Bulan lalu, Duchess Meghan mengumumkan bahwa ia kembali menelusuri akar pengalamannya dengan bekerja bersama Pangeran Harry dan Archewell Productions sebagai produser eksekutif untuk sebuah dokumenter tentang biskuit khasGirl Scout. Dalam film berjudul Cookie Queens ini, sutradara Alysa Nahmias mengikuti empat Girl Scout muda beserta keluarga mereka di tengah puncak musim penjualan biskuit, menyoroti suka dan duka dari tradisi yang bersifat nostalgik sekaligus modern, sebuah pengalaman yang juga akrab bagi sang bangsawan.
BACA JUGA: Meghan Markle Ikut Ramaikan Tren Kilas Balik 2016 dengan Tribute untuk Pangeran Harry
“Sebagai mantan Girl Scout dengan ibu saya sebagai pemimpin kelompok, saya memiliki kedekatan personal dengan film ini dan bangga bahwa seluruh rangkaian percakapan serta kolaborasi kami akhirnya membawa Archewell Productions bermitra dengan tim peraih penghargaan ini untuk menjadi produser eksekutif dokumenter yang begitu memikat,” ujar sang duchess saat pengumuman tersebut. “Ketika pertama kali menonton cuplikan awal dokumenter ini, kami langsung merasa ingin terlibat.”
Saat berpose untuk sesi foto, kedua bangsawan tersebut tampak memilih gaya yang kasual dan klasik. Bagi sang duchess, pilihannya jatuh pada tampilan serba hitam dengan memadukan sweter berkerah tinggi dengan jeans boot-cut senada. Ia kemudian menambahkan lapisan untuk menghadapi cuaca dingin Utah dengan mantel wol–kasmir berwarna cokelat tua yang sleek yang berpotongan seperti jubah dan diikat di bagian pinggang. Di sisinya, Harry tampil dengan gaya bernuansa outdoor, mengenakan jaket puffer dan celana jeans hijau army.
Menurut programmer Sundance, Stephanie Owens, film yang ia sebut “berkilau” ini mengikuti para gadis tersebut sepanjang musim penjualan biskuit, sekaligus menyoroti pesona mereka dan naluri bisnis tajam yang kerap tak terduga.
“Namun, ini bukan sekadar tentang keseruan semata,” lanjutnya saat membahas Cookie Queens. “Para gadis dan keluarga mereka melakukan pengorbanan nyata, baik secara finansial maupun waktu demi mencapai target menukar akhir pekan yang santai dengan berjam-jam berada di luar ruangan, menarik gerobak penuh biskuit. Nahmias tetap berfokus pada para gadis dan perjalanan personal masing-masing, menghadirkan sudut pandang yang tulus dan jenaka ke dalam industri bernilai jutaan dolar yang digerakkan oleh booth biskuit mereka. Ini adalah perjalanan yang penuh kegembiraan, menghangatkan hati, dan sepenuhnya manis yang merayakan ketangguhan serta kecerdikan para gadis tersebut.”
BACA JUGA:
Duchess Meghan dan Putri Lilibet Tampil Serasi dalam Momen Ibu dan Anak
Fakta The Wedding Date: Film Netflix Baru Pangeran Harry & Duchess Meghan
(Penulis: Sophie Wang; Artikel disadur dari BAZAAR US; Alih bahasa: Emily Naima; Foto: Courtesy of BAZAAR US)