Apakah Para Wanita sudah Mulai Meninggalkan Botoks & Filler? Simak Faktanya

Kate Winslet, Amanda Seyfried, dan Jessie Buckley menolak Botox dan lebih memilih ekspresi wajah alami.

Foto: COURTESY OF BAZAAR UK


Perbincangan yang berspekulasi tentang selebriti mana yang telah melakukan prosedur apa sudah lazim di media sosial dengan prosedur seperti "deep plane facelift" dan "upper blepharoplasty" menjadi istilah umum. Pada saat yang sama, suntikan anti-kerut seperti botoks telah sepenuhnya dinormalisasi, dengan prosedur ini sekarang menjadi perawatan non-bedah terpopuler di dunia tepatnya dengan lebih dari sembilan juta orang telah melakukannya pada tahun 2022.

BACA JUGA: Mengapa Facelift Kembali Populer?

Seiring kita semakin terbiasa melihat wajah mulus sebagai sebuah keharusan (dan sebaliknya, wajah berkerut sebagai sesuatu yang "jelek"), sungguh mengejutkan dan luar biasa, saat kita melihat semakin banyak aktris yang meninggalkan botoks di layar lebar.

Ambil contoh bintang Hamnet, Jessie Buckley yang kendalinya atas ekspresi wajahnya telah membuatnya menjadi bintang di musim penghargaan dengan Golden Globe untuk Aktris Terbaik sudah di tangan dan Academy Award ada di depan mata. Penolakan aktris berusia 36 tahun ini untuk melakukan botoks (ia pernah berbicara tentang melakukan filler bibir di masa lalu) memastikan bahwa penggambaran dirinya sebagai seorang ibu yang berduka sangat kuat, emosi tersebut terpancar dari gerakan wajah, kerutan, dan garis-garis di wajahnya.

Foto: COURTESY OF BAZAAR UK

Kemudian ada Amanda Seyfried yang berusia 40 tahun yang mengaku kepada sebuah media bahwa ia telah melakukan beberapa pengorbanan untuk perannya sebagai pendiri gerakan keagamaan Shakers abad ke-18 dalam film mendatang The Testament of Ann Lee termasuk, yang paling penting, botoks. Sebagai bagian dari aturan "tanpa riasan" yang diterapkan sutradara Mona Fastvold, ia menghentikan suntikan anti-kerutnya selama setahun untuk memastikan penampilannya serealistis mungkin secara historis.

Foto: COURTESY OF BAZAAR UK

Demikian pula, Kate Hudson yang berumur 46 tahun, baru-baru ini juga mengungkapkan bahwa ia berhenti menggunakan botoks sebelum berperan dalam film Song Sung Blue yang berlatar tahun 1980-an. “Berhenti menggunakan botoks adalah pilihan yang mudah. ​​Mereka tidak memilikinya di tahun 1980-an,” jelasnya. “Dan Anda harus ingat, saya tumbuh di lingkungan yang banyak saudara laki-laki, jadi kesombongan bukanlah hal besar bagi saya. Seiring bertambahnya usia, saya menerima kerutan dan pengalaman hidup sebagai seorang wanita.”

"Seiring bertambahnya usia, saya menerima kerutan dan pengalaman hidup sebagai seorang wanita.” - Kate Hudson

Kisah serupa juga terjadi di layar kaca, di mana aktris Clare Danes (46 tahun), Keira Knightley (40 tahun), dan Carrie Coon (44 tahun ) semuanya disorot karena dahi mereka yang berkerut.

Clare Danes khususnya dikenal karena kemampuannya memerankan karakter yang tersiksa dan stres di tengah-tengah krisis emosional, semua tidak diragukan lagi karena ekspresi wajahnya yang luar biasa. Contohnya adalah film thriller Netflix baru-baru ini, The Beast in Me yang membuatnya mendapat pujian serius dari para kritikus.

Foto: COURTESY OF BAZAAR UK

Peran Keira Knightley dalam Black Doves juga memicu perbincangan kontroversial, terutama karena penampilannya yang tampak tanpa botoks. Di Instagram, penata rias Jenny Rhodes Maclean bahkan menyatakan bahwa setelah satu dekade menggunakannya, penampilan Keira Knightley dalam acara tersebut telah mendorongnya untuk berhenti melakukan suntikan anti-kerut selamanya. (Sebagai catatan tambahan, orang-orang yang melakukan pemasaran untuk acara tersebut jelas tidak memahami hal ini karena iklan-iklan tersebut menunjukkan Keira yang jelas-jelas telah diedit dengan teknik airbrush).

Sementara itu, kurangnya "perawatan" yang dilakukan Carrie Coon bahkan digunakan sebagai bagian dari alur ceritanya di The White Lotus ketika ia adalah satu-satunya di antara kelompok "wanita pirang" (yang termasuk Michelle Monaghan dan Leslie Bibb) yang tidak pernah melakukan perawatan kecantikan. Bahkan, ia pernah berbicara di masa lalu tentang bagaimana penolakannya untuk melakukan botoks berarti ia sering mendapatkan peran yang lebih tua.
Tentu saja, tidak semua aktris melakukan perawatan botoks sejak awal.

Baru-baru ini, Kate Winslet menjadi berita utama karena mengkritik wanita muda yang menyerah pada ideal kecantikan masyarakat dengan mencoba berbagai perawatan kecantikan. “Apakah mereka tahu apa yang mereka masukkan? Pengabaian terhadap kesehatan seseorang sangat menakutkan. Itu mengganggu saya sekarang lebih dari sebelumnya. Ini benar-benar kekacauan di luar sana,” katanya kepada sebuah media.

Tentu saja, tidak ada yang salah dengan wanita yang menjalani prosedur kosmetik apa pun yang membuatnya bahagia. Namun, sungguh menyegarkan melihat adanya pelonggaran terhadap tren yang dikenal sebagai "wajah awet muda usia 35 tahun". Ada pergeseran nyata ketika Anda mencapai usia pertengahan 30-an, di mana percakapan tiba-tiba beralih dari keinginan untuk memiliki kulit yang bagus, menjadi keinginan untuk tampak awet muda.

Memang, pengalaman karakter Carrie Coon di film The White Lotus tidak jauh berbeda dengan pengalaman banyak wanita di mana rasanya semua orang melakukan botoks kecuali Anda. Dan meskipun botoks memiliki tempatnya bagi mereka yang ingin menggunakannya, begitu pula perawatan yang sepenuhnya bertujuan untuk membuat kulit Anda bersinar bukan untuk membuatnya tampak lebih muda.

Foto: COURTESY OF BAZAAR UK

Jadi, akankah banyaknya wajah asli di layar lebar memicu revolusi besar-besaran melawan penghilang kerutan? Mungkin tidak. Tetapi tetap menyenangkan untuk dapat melihat penggambaran realistis wanita berusia 30-an dan 40-an lagi, sehingga kita tahu bahwa sama sekali tidak ada yang salah dengan penuaan dan wajah kita sendiri. Semoga ini terus berlanjut.

BACA JUGA:

Panduan Ahli Tentang Kreatin untuk Wanita

Cara Mengoptimalkan Kesehatan dan Kesejahteraan Anda di Tahun 2026, Menurut Para Ahli

(Penulis: Rebecca Cope; Artikel ini disadur dari: BAZAAR UK; Alih bahasa: Kaylifa Kezia Annazha; Edited by JM; Foto: Courtesy of BAZAAR UK)