Tak ada yang menghadirkan kemewahan karpet merah seistimewa Jennifer Lopez dan penampilannya di malam puncak Golden Globes ke-83 pada Minggu malam lalu menghasilkan salah satu momen mode paling berani dalam beberapa tahun terakhir.
BACA JUGA:Semua Tampilan Karpet Merah dari Golden Globe 2026
Tetap setia pada siluet sensual yang telah menjadi ciri khasnya, Jennifer memilih busana arsip tahun 2003 dari Jean-Louis Scherrer Haute Couture. Gaun vintage tersebut dibuat dari jaring halus berwarna nude dengan bagian bawah bergaya ekor duyung yang tersusun dari ratusan meter tulle. Potongannya menampilkan permainan kulit yang berani, diselingi detail renda hitam yang ditempatkan secara strategis dalam bentuk pusaran. Untuk menyempurnakan tampilannya, Jennifer mengenakan perhiasan berkilau dari Sabyasachi, sepatu dari Christian Louboutin, serta tas malam dari Judith Leiber.
Menurut penata gaya langganannya, Mariel Haenn, sang aktris sekaligus penyanyi memang ingin mengambil pendekatan yang lebih avant-garde untuk malam tersebut.
“Jennifer memutuskan ingin melakukan sesuatu yang berbeda dan istimewa, jadi kami berbelanja ke Lily Et Cie yang memiliki koleksi couture arsip berkualitas museum yang luar biasa,” ujar Mariel kepada Harper’s Bazaar. “Kami belum tahu pasti gaun apa yang akan dipilih, tetapi begitu melihat busana ini, kami langsung tahu inilah pilihannya, terlebih ketika ia mencobanya dan gaun tersebut pas sempurna, seolah dibuat khusus untuknya. Proses pengambilannya hampir tidak memerlukan pertimbangan panjang karena gaun ini memang memukau sejak momen pertama ia mengenakannya.”
Nama Jean-Louis Scherrer mungkin tidak terlalu dikenal pada tahun 2026, namun pada era 1970-an dan 1980-an, label ini identik dengan nuansa glamor yang ekstra. Jean-Louis sendiri pernah merancang busana untuk Jacqueline Kennedy Onassis dan Raquel Welch, meskipun gaun yang dikenakan Jennifer kemungkinan besar dirancang oleh Stéphane Rolland yang mengambil alih rumah mode tersebut pada awal 2000-an.
Jennifer juga mengungkap kepada Bazaar bahwa persiapannya untuk malam tersebut dimulai dengan menggunakan lini perawatan kulit miliknya sendiri, JLo Beauty. Untuk Golden Globes, ia menggunakan sejumlah produk favorit guna meraih tampilan kulit yang tampak segar, kencang, dan bercahaya yang terlihat jelas di balik gaunnya yang sangat transparan.
“Saya selalu memulai dengan That JLo Glow Brightening Serum sebagai persiapan sebelum riasan dan saya tidak pernah melewatkan area leher dengan serum leher terbaru saya,” ujarnya. “Teksturnya benar-benar memberikan keajaiban bagi kulit. Dan tubuh juga tidak boleh diabaikan, jadi saya menggunakan Smooth and Seduce Body Cream. Krim ini memiliki tekstur yang lembut dan efektif melembapkan kulit saya, memberikan kilau bercahaya yang bertahan sepanjang malam.”
Perihal tampilan kecantikan malam itu, penata rambut, Chris Appleton mencari inspirasi dari era awal 2000-an. “Tampilan rambutnya terinspirasi dari glam supermodel awal tahun 2000-an. Kami menginginkan sesuatu yang terstruktur, berkilau, dan rapi, tetapi tetap memberikan sentuhan baru pada gaya klasik,” jelas Chris. “Alih-alih mengembang dan longgar, kami memilih tampilan yang sleek. Saya juga ingin menonjolkan warna ikonis Jennifer dengan helaian pirang yang terlihat. Satu helai rambut yang jatuh tepat di tengah wajahnya membuat keseluruhan tampilan terasa effortless.”
Jennifer Lopez tentu sama terkenalnya dengan riasan glam khasnya seperti halnya gaya busana bak diva. Dengan bantuan penata rias setianya, Scott Barnes yang secara harfiah menciptakan istilah JLo glow, bintang ini mengusung riasan mata smoky yang intens dan kulit ber-bronzer untuk melengkapi kesan “nyaris telanjang” dari gaunnya.
“Tampilan ini memancarkan nuansa karamel hangat yang lembut, nuansa kilau yang menyatu dengan kulitnya dan memberikan sentuhan modern sekaligus sensual pada keseluruhan momen,” jelas Scott. “Warna-warna tersebut tidak hanya menyanjungnya, tetapi juga menyempurnakan dirinya, mencerminkan kekayaan visual gaun dan menciptakan transisi yang mulus dari kulit ke kain. Bersama-sama, warna dan gaun membentuk palet membara yang terpadu, mengangkat siluet klasik menjadi sesuatu yang kontemporer dan tak tertahankan. Setiap kilau memiliki kehangatan cair yang menyatukan seluruh tampilan menjadi satu pernyataan yang rapi dan kohesif.”
Pembukaan musim penghargaan ini juga bertepatan dengan periode sibuk lainnya bagi Jennifer. Dengan film komedi romantis terbarunya, Office Romance yang akan segera dirilis, ia juga dijadwalkan kembali ke Las Vegas pada musim semi ini untuk rangkaian pertunjukan lanjutan dari residensi Up All Night yang terinspirasi dari gaya showgirl.
“Saya sangat bersemangat agar para penggemar dapat menyaksikan pertunjukan baru ini,” ujarnya. “Kami telah menyusun daftar lagu yang luar biasa, berisi semua hit yang sudah Anda kenal dan cintai, ditambah beberapa favorit pribadi. Ini adalah sebuah perjalanan, dan kami menghadirkan banyak elemen berbeda ke atas panggung, mulai dari penceritaan klasik ala Broadway hingga nuana pop berenergi tinggi, tentu saja dengan beberapa kali pergantian kostum. Seluruh proses ini sudah membawa begitu banyak kebahagiaan bagi saya.”
BACA JUGA:
10 Tampilan Kecantikan Terbaik di Golden Globes ke-83
Jennifer Lopez dan Ben Affleck Tampil Serasi dalam Nuansa Warna Earth Tone saat Berbelanja Liburan
(Penulis: Bianca Betancourt; Artikel disadur dari BAZAAR US; Alih bahasa: Syiffa Pettasere; Foto: Courtesy of BAZAAR US)