Magnet Saling Pikat Sarwendah dan Giorgio Antonio

Bagai dua kutub yang berbeda, daya tarik antar keduanya melekat dengan berjalannya waktu dan pesona persona masing-masing.

Jika Anda merupakan penikmat konten sosial media, tentu nama Sarwendah dan Giorgio Antonio tidak asing bagi Anda. Mereka merupakan pasangan yang kerap tampil live pada kanal sosial media mereka masing-masing. Pasangan ini merupakan pasangan yang mampu merangkai keseimbangan antara keluarga, nilai hidup, dan kesibukan dalam industri hiburan. Mereka memang dua pribadi dengan karakter berbeda, tetapi justru dua energi yang saling melengkapi yang membentuk harmoni yang hangat dan relevan dengan tuntutan zaman.

“Saya ingin anak-anak bisa menemukan kebahagiaan sendiri, bertanggung jawab atas pilihan mereka, dan tidak merepotkan orang lain, sambil tahu bahwa orang tua akan selalu menjadi garda terdepan.” - Sarwendah

Bagi Sarwendah, menjadi seorang ibu berarti menghadirkan kelembutan tanpa kehilangan ketegasan. Meski dikenal lembut, ia memegang prinsip jelas dalam membesarkan anak-anaknya. Ia ingin tetap menjadi teman bagi mereka, namun tetap menjaga batas agar anak-anak memahami posisinya. “Aku ingin anak-anak merasa dekat, tapi tetap tahu kapan harus mendengarkan dan menghormati. Dunia memang berubah sangat cepat, tapi nilai dasar tidak boleh ikut hilang,” ujarnya.


Sarwendah Giorgio

Pengalaman hidup Sarwendah saat tinggal di Malaysia, Taiwan, dan Beijing memberinya kesadaran mendalam tentang arti rumah. Di luar negeri, hal yang paling ia rindukan adalah masakan ibunya, hal ini menjadi bukti sebuah simbol kehangatan yang ingin ia teruskan. Karena itu, ia selalu memasak sendiri untuk anak-anaknya, berharap kelak kenangan itu melekat dalam ingatan mereka. Baginya, makan bersama di meja makan, tertawa, dan berbagi cerita adalah momen yang jauh lebih bermakna dari kemewahan apa pun. “Bahagia itu sederhana, asal kami bisa duduk bersama, ngobrol, dan tahu bahwa rumah ini selalu jadi tempat pulang,” tambahnya.


Sarwendah Giorgio

Walaupun sama-sama “family person”, Giorgio yang merupakan pengusaha sebuah label wewangian, memandang aspek keluarga sama dengan cara pandangnya terhadap industri mode serta kecantikan dengan lebih analitis dan modern. Ia percaya masa depan industri fashion dan beauty akan semakin kuat, terutama karena brand lokal kini berani menampilkan karakter sendiri. Peran teknologi, e-commerce, dan media sosial membuat perkembangan ini semakin pesat. Namun meski memikirkan masa depan dengan tajam, Giorgio tetap berpegang pada nilai mendasar. “Buat saya, kejujuran, kerja keras, dan empati itu tidak pernah ketinggalan zaman. Karakter adalah warisan paling berharga, baik dalam industri ataupun keluarga,” katanya.


Perjalanannya memasuki dunia entertainment dimulai dari sebuah keputusan kecil yang tidak ia rencanakan. Bermula dari live di media sosial, lalu berjumpa dan berdiskusi dengan Sarwendah, ia memberi kesempatan pada sesuatu yang dulu tidak pernah terpikir olehnya. Keputusan kecil itu menjadi titik balik. Kini, Giorgio melihat perjalanannya sebagai bukti bahwa langkah kecil bisa membuka babak besar dalam hidup. “Kadang hidup berubah hanya karena kita berani bilang ‘coba dulu’. Dan itu yang mengubah banyak hal dalam karier saya,” ungkap Giorgio.

Di dalam keluarga, keduanya pun sangat dekat dengan anggota keluarga masing-masing. Bagi Sarwendah, adiknya, Wendy Lo, adalah orang yang membantu menata kesehariannya, sehingga dia merasa bahwa adiknya adalah anggota keluarga yang paling dekat dengannya. Sementara bagi Giorgio, sang ayah menjadi mentor yang membentuk cara ia memandang bisnis, menghadapi orang, bahkan mengelola diri sendiri. Dari dua dunia nilai yang berbeda, keduanya membentuk satu lingkaran yang utuh dalam membentuk konsep relationship.


Sarwendah Giorgio

Pandangan mereka tentang gaya hidup juga menunjukkan keselarasan. Giorgio percaya bahwa gaya berpakaian pasangan dapat mencerminkan dinamika hubungan. Menurutnya, pasangan dengan gaya yang mirip biasanya memiliki energi yang selaras. Sarwendah pun mengiyakan. Bagi mereka, gaya “simple elegant” menjadi identitas keluarga yang bersih, rapi, tidak berlebihan, namun tetap menunjukkan karakter. Baik untuk keseharian maupun acara formal, mereka selalu memilih tampilan yang presentable sekaligus nyaman. Seperti tampilan elegan dalam pemotretan kali ini, Sarwendah terlihat anggun dalam balutan gaun mewah Fetty Rusli. Hal ini membuat Giorgio memujinya sesekali saat photoshoot berlangsung.

Ketika diminta menggambarkan masa depan ideal keluarga dalam tiga kata, mereka sepakat pada kata, harmonis, content, dan saling support. Keluarga ideal bagi mereka bukan yang sempurna, tetapi yang tumbuh bersama dan bersandar satu sama lain dalam ketidaksempurnaan.


Dalam membicarakan apa yang ingin mereka wariskan kepada anak-anak, jawaban mereka kembali selaras. Sarwendah ingin anak-anak bisa menemukan kebahagiaan sendiri, bertanggung jawab atas pilihan mereka, dan tidak merepotkan orang lain, sambil tahu bahwa orang tua akan selalu menjadi garda terdepan. Tambah Giorgio dengan tegas, “Mereka juga harus tahu pentingnya empati dan kejujuran sebagai fondasi kehidupan.”


Sarwendah Giorgio

Dan di tengah semua nilai itu, hubungan mereka pun berdiri kokoh. Meski berbeda karakter, mereka saling melengkapi dengan cara yang organik. “Hubungan kami itu bukan soal siapa yang dominan, tapi tentang bagaimana kami saling menonjolkan kelebihan satu sama lain dan menutupi kekurangan masing-masing agar saling mengisi. Itu yang membuat kami kuat,” ungkap Giorgio. Sebuah gambaran tentang bagaimana dua dunia bisa berpadu tanpa saling menenggelamkan. Sarwendah kemudian menambahkan dengan hangat, “Yang penting, dalam hubungan ini kami selalu ketemu di tengah. Sesibuk apa pun, kami tetap pulang ke rasa saling menghargai.”

Hubungan kami itu bukan soal siapa yang dominan, tapi tentang bagaimana kami saling menonjolkan kelebihan satu sama lain dan menutupi kekurangan masing-masing agar saling mengisi. Itu yang membuat kami kuat.”
- Giorgio Antonio

Pada akhirnya, kisah Sarwendah dan Giorgio bukan hanya tentang karier, bukan pula tentang penampilan publik. Ini adalah kisah dua orang yang saling mengisi, saling menguatkan, dan memilih untuk tumbuh bersama. Harmoni yang mereka bangun tidak hadir dalam sekejap, tetapi melalui kebiasaan-kebiasaan kecil, keputusan-keputusan sederhana, dan komitmen untuk selalu kembali satu sama lain.



© 2026 Harper's BAZAAR Indonesia.