Nikita Willy dan Babak Terindah Dalam Hidupnya

Refleksi bagaimana Nikita menemukan makna baru tentang kebahagiaan, keseimbangan, dan pentingnya tetap menjadi diri sendiri.

Dress, Adeline Ester; Hijab, Lafiye


Ada pancaran aura yang berbeda saat kembali berjumpa dengan sosok bintang digital cover Harper’s Bazaar Indonesia edisi ini, yaitu Nikita Willy. Calm, peaceful and present tampaknya jadi tiga kata yang paling sempurna untuk menggambarkan energi yang saya tangkap darinya.

Memang, perjumpaan terakhir saya dengan pribadi yang akrab disapa Niki ini terjadi kurang lebih dua tahun yang lalu, ketika saya juga mendapat kesempatan berbincang dengan wanita kelahiran 29 Juni 1994 ini untuk edisi pertama digital cover-nya untuk Bazaar. Kala itu keluarga kecilnya belum menyambut anggota baru, yakni si bungsu, Nael. Waktu kemudian berlalu dan kehidupan pun menghadirkan babak-babak baru.

Kini di tahun 2026, kebahagiaan yang terpancar darinya terasa semakin utuh. Bukan semata karena perannya yang kian bertambah, melainkan tentang menemukan ritme yang terasa paling selaras dengan dirinya.

... hari-hari saya sekarang benar-benar full of fun, learning, and challenges.

Harper’s Bazaar Indonesia (HBI): First of all, congratulations on entering such a meaningful new chapter! You're now mom of two dan juga memasuki tahun ketiga perjalanan Anda bersama d'Alba sebagai Brand Ambassador. Semakin aktif dan banyak kegiatan baru yang Anda jalani. Tak sedikit orang melihat ini sebagai "babak baru" dalam hidup seorang Nikita Willy. Kalau Anda yang sekarang diminta untuk mendefinisikan, bab baru ini seperti apa rupanya?

Nikita Willy (NW): It’s a beautiful chaos! As a mom of two boys, hari-hari saya sekarang benar-benar full of fun, learning, and challenges. Dari Issa yang sebentar lagi masuk TK, sampai Nael yang makin aktif dan eksploratif, semuanya membuat keseharian saya terasa semakin padat tapi juga sangat bermakna. Di tengah itu semua, saya juga baru mencoba kompetisi Hyrox untuk menantang diri sendiri dan keluar dari comfort zone.

And I think this new chapter is really about embracing growth in every form, as a mom, as a woman, and also as an individual. Saya belajar untuk menikmati setiap prosesnya. Dengan ritme yang lebih pelan tapi lebih hadir di setiap momen kecil yang ternyata sangat berharga. Bahkan hal sekecil rutinitas skincare pun jadi salah satu momen "me-time" yang bernilai, sesederhana beberapa detik pakai my all time favorite d'Alba First Spray Serum di sela-sela kesibukan.


nikita-willy-photo1

Dress, Adeline Ester; Hijab, Lafiye


HBI: So what was the turning point for you? Apa momen yang benar-benar membuat Anda merasa “this is what I’ve always wanted”?

NW: Dari sebelum menikah, saya memang sudah bercita-cita untuk menjadi seorang Ibu. Sekarang dengan anak sudah dua, saya merasa lengkap. Terlebih saya juga selalu mendapat rida dari suami untuk tetap berkarya dan berdaya, so I feel like this is the life I’ve always dreamed of.

Jadi buat saya, merasa nyaman itu penting banget karena saat kita nyaman, kita juga jadi lebih percaya diri menjalani semua peran kita.

Dalaman, Hian Tjen; Dress, Jan Sober; Hijab, Lafiye


HBI: Anda dikenal dengan image glam dan modern, bagaimana Anda memadukan itu dengan versi diri yang sekarang sebagai pribadi yang semakin aktif beraktivitas dan juga berkarier?

NW: Saya melihat cara berpakaian saya sekarang jadi lebih tentang keseimbangan. Saya tetap suka look yang modern dan polished, tapi sebagai ibu yang memiliki aktivitas yang banyak, saya lebih memilih pakaian yang simple, modest, sopan, serta juga nyaman untuk dipakai seharian. Sekarang saya lebih mindful memilih bahan-bahan yang natural, ringan, breathable, dan yang bisa mendukung agar saya bebas bergerak karena sehari-hari kan banyak aktivitas bersama anak-anak juga. Jadi buat saya, merasa nyaman itu penting banget karena saat kita nyaman, kita juga jadi lebih percaya diri menjalani semua peran kita.


nikita-willy-photo1

Dalaman, Hian Tjen; Dress, Jan Sober; Hijab, Lafiye


HBI: Ada stereotip yang beredar di luar sana bahwa ibu yang bekerja jadi “lebih terbatas”. Bagaimana Anda menanggapi hal ini, apakah realitanya setelah dijalani justru sebaliknya?

NW: Menurut saya, menjadi ibu dan tetap memiliki aktivitas berkarier sama sekali tidak membuat saya jadi lebih terbatas. Justru saya merasa punya ruang untuk terus belajar, berkembang, dan menjadi versi diri yang lebih kreatif. Saya juga jadi belajar mengambil banyak keputusan dengan lebih tenang dan bijak, sambil tetap menikmati sisi feminin sebagai seorang ibu. Buat saya, perempuan tetap bisa bertumbuh di banyak peran, selama dijalani dengan seimbang. Dan tentunya dengan support system yang kuat di dalamnya.

HBI: Dari tadi Anda banyak bicara tentang memiliki dan membuat pilihan yang lebih bijak. Apakah skincare juga menjadi salah satu keputusan bijak yang Anda lakukan untuk diri sendiri?

NW: Absolutely. Saya selalu berusaha untuk bisa memiliki dan membuat pilihan yang lebih bijak setiap harinya, apalagi sebagai mom of two yang harus tetap aktif dan bergerak sepanjang hari. Saya belajar kalau hidrasi itu sebenarnya fondasi dari semua hal. Buat saya, rutinitas yang konsisten dan back to basic itu kunci untuk menjaga elastisitas kulit dan mencegah early aging. Karena rutinitas padat saya ditambah olahraga juga, saya cenderung memilih skincare yang praktis, cepat, tapi tetap efektif. Untuk itu d'Alba First Spray Serum dan d'Alba Tone Up Sun Cream selalu jadi all time favorites saya untuk itu.

These days, saya lagi suka sekali dengan produk terbaru d'Alba, yaitu Vita Toning Series yang terdiri dari d'Alba Vita Toning Serum Toner dan d'Alba Vita Toning Capsule Cream.

d'Alba Vita Toning Serum Toner-nya jadi langkah awal saya. Formulanya concentrated seperti serum, jadi bukan sekadar air saja tapi teksturnya tetap ringan dan watery seperti toner. Begitu diaplikasikan, langsung meresap dan kulit langsung terasa lebih lembap, cerah, dan dewy dari dalam.

Kemudian d'Alba Vita Toning Capsule Cream-nya saya pakai di step terakhir untuk mengunci hidrasi. Ini penting banget menurut saya karena kulit itu kan akan terus kehilangan kelembapan sepanjang hari dan di malam hari juga kulit justru akan berada dalam proses regenerasi, jadi hidrasi yang "terkunci" di dua waktu ini bikin hasilnya lebih maksimal. Ada vitamin capsule-nya di dalam krim ini yang begitu diaplikasikan langsung “pecah” dan menyatu ke kulit, jadi kulit terasa lebih dewy dan glowy setelah pemakaian.


nikita-willy-photo1

Produk, d’Alba Vita Toning Serum Spray, d’Alba Vita Toning Capsule Cream, d’Alba First Serum Spray; Dress, Jan Sober


Menurut saya produk yang kita gunakan bukan sekadar barang tetapi cerminan dari diri kita.

Jas & dalaman, Sebastian Gunawan Signature; Hijab, Lafiye


HBI: d’Alba dikenal dengan identitasnya yang elegan dan effortless. Apa yang membuat Anda merasa brand ini masih terus selaras dengan chapter hidup Anda saat ini?

NW: Menurut saya produk yang kita gunakan bukan sekadar barang tetapi cerminan dari diri kita. Maka dari itu saya berusaha untuk lebih mindful dengan pilihan saya dan itu yang membuat saya merasa aman, nyaman, serta cocok dengan produk-produk dari d’Alba.

"Effortless" itu kata yang benar-benar related banget buat saya. Tidak ribet tapi hasilnya tetap terlihat jelas, itu yang saya butuhkan banget di lifestyle saya sekarang. Dari komposisi premiumnya, kandungan vegan, hingga tidak mengiritasi kulit, hasilnya pun terlihat nyata. Penggunaanya juga mudah dan hasilnya efektif. Jadi saya tidak melihat ada alasan kenapa saya tidak cocok. Setelah pakai dalam waktu yang cukup lama, saya merasa ini brand yang bisa terus saya percaya dan andalkan.

d’Alba pun terus meng-upgrade produk-produknya demi menghadirkan kualitas terbaik untuk diberikan kepada konsumen. Dari situ saya melihat ternyata brand yang mengutamakan kualitas dan customer experience itu sangat penting. Belakangan ini saya juga sempat coba produk baru yang akan segera rilis, dan saya benar-benar excited buat koleksi berikutnya.


nikita-willy-photo1

Jas & dalaman, Sebastian Gunawan Signature; Hijab, Lafiye


HBI: Sebagai penutup, apa yang ingin Anda sampaikan kepada perempuan yang mungkin sedang menjalani fase hidup sama seperti Anda dan ingin mulai kembali merawat dirinya pelan-pelan?

NW: Mungkin saya ingin menyampaikan untuk semua perempuan bahwa menjadi ibu bukan berarti kita harus melupakan diri sendiri. Di balik semua tanggung jawab yang besar, kita tetap berhak memiliki waktu untuk merawat diri, meng-upgrade diri, dan melakukan hal-hal yang membuat kita bahagia.

Karena saat seorang ibu merasa bahagia dan terpenuhi, kita juga bisa hadir lebih baik untuk anak dan keluarganya. Jadi jangan lupa, di tengah menjalani peran sebagai ibu, tetaplah memberi ruang untuk diri sendiri.



© 2026 Harper's BAZAAR Indonesia.