Para Desainer Fashion Di Balik Pelantikan Presiden Terpilih Amerika Serikat, dan Makna yang Ingin Ditunjukkan

Dari nama-nama populer Amerika hingga desainer berbakat yang sedang naik daun, Kamala Harris dan Jill Biden seolah ingin mengirimkan pesan.

Courtesy of Bazaar UK


Meskipun tentu saja ada hal-hal yang jauh lebih penting untuk dibahas seputar pelantikan bersejarah di Amerika Serikat hari ini, tapi apa yang dikenakan oleh para politisi dan pasangan mereka juga menarik perhatian.

Seperti dengan fasih dikatakan Michelle Obama dalam tur bukunya berjudul Becoming bahwa: “Fashion untuk seorang wanita mendominasi cara orang memandang Anda. Itu tidak benar, tapi itu nyata. "

“Saat itulah fashion bukan sekadar fashion, tetapi bagaimana Anda mengubahnya menjadi alat Anda, bukan malah Anda menjadi korbannya. Jadi, sekarang, mari kita terima kenyataan bahwa orang-orang melihat sepatu saya dan tidak hanya menyoroti saya dan pakaian yang dipakai, tetapi siapa yang kita ingin tunjukkan sebagai seorang admin? Yaitu jadi individu yang berpikiran maju, merangkul masa muda, merangkul keberagaman. ”

Dan, inilah yang dilakukan Kamala Harris dan Jill Biden dengan pilihan pakaian mereka selama momen bersejarah ini, membuat keputusan untuk menarik perhatian perancang busana yang mereka anggap layak untuk memberikan platform yang begitu penting.

Kedua wanita tersebut sebelumnya sudah memilih untuk mengorbitkan desainer imigran Amerika pada perayaan pemilihan pada bulan November, dengan Kamala mengenakan setelan putih rancangan Carolina Herrera, sedangkan Jill memilih Oscar de la Renta.

GETTY IMAGES/ Courtesy of Bazaar UK
(KAMALA HARRIS MENGENAKAN CAROLINA HERRERA, DAN JILL BIDEN MENGENAKAN OSCAR DE LA RENTA)

Kemarin, ketika pasangan itu menghadiri upacara peringatan bagi para korban pandemi Covid-19, keduanya memilih untuk menarik perhatian bakat fashion designer muda yang sedang naik daun seperti Pyer Moss dan Jonathan Cohen. Dan hari ini, saat Joe Biden dilantik sebagai Presiden Amerika Serikat ke-46 dan Kamala Harris menjadi Wakil Presiden wanita pertama di Amerika Serikat, pilihan busana wanita ini seolah terus menyiratkan pesan.

GETTY IMAGES/ Courtesy of Bazaar UK
(KAMALA HARRIS SAAT MENGENAKAN PYER MOSS)

GETTY IMAGES/ Courtesy of Bazaar UK
(JILL BIDEN MENGENAKAN JONATHAN COHEN)

Jill Biden membuat keputusan untuk memakai desainer yang berbasis di New York, Alexandra O'Neill dari Markarian, seorang pekerja kreatif muda Amerika yang baru saja memulai. Sementara itu, Kamala memilih untuk mengenakan mantel karya Christopher John Rogers, fashion Amerika muda berbakat cemerlang lainnya dari latar belakang minoritas, untuk momen politik terbesar dalam kariernya.

GETTY IMAGES/ Courtesy of Bazaar UK
(KAMALA HARRIS MENGENAKAN CHRISTOPHER JOHN ROGERS, DAN JILL BIDEN MENGENAKAN MARKARIAN)

Pilihan warna ungu pada hari pelantikan menunjukkan makna persatuan, dengan rona yang secara tradisional dianggap sebagai warna bipartisan (terutama dalam politik AS, perpaduan antara merah dan biru). Sebuah pilihan yang signifikan dan damai mengingat sebagian besar rakyat Amerika tampak lebih terbagi secara politis.

Joe Biden juga bergabung dengan wakil presidennya dalam sikapnya yang bersatu, memilih merek yang memiliki sejarah panjang pakaian non-partisan dalam bentuk setelan Ralph Lauren, seorang desainer yang terkenal mendandani semua orang mulai dari Melania Trump hingga Michelle Obama dan George W. Bush.

Sementara itu, keputusan Jill Biden untuk memilih warna biru cerah dan optimis, menurut desainer Alexandra O'Neill, adalah ia ingin bermaksud mengirimkan pesan "kepercayaan, keyakinan, dan stabilitas". Ini untuk empat tahun nilai yang mencerminkan hal yang sama.

(Penulis: Amy De Klerk; Artikel ini disadur dari Bazaar UK; Foto: Courtesy of Bazaar UK)