Panduan untuk Generasi Z dari Gucci

Gerakan Chime for Change dan komunitas Irregular Labs menyuguhkan aspirasi dalam tema Fluidity.



Generasi Z atau kelahiran 1995-2014 adalah generasi yang hidup di tengah era digital, saat kreativitas dan peluang hadir tanpa batas. Bisa dibilang mereka berada di fluid world.

Oleh sebab itu kampanye Chime for Change untuk kedua kalinya mengandeng komunitas generasi Z, Irregular Labs dalam meluncurkan sebuah report tahunan bertajuk The Irregular Report. Chime for Change merupakan program global lansiran rumah mode Gucci yang telah berdiri sejak tahun 2013 dalam visi memperkuat isu kesetaraan gender.


Kali ini dengan tema Fluidity, laporan tersebut membahas topik gender, politik, aktivitisme, edukasi, kreativitas, kultur, sains hingga teknologi untuk generasi Z. Di antaranya adalah artikel The Commitment Industry, The Fluidity of Feminism, The Importance of Genderless Beauty, Artificial Intelligence and Fluidity, The Representation of Gender in Gaming, dan My Life As A Meme.

Data yang terkumpul berdasarkan studi dan kontribusi para generasi Z dari 30 negara melalui sesi wawancara dan kesempatan untuk mengutarakan opini mereka masing-masing. Berkat The Irregular Report, gerakan Chime for Change dapat merayakan peran generasi mendatang sebagai pemimpin yang dapat memperjuangkan hak dan membawa dampak positif secara mendunia. Informasi pun diutarakan dari lensa para gadis dan gender nonconforming.



Ujar Co-Editor in Chief, Nicolaia Rips bahwa Gen Z adalah fluid karena mereka berkembang di dunia yang menerima perbedaan dengan lancar, berpikiran tanpa batas, dan membiarkan generasi ini bebas bersuara.

"Menjadi fluid berarti berani mengekspresikan diri, merangkul sejumlah hal yang ingin saya lakukan dengan cara saya, kami juga fluid dalam berbagai aspek karena kami sudah tidak menghakimi dan dibatasi lagi. Hal ini mendorong kami untuk membangun imaji sendiri dan memperbolehkan para individu untuk menjadi limitless." lengkapnya.

The Irregular Report dan Chime for Change meliput berbagai narasumber terkemuka dari generasi Z, seperti aktivis Sonita Alizadeh, astrofisikawan Dr. Priya Natarajan, Karen Wong dari New Museum di Manhattan, theorist Homi K. Bhabha, pebisnis Roya Mahboob, dan perancang mode Harris Reed; editorial oleh Liv Little (gal-dem), Elise oleh Olsen (Wallet), Tori West (BRICKS), dan Sarah Chadwick (March For Our Lives); dan karya seni oleh Taste of Streep, Priyanka Paul, dan Pia Mileaf-Patel.

“Generasi Z sangat menginspirasi saya dalam segi sudut pandang mereka tentang gender,” kata Tori West, editor bagian Gender. "Mereka tidak melihat binari-binari yang telah disusun oleh generasi sebelumnya dan mereka terus-menerus berjuang melawan itu semua dengan cara yang kreatif."


(Foto: Courtesy of The Irregular Report)