Chanel Métiers d’Art Karya Matthieu Blazy Hadir di Seoul

Keahlian Métiers d’Art Chanel Bertemu Visi Matthieu Blazy di Seoul.

Courtesy of Chanel


Pertama kali diperkenalkan di New York pada 2 Desember 2025, koleksi Métiers d’art perdana karya Matthieu Blazy untuk Chanel menandai babak baru yang penting bagi rumah mode legendaris tersebut. Kini, koleksi ini melanjutkan perjalanannya ke Seoul, Korea Selatan, dan akan dipresentasikan pada Selasa, 26 Mei 2026. Pemilihan Seoul bukan sekadar soal lokasi, melainkan cerminan dialog Chanel yang terus berkembang dengan budaya global, kreativitas kontemporer, serta lanskap seni yang dinamis.

Sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2002, Métiers d’art menempati posisi yang unik dalam dunia mode. Koleksi ini tidak mengikuti kalender musiman, melainkan hadir sebagai perayaan khusus terhadap keahlian para pengrajin yang menjadi fondasi kreativitas Chanel. Ia berdiri sebagai bentuk penghormatan yang mendalam, memperlihatkan hubungan erat antara para artisan spesialis dan para couturier yang bekerja di balik pintu atelier ikonis di 31 Rue Cambon. Setiap presentasinya menjadi momen reflektif, mengajak dunia mode untuk menengok proses di balik kemewahan yang sesungguhnya.

Courtesy of Chanel

Pada intinya, Métiers d’art adalah sebuah surat cinta bagi keterampilan tangan dan pengetahuan yang diwariskan lintas generasi. Koleksi ini merayakan savoir-faire dari keahlian yang tidak hanya dijaga, tetapi juga terus dikembangkan agar tetap relevan dengan zaman. Tradisi tidak diposisikan sebagai sesuatu yang statis, melainkan sebagai warisan hidup yang mampu beradaptasi dan berevolusi. Melalui detail bordir yang rumit, konstruksi presisi, dan sentuhan manual yang halus, Chanel menegaskan bahwa modernitas dapat berjalan seiring dengan warisan.

Presentasi Métiers d’art 2026 di Seoul menegaskan komitmen Chanel yang tak tergoyahkan dalam melestarikan dan mempromosikan warisan kreatif ini di panggung global. Dengan membawa koleksi ke berbagai kota dunia, Chanel memperluas percakapan tentang nilai craftsmanship dan relevansinya di masa kini. Lebih dari sekadar peragaan busana, koleksi ini menjadi pernyataan berkelanjutan bahwa masa depan mode akan selalu berakar pada tangan, waktu, dan keahlian yang membentuknya.

(Edited by SS)