Type Keyword(s) to Search
Harper's BAZAAR Indonesia

Energi Baru Onitsuka Tiger di Milan

Dari Milan Fashion Week, Yudith Kindangen melihat langsung evolusi Onitsuka Tiger melalui koleksi Spring/Summer 2027.

Energi Baru Onitsuka Tiger di Milan
Layout by Adzkia Asakiinah

Begitu memasuki area show Onitsuka Tiger di Milan, set bertajuk Energy Station langsung mencuri perhatian. Ada elemen laundromat, gas station, dan lanskap urban yang membuat ruang ini terasa seperti sebuah titik singgah di tengah perjalanan. Bukan set yang terasa terlalu teatrikal, tapi justru cukup familier untuk membuat kita langsung menangkap ceritanya.

Foto: Courtesy of Onitsuka Tiger

Konsepnya sederhana, namun punya pesan yang jelas. Energy Station menjadi tempat orang datang dari berbagai arah, berhenti sejenak, bertemu, mengisi energi, lalu kembali melanjutkan perjalanan. Ketika para model mulai berjalan, ide ini perlahan terasa semakin hidup. Setiap look membawa karakter dan ritmenya sendiri, namun tetap terhubung oleh satu tema besar tentang pergerakan dan pertemuan berbagai identitas.

Foto: Courtesy of Onitsuka Tiger


Di bawah arahan Andrea Pompilio, 49 look musim ini mempertemukan tailoring dan sportswear dengan cara yang terasa santai dan modern. Setelan dalam palet earth tone hadir bersama kemeja ringan dan celana berpotongan relaxed. Proporsinya terasa lebih longgar, lebih fluid, dan jauh dari kesan tailoring yang terlalu kaku.

Saat dilihat langsung di runway, permainan proporsi ini menjadi salah satu hal yang cukup menonjol. Ada tampilan yang terasa dinamis, lalu beberapa look setelahnya berubah lebih sporty, raw, bahkan sedikit rebellious. Transisinya terasa natural dan membuat koleksi tidak berjalan dalam satu nada saja.

Foto: Courtesy of Onitsuka Tiger

Kemeja merah muda dan biru muda dengan aksen pita dipadukan dengan rok mini kulit bernuansa 1960-an. Kontras antara material lembut dan leather memberi sisi feminin yang tetap terasa tajam. Jaket kerja berbahan kanvas hadir dalam potongan longgar, sementara celana pendek wol mengambil inspirasi dari Muay Thai. Detail ini memberi karakter utilitarian yang cukup terasa, tanpa membuat koleksinya terlihat terlalu berat.

Ada juga denim berpotongan lebar dengan detail garis yang mengingatkan pada ikon Tiger Paw. Lalu permainan floral, fringe, kulit, dan siluet low-rise membawa sedikit sentuhan grunge dan western. Justru detail-detail seperti inilah yang membuat koleksi terasa hidup saat dilihat langsung. Dari jauh, siluetnya sudah cukup kuat, tapi ketika diperhatikan lebih dekat, tekstur, fringe, dan finishing material memberi lapisan karakter tambahan.

Foto: Courtesy of Onitsuka Tiger

Yang saya suka, semua elemen ini tidak terasa terlalu dipaksakan. Ada sisi sporty, feminin, utilitarian, hingga sedikit rock, tetapi semuanya tetap terasa menyatu dalam satu karakter yang jelas. Koleksi ini terasa seperti pertemuan antara kota, perjalanan, dan wardrobe sehari-hari yang dibuat sedikit lebih berani.

Nuansa motorsport juga terasa cukup kuat musim ini, terutama lewat kolaborasi bersama Honda. Kehadirannya memberi energi yang lebih cepat dan dinamis, tapi tetap menyatu dengan keseluruhan konsep. Referensi otomotif terasa bukan hanya sebagai aksen visual, melainkan bagian dari cerita besar tentang mobilitas, pergerakan, dan perjalanan ke destinasi berikutnya.

Salah satu bagian yang paling menarik perhatian saya tentu datang dari footwear.

Saat melihatnya di runway, jelas bahwa Onitsuka Tiger ingin memperluas cara kita melihat kategori sepatu mereka. Bukan hanya sneakers, tetapi juga boots, loafers, pumps, hingga mule yang semuanya tetap membawa jejak DNA brand.

Musim ini, Onitsuka Tiger memperkenalkan interpretasi baru dari Onitsuka Tiger Stripe. Identitasnya masih terasa khas, tetapi garisnya dibuat lebih kontemporer dan menjadi penanda arah baru ke depannya. Bagi saya, ini salah satu detail yang penting karena perubahan kecil pada elemen yang sangat ikonik justru bisa terasa cukup signifikan.

Model Mexico X66 juga kembali dalam kulit metalik bernuansa vintage, warna baru, hingga versi mule. Material shiny dan metalik memberi karakter berbeda pada siluet yang selama ini dikenal lebih sporty. Hasilnya terasa lebih fashion-forward, tapi tetap mudah dikenali sebagai Onitsuka Tiger.

Foto: Courtesy of Onitsuka Tiger


Di runway, siluet ini hadir bersama knee-high lace-up heeled boots dalam warna Tiger Yellow dan motif floral, boxer-style boots dengan material metalik, hingga pumps dengan chunky heels. Boots menjadi salah satu elemen yang cukup mencuri perhatian karena membawa sisi yang jauh lebih statement. Ada sesuatu yang playful, sedikit retro, tapi tetap modern saat dipadukan dengan tailoring maupun look yang lebih sporty.

Soft loafers hadir sebagai sisi yang lebih understated. Siluet klasik British dibuat lebih relaxed, kemudian hadir dalam versi penny loafer dan detail stud. Sementara pointed pumps dengan finishing silver metallic memberi sentuhan yang lebih tajam dan futuristik.

Foto: Courtesy of Onitsuka Tiger


Perpaduannya terasa menarik karena Onitsuka Tiger tidak hanya bermain aman pada kategori footwear yang sudah menjadi kekuatannya. Ada keberanian untuk mendorong bentuk yang lebih stylish, feminin, eksperimental, tanpa kehilangan akar sportswear.

Aksesori juga ikut memperkuat keseluruhan tampilan. Tas berbentuk kubus, shoulder bag compact, detail stud, hingga oversized aviator dan mask sunglasses memberi aksen yang membuat tiap look berkarakter. Beberapa bentuknya cukup bold, tapi tetap fungsional dan mudah dipadukan sebagai wardrobe sehari-hari.

Setelah melihat keseluruhan koleksi dari dekat, Energy Station terasa bukan sekadar konsep untuk sebuah show. Bagi saya, ini seperti gambaran Onitsuka Tiger yang sedang berada di satu titik penting. Masih membawa heritage, tetapi mulai menerjemahkannya dengan gaya yang lebih segar, luas, dan relevan dengan cara orang berpakaian hari ini.

Foto: Courtesy of Onitsuka Tiger

Ada jejak yang tetap terasa khas, namun berbagai elemen baru menghadirkan perspektif berbeda terhadap Onitsuka Tiger. Dari Milan, Spring/Summer 2027 terasa seperti awal dari perjalanan baru bagi brand ini.

Teks: Yudith Kindangen, Foto: Courtesy of Onitsuka Tiger