Elektrolisis: Inovasi Baru Menghilangkan Bulu Rambut yang Dijamin Lebih Permanen Hasilnya

Penghilangan rambut secara permanen mungkin dilakukan dan plus-nya tanpa rasa sakit.

(Foto: Courtesy of Harper's Bazaar US)


Jika Anda menyukai rambut tubuh Anda—hebat! Tapi jika Anda ingin menghilangkannya, baik sementara dengan perangkat laser di rumah, krim penghilang bulu, atau sesuatu yang lebih permanen—itu tidak masalah juga. Secara pribadi, saya lebih memilih untuk melakukan laser hair removal secara profesional setelah bertahun-tahun mengalami trauma di masa remaja, tetapi tak jarang juga mengalami kecewa karena hasilnya yang tidak permanen. Para ahli mengatakan bahwa efektivitas penghilangan bulu dengan laser dapat bervariasi tergantung pada warna rambut dan kulit Anda, serta fluktuasi hormonal.

Baca juga: Apa Perbedaan Waxing, IPL (Intense Pulse Light) & Shaving?

Namun sekarang ada solusi baru yang lebih intens. Saat ini, penghilangan bulu dengan elektrolisis adalah satu-satunya metode yang telah disetujui oleh FDA untuk menghilangkan bulu secara permanen. Baca terus untuk mengetahui paparan para ahli tentang semua yang perlu Anda ketahui, mulai dari cara kerjanya, biaya, hingga tingkat ketidaknyamanan yang mungkin Anda rasakan dari perawatan inovasi ini.

Apa itu Electrolysis Hair Removal?

“Elektrolisis adalah prosedur penghilangan bulu secara permanen di mana jarum atau kawat yang sangat halus dimasukkan ke dalam folikel rambut tanpa menusuk kulit,” jelas dokter kulit bersertifikasi, Michele Green. “Arus listrik mengalir dari probe ke dasar folikel, menghancurkannya secara permanen dan menghilangkan rambut yang ada.” Prosedur ini juga dapat dilakukan pada bagian tubuh mana pun yang terdapat rambut yang tidak diinginkan, seperti wajah, kaki, ketiak, hingga bikini line.

Bagaimana cara kerjanya?

Ketika arus listrik itu mengalir ke folikel rambut, ia akan mematikannya, mencegah rambut tumbuh di sana lagi. Laser hair removal, sebaliknya, "hanya dapat menargetkan folikel rambut dalam fase pertumbuhan, dan folikel rambut yang tidak aktif tidak akan terpengaruh, oleh karena itu diperlukan beberapa sesi untuk mencapai hasil terbaik," papar Michele. Prosedur ini biasanya dilakukan oleh ahli elektrologi berlisensi dan terlatih.

Apakah elektrolisis menyakitkan?

Elektrolisis dapat menyebabkan ketidaknyamanan karena jarum yang digunakan selama perawatan terkadang dapat menghasilkan sensasi tusukan atau seperti cubitan kecil. Tingkat ketidaknyamanan tapi sangat bervariasi — itu sepenuhnya tergantung pada toleransi rasa sakit Anda. Anggap saja seperti ini — jika menurut Anda waxing sangat menyakitkan dan penghilangan bulu dengan laser tidak tertahankan, elektrolisis mungkin bukan perawatan yang cocok untuk Anda. “Disarankan untuk menggunakan krim lidokain topikal sebelum janji temu untuk mematikan rasa pada area perawatan dan meminimalkan ketidaknyamanan yang terkait dengan prosedur ini,” Michele menambahkan.

Berapa lama proses perawatannya?

Durasi perawatan bervariasi tergantung pada ukuran area yang dirawat dan jumlah rambut yang ada. Kelemahan yang signifikan dari perawatan elektrolisis adalah bahwa setiap sesi bisa sangat memakan waktu. Area kecil, seperti bibir atas, mungkin hanya membutuhkan waktu 15-30 menit per sesi, sedangkan area yang lebih besar, seperti kaki atau perut, mungkin membutuhkan waktu beberapa jam, jelas PA-C dan ahli injeksi kosmetik, Sadyk Fayz.

Sulit untuk memprediksi jumlah pasti sesi elektrolisis yang dibutuhkan, karena bervariasi dari tiap orang ke orang. Ahli elektrologi yang terlatih dan berpengalaman akan menentukan berapa banyak sesi elektrolisis yang Anda perlukan untuk menghilangkan bulu secara permanen di area tertentu. “Rata-rata, diperlukan antara 10 dan 14 sesi untuk elektrolisis ekstensif di area tertentu,” tutur Michele. Setiap sesi elektrolisis biasanya dilakukan setiap empat sampai enam minggu. Oleh karena itu, penyelesaian perawatan elektrolisis dapat memakan waktu minimal satu tahun.

Berapa biayanya?

Biaya penghilangan bulu elektrolisis dapat bervariasi tergantung pada ukuran area yang dilakukana tindakan dan jumlah sesi yang dibutuhkan. Sesi satu jam dapat berkisar dari 50 hingga 200 dollar Amerika (atau sekitar 700 ribu rupiah hingga tiga jutaan), tergantung pada area yang dirawat. Penghilangan bulu elektrolisis seringkali lebih mahal dibandingkan dengan metode lain, tetapi lebih efektif dalam jangka panjang karena hasilnya yang permanen.

Yang harus diketahui sebelum melakukan elektrolisis

Sebelum melakukan janji temu dengan terapis elektrolisis, pastikan untuk menemukan ahli elektrologi bersertifikat dan bereputasi baik dan jadwalkan sesi konsultasi. Penting juga untuk memberi tahu ahli elektrologi Anda tentang kondisi medis atau obat apa pun yang sedang Anda konsumsi. Atau Anda juga bisa mengunjungi dokter kulit kepercayaan Anda saat pemeriksaan kulit tahunan Anda. “Anda tidak boleh mencukur setidaknya selama seminggu dan Anda harus menghapus semua riasan sebelum janji temu,” jelas Sadyk.

Perawatan bekerja paling baik ketika kulit terhidrasi dengan baik juga, imbuh Michele. “Pasien harus menghindari paparan sinar matahari dan penggunaan produk dengan kandungan retinoid apa pun selama seminggu sebelum janji temu. Disarankan juga untuk menggunakan krim lidokain topikal sebelum janji temu untuk memberikan efek kebas pada area perawatan dan meminimalkan ketidaknyamanan yang terkait dengan prosedur,” lanjutnya. Dibandingkan dengan perawatan penghilangan bulu berbasis laser, elektrolisis dapat menyebabkan lebih banyak ketidaknyamanan dan memerlukan lebih banyak sesi perawatan.

Cara merawat kulit setelah elektrolisis

Menurut para ahli, penting untuk menggunakan tabir surya secara teratur setelah perawatan dan menghindari paparan sinar matahari secara langsung. Melakukannya akan membantu menurunkan kemungkinan berkembangnya hiperpigmentasi pada area perawatan. Area tersebut mungkin terasa sakit dan bengkak sesaat setelah perawatan. Menggunakan kompres dingin dan pelembap dapat mengurangi rasa tidak nyaman dan meminimalisir peradangan.

Sangat penting untuk menjaga area yang dirawat tetap bersih dan terhidrasi. Jangan menyentuh, menggaruk, atau menggosok area tersebut selama proses penyembuhan. Anda juga dapat "diberi salep antibiotik karena folikel kulit Anda akan terbuka dan kulit akan sangat sensitif dengan potensi bakteri masuk setelah perawatan Anda," kata Sadyk. “Jangan mengoleskan produk apa pun seperti losion, deodoran, bedak, atau pun semprotan tubuh ke area yang dirawat selama 24 jam karena kemungkinan akan menyebabkan iritasi.”

Michele tak ketinggalan juga menekankan konsistensi adalah kunci dalam elektrolisis. “Penting untuk menjaga jadwal rutin janji temu elektrolisis untuk mendapatkan hasil terbaik,” tutupnya.

Baca juga:

10 Metode Terbaik untuk Menghilangkan Bulu Rambut di Wajah Menurut Para Ahli

Waxing Lilin vs Waxing Gula Alami

(Penulis: Iman Balagam; Artikel ini disadur dari Bazaar US; Alih Bahasa: Janice Mae; Foto: Courtesy of Bazaar US)