Gaya jalanan Paris selalu terasa lebih terencana. Sebagai perhentian terakhir Fashion Month, seringkali di sinilah para editor dan orang dalam industri mode menampilkan penampilan terbaik mereka—sehingga busana cenderung terasa sangat rapi. Seperti di London dan Milan, penjahitan tetap menjadi hal yang konstan, tetapi musim ini muncul dengan cara yang lebih lembut: kain yang lebih ringan, siluet yang santai, dan palet warna yang melampaui warna hitam dan abu-abu biasa.
BACA JUGA: Bukti Bahwa 'Going-Out Top' Bisa Terasa Segar dan Elegan.
Meskipun demikian, tidak semuanya condong ke formal. Gaya kasual yang lebih berkelas juga memiliki tempatnya—contohnya: penampilan Eva Chen dengan sweatshirt sporty, dipadukan dengan celana denim lebar dan sepatu loafer yang rapi. Secara keseluruhan, kontras adalah kuncinya. Jaket bomber oversized memberikan sentuhan tangguh pada renda dan sutra yang lembut, payet ditata untuk siang hari dengan lapisan fungsional, dan celana panjang berstruktur mudah dipadukan dengan rajutan dan denim. Hasilnya terasa sangat Paris: halus, khas, dan sangat menginspirasi.
Berikut adalah busana dan tren street style Paris Fashion Week yang bisa Anda tiru sekarang juga.
Setelan Siap Musim Semi
Berbeda dari warna hitam atau abu-abu yang biasa, setelan dengan warna yang lebih terang ini terasa sangat segar untuk musim semi. Setelan netral yang dirancang dengan apik menjadi semakin menarik ketika dipadukan dengan aksesori kulit burgundy yang elegan—seperti tas tangan yang terstruktur dan sepatu flat yang menyerupai sarung tangan. Warna yang kaya tersebut menambah kontras sekaligus menjaga tampilan keseluruhan tetap minimalis.
Dari kiri ke kanan: Stella McCartney, tas / A.L.C., jaket / A.L.C., celana / Cos, sepatu / Sophie Blake, kalung
Santai yang Ditinggikan
Memanfaatkan nuansa ringan musim semi dengan cara yang lebih kasual, sweatshirt kuning pastel yang dipadukan dengan turtleneck tipis menjadi pilihan busana transisi yang ideal. Celana jeans lebar berwarna gelap menjaga tampilan tetap santai, sementara sepatu loafer bertali modern dari Jil Sander menambahkan sentuhan elegan. Ini membuktikan bahwa gaya kasual yang berkelas dapat terasa sama terencana seperti tampilan yang lebih formal.
Dari kiri ke kanan: Ray-Ban, kacamata / Adidas, sweatshirt / Gap, turtleneck / Abercrombie & Fitch, celana denim / Jil Sander, loafer
Formula Baru untuk Kencan Malam
Anggap saja ini formula kencan malam Anda yang baru. Jaket bomber ukuran besar sedang tren di mana-mana saat ini, dan ini adalah cara sempurna untuk meredam kesan sensual dari perpaduan sutra, celana pendek berenda, stocking hitam transparan, dan sepatu hak tinggi runcing. Jaket menambahkan sentuhan sedikit kasual yang mencegah tampilan terasa terlalu berlebihan.
Dari kiri ke kanan: Flattered, clutch / The Frankie Shop, jaket bomber / Self-Portrait, celana pendek / Commando, stoking / Manolo Blahnik, sepatu
Panduan Memakai Syal 2.0
Tren penggunaan syal berlanjut hingga musim semi—hanya saja dalam bentuk yang lebih ringan. Alih-alih pakaian luar dengan syal terintegrasi, cobalah atasan dengan detail syal yang menyatu untuk efek dramatis yang sama tanpa bobot tambahan. Celana jeans hitam model balon dan sepatu bot berujung lancip melengkapi tampilan dengan gaya kasual ala perkotaan, sementara tas kulit dengan warna cerah terasa sangat segar di tengah palet warna yang mencolok.
Dari kiri ke kanan: Otiumberg, anting / Massimo Dutti, atasan / Agolde, celana denim / Loro Piana, tas / Staud, sepatu bot
Payet untuk Siang Hari
Payet untuk siang hari tetap menjadi favorit di kalangan pecinta street style. Kunci agar tampilan ini tetap terlihat menarik adalah palet warna monokromatik. Memadukan kilau payet dengan sesuatu yang fungsional—seperti jaket bomber nilon—juga membantu. Sepatu hak tinggi putih dan tas portofolio yang terstruktur menambahkan sentuhan yang lebih canggih dan siap untuk ke kantor.
Dari kiri ke kanan: Saint Laurent, kacamata / Almina, jaket / Cinq á Sept, rok payet / Gianvito Rossi, sepatu hak / Hunting Season, clutch
Peplum yang Elegan
Model peplum diam-diam muncul sebagai siluet menonjol lainnya sepanjang bulan mode. Jaket kulit yang mempertegas pinggang menawarkan cara yang sangat apik untuk mengikuti tren ini. Mempertahankan palet warna senada memastikan kesan modern dan elegan, sementara celana katun berlipit menghadirkan nuansa yang lebih ringan dan siap untuk musim semi, berbeda dengan setelan wol yang lebih berat.
Dari kiri ke kanan: Khaite x Oliver Peoples, kacamata / Nanushka, jaket / Toteme, celana / Zara, sepatu bot / Tory Burch, tas
BACA JUGA:
Silk Scarves Ada di Mana-Mana. Tapi Kenapa?
(Penulis: Laura Lajiness Kaupke; Artikel disadur dari BAZAAR US; Alih bahasa: Kaylifa Kezia Annazha; Foto: Courtesy of BAZAAR US)
