menenangkan sistem saraf parasimpatis dan meredakan ketegangan. Anda bisa memadukan dengan gerakan-gerakan yoga lainnya. Kuncinya adalah tetap fokus pada napas dan melatih keseimbangan tubuh.

7. Mendukung Kesehatan Sistem Pencernaan

Sikap lilin membantu mengatasi masalah sembelit dan merangsang gerakan usus.

Cara Melakukan Sikap Lilin

Untuk menghindari cedera, berikut adalah langkah-langkah lengkap untuk melakukan sikap lilin dengan benar dan aman:

1. Persiapan Awal

  • Gunakan matras atau alas yang empuk untuk menghindari cedera.
  • Lakukan pemanasan terlebih dahulu, terutama pada bagian leher, bahu, punggung, dan kaki.
  • Kenakan pakaian yang nyaman dan tidak terlalu longgar.

2. Posisi Awal

  • Berbaringlah telentang di atas matras.
  • Letakkan kedua tangan di samping tubuh dengan telapak tangan menghadap ke bawah.
  • Rapatkan kedua kaki dan luruskan.

3. Mengangkat Kaki

  • Angkat kedua kaki secara perlahan hingga membentuk sudut 90 derajat dengan lantai.
  • Pastikan kaki tetap lurus dan rapat.

4. Mengangkat Pinggul

  • Gunakan kekuatan otot perut untuk mengangkat pinggul dari lantai.
  • Dorong pinggul ke atas sambil menopangnya dengan kedua tangan.
  • Letakkan kedua tangan di punggung bagian bawah sebagai penopang.

5. Menjaga Posisi Tubuh

  • Luruskan tubuh dari bahu hingga ujung kaki.
  • Pastikan siku menempel di lantai dan tidak melebar terlalu jauh.
  • Jaga pandangan tetap ke arah dada atau perut untuk menghindari cedera leher.
  • Tahan posisi ini selama 10-30 detik sesuai kemampuan.

6. Kembali ke Posisi Awal

  • Turunkan pinggul secara perlahan dengan tetap mengontrol gerakan.
  • Turunkan kaki secara perlahan hingga kembali menyentuh lantai.
  • Istirahat sejenak sebelum mengulang gerakan.

Tips Agar Sikap Lilin Lebih Stabil

Agar gerakan lebih maksimal dan aman, perhatikan beberapa tips berikut:

  • Jangan langsung mengangkat tubuh terlalu cepat; lakukan dengan sabar, fokus dan secara bertahap.
  • Gunakan dinding sebagai penopang untuk Anda yang masih pemula.
  • Minta bantuan teman atau instruktur untuk menjaga keseimbangan saat pertama kali mencoba.
  • Hindari menekan leher terlalu keras ke lantai untuk menghindari cedera serius.
  • Jika terasa nyeri di leher atau punggung, segera hentikan latihan.

Beberapa kesalahan umum saat melakukan sikap lilin antara lain:

  • Kaki tidak lurus atau terbuka.
  • Siku terlalu melebar sehingga tubuh tidak stabil.
  • Beban bertumpu pada leher, bukan bahu.
  • Mengangkat tubuh secara tiba-tiba tanpa kontrol.
  • Memperbaiki kesalahan-kesalahan ini akan membantu mengurangi risiko cedera dan meningkatkan kualitas gerakan.

Sikap lilin adalah gerakan dasar dalam senam lantai yang memiliki banyak manfaat bagi tubuh, mulai dari melatih keseimbangan, memperkuat otot inti, hingga meningkatkan fleksibilitas dan sirkulasi darah. Meskipun terlihat sederhana, gerakan ini membutuhkan teknik yang tepat dan latihan yang konsisten.

Dengan memahami apa itu gerakan sikap lilin, tujuan utamanya, manfaatnya, serta langkah-langkah cara melakukannya, Anda dapat berlatih dengan lebih percaya diri, nyaman, dan aman. Jangan lupa untuk selalu melakukan pemanasan sebelum latihan dan gunakan alas yang nyaman untuk menghindari cedera.

Latihan secara rutin dan bertahap akan membuat Anda semakin mahir dalam melakukan sikap lilin. Selamat mencoba dan tetap jaga keselamatan saat berlatih!

(Edited by JM)