Louis Vuitton Mengeksplorasi Timur Tengah Lewat Ambre Levant

Interpretasi kontemporer atas amber dan oud.

Foto: Courtesy of Louis Vuitton


Di antara peralihan siang menuju malam, cahaya berubah menjadi keemasan. Momen golden hour inilah yang menjadi titik awal lahirnya salah satu wewangian terbaru persembahan Louis Vuitton, Ambre Levant.

BACA JUGA: Koleksi Louis Vuitton Fall/Winter 2026 Menswear yang Tidak Lekang oleh Waktu

Sebagai bagian dari koleksi Fragrances of the World, Louis Vuitton kembali memperluas eksplorasinya ke Timur Tengah. Setelah Fleurs du Désert pada 2022, Jacques Cavallier Belletrud merancang Ambre Levant sebagai interpretasi kontemporer atas dua bahan ikonik khas wilayah tersebut: amber dan oud.

Foto: Courtesy of Louis Vuitton

Dalam kreasi ini, amber dipadukan dengan ambergris untuk membangun karakter yang lebih kompleks, namun tetap berpijak pada tradisinya. Bagi Jacques Cavallier Belletrud, amber merupakan bahan yang telah lama membentuk pendekatan kreatifnya, sebuah aroma yang ia kenal sejak awal kariernya dan terus ia eksplorasi dalam berbagai interpretasi.

Aroma diawali oleh mandarin yang memberi sentuhan segar, diikuti oleh cardamom, kayu manis, lada putih, dan saffron yang membangun kehangatan secara bertahap. Perpaduan ini membentuk nuansa gurih yang halus, dengan aksen manis yang merujuk pada sajian khas Timur.

Foto: Courtesy of Louis Vuitton

Labdanum berpadu dengan dupa white sage dan ambergris, sebelum akhirnya dilengkapi oleh oud eksklusif Louis Vuitton yang bersumber dari Bangladesh. Bahan ini diperoleh melalui kerja sama khusus dengan keluarga perajin yang telah menjaga tradisinya selama lebih dari 200 tahun. Dalam dunia parfum Timur, oud dikenal sebagai salah satu bahan paling ikonik dan bagi Jacques Cavallier Belletrud, kayu ini termasuk material yang paling sensual dengan karakter woody yang lembut dan elegan.

Foto: Courtesy of Louis Vuitton

Botol khas Louis Vuitton dirancang dalam kaca hitam transparan untuk koleksi Journey to the Middle East dengan sentuhan rona amber yang hangat. Seperti parfum Louis Vuitton lainnya, botol ini dapat diisi ulang di butik Louis Vuitton yang dilengkapi layanan perfume fountain.

Foto: Courtesy of Louis Vuitton

Ambre Levant memulai pre-launch eksklusif pada 15 Januari sebelum tersedia secara global pada 5 Maret 2026. Indonesia menjadi bagian dari fase awal tersebut dan kini sudah hadir di seluruh butik Louis Vuitton Indonesia.

Melalui perpaduan amber dan oud, Ambre Levant meredefinisikan warisan parfum Timur dalam pendekatan yang lebih kontemporer. Sebuah interpretasi yang terasa modern, namun tetap berakar pada identitas aslinya.

BACA JUGA:

Louis Vuitton Perkenalkan Tas Pria Masa Kini Lewat Koleksi LV Touch

Kampanye Terbaru Louis Vuitton Hadirkan Jude Bellingham dan Callum Turner

(Penulis: Karen Silitonga; Edited by JM)