Type Keyword(s) to Search
Harper's BAZAAR Indonesia

Apa yang Ingin Disampaikan Taylor Swift Lewat “Patient Zero”?

Sang bintang baru saja mengumumkan single terbarunya dan para Swifties pun mulai mengulik berbagai petunjuk di baliknya.

Apa yang Ingin Disampaikan Taylor Swift Lewat “Patient Zero”?
Foto: Courtesy BAZAAR US

Bagi mereka yang menganggap memecahkan petunjuk Taylor Swift sama seriusnya dengan seorang detektif menangani sebuah kasus, pekan ini terasa begitu sibuk. Sang musisi, yang selama beberapa pekan sejak pernikahannya cenderung lebih tertutup, kini kembali membuat kita penasaran. Menyambut musim gugur dengan lebih banyak easter egg dan kemunculan mengejutkan dibandingkan yang sudah lama kita saksikan.

BACA JUGA: Evolusi Gaya Taylor Swift Selama Bertahun-Tahun

Ia telah memberikan referensi mengenai akar musik country-nya (mungkinkah kita akan mendapatkan album debut versi rekaman ulang?). Sebuah halaman ketiga yang misterius dan tersembunyi muncul di balik surat yang ia tulis untuk mengumumkan bahwa dirinya telah membeli kembali hak atas master rekamannya. Surat yang sama ketika ia membahas lagu-lagu dari vault Reputation (akankah Rep TV segera hadir?). Dan yang terbaru, ia mengejutkan para penggemar lewat sketsa Law & Order: Special Victims Unit di ajang Emmy, yang juga menampilkan papan bukti penuh petunjuk mengenai dua hal yang telah disebutkan sebelumnya. Namun, pengumuman hari ini bahwa single terbaru Taylor, “Patient Zero,” akan dirilis pada hari Jumat, justru meninggalkan lebih banyak pertanyaan daripada jawaban.

Berikut kami menguraikan berbagai petunjuk yang telah diberikan Taylor.

Apakah “Patient Zero” Berkaitan dengan The Life of a Showgirl?

Untuk mengawali hari, Taylor mengganti huruf “o” dalam bio Instagram-nya menjadi angka nol, sehingga kalimatnya berubah menjadi, “And, baby, that’s sh0w business f0r y0u.” Selain perubahan angka tersebut, para penggemar juga dengan cepat mempertanyakan mengapa bio tersebut masih berada dalam era Showgirl. Mungkinkah kita akan mendapatkan varian baru dari album terbarunya?

Meski visual “Patient Zero” terasa jauh dari sesi pemotretan bernuansa gemerlap dan penuh kemewahan yang terinspirasi dari showgirl Las Vegas pada era terakhirnya, Taylor memang menambahkan 12 tanda seru pada keterangan unggahan pengumumannya di Instagram: “I’ve been impatiently waiting to tell you that my brand new single ‘Patient Zero’ will be out on September 25 (!!!!!!!!!!!!) and it’s available to pre-order now on my website for 24 hours. 0️⃣0️⃣0️⃣0️⃣” Selain itu, ketika Anda memencet opsi untuk membeli CD di toko daringnya, halaman tersebut menampilkan logo Showgirl dalam versi hitam berkilau.

Secara hipotetis, merilis single baru tersebut sebagai lagu bonus untuk Showgirl sebenarnya masuk akal, mengingat Taylor selama ini tidak dikenal merilis single untuk album baru sebelum mengumumkan albumnya terlebih dahulu. Meski begitu, ia belum secara eksplisit memberi tahu di mana lagu ini ditempatkan dalam katalog musiknya—dan penghilangan informasi tersebut pun terasa seperti sebuah petunjuk. (Kepala saya ikut pusing.)

Apa yang Akan Terjadi pada 13 Oktober?

Meski single ini akan dirilis pada Jumat, 25 September, CD-nya baru akan dikirim pada 13 Oktober—yang berarti kemungkinan akan ada sesuatu yang kembali diungkap di antara kedua tanggal tersebut.

Akankah Ia Muncul sebagai Cameo di SNL pada 3 Oktober?

Sejumlah petunjuk Taylor pada malam Emmy mengarah pada kemungkinan kehadirannya di Saturday Night Live, bahkan mungkin mempertemukannya kembali dengan sahabatnya, Dakota Johnson. (Ada sebuah kartu bertuliskan SNL di papan tersebut, sementara para penggemar meyakini petunjuk “North or South” dari cameo di ajang penghargaan tersebut, mungkin merujuk pada sang aktris.) Selain itu, Dakota juga terlihat memasuki rumah Taylor di New York City pada awal pekan ini!

Dakota akan menjadi pembawa acara SNL pada 3 Oktober yang juga bertepatan tepat dengan hari jadi The Life of a Showgirl. Akankah Taylor muncul untuk mengumumkan sesuatu?

Apa Makna Visual dari Single Ini?

Artwork “Patient Zero” terlihat jauh lebih tidak menyerupai The Life of a Showgirl dan justru lebih dekat dengan The Tortured Poets Department atau bahkan Reputation. Dengan tampilan yang lebih sederhana dan palet warna abu-abu serta hitam, visual tersebut mungkin menawarkan perspektif alternatif mengenai kehidupan seorang showgirl—sisi yang lebih tenang di balik tirai, seperti yang sebelumnya pernah kita lihat dalam album-album tersebut.

Pilihan busana Taylor untuk artwork single ini juga hadir dalam nuansa achromatic. Pada sampul utama, ia mengenakan gaun midi hitam bergaya halter dari Khaite. Sementara itu, gambar alternatif menampilkan dirinya dalam tank top pointelle abu-abu dari Gabriela Hearst serta cami sutra hitam dengan detail renda dari Staud. Warna oranye berkilau dan hijau cerah yang begitu sering ia kenakan setahun lalu kini sama sekali tak terlihat.

Apakah Ia Sedang Membicarakan Perjuangannya Merebut Kembali Hak atas Master Rekamannya?

“Patient Zero”, istilah yang umumnya digunakan untuk menyebut orang pertama yang terjangkit suatu penyakit, bisa jadi merupakan metafora untuk ketenaran modern sebagai sebuah penyakit—dengan Taylor sebagai salah satu orang yang pertama kali mengalaminya. Peraih 14 Grammy tersebut telah membuka jalan bagi banyak penyanyi yang datang setelahnya, melawan seksisme di industri musik, memelopori lanskap baru dalam penulisan lagu pop yang bersifat personal dan terbuka, serta membuka jalan bagi para penulis lagu untuk memperjuangkan hak atas master rekaman mereka sendiri. Ia telah melalui semuanya.

Pesan ini terasa semakin relevan mengingat baru-baru ini ia menambahkan halaman ketiga (yang tersembunyi) pada surat yang dibagikannya di situs web tentang pembelian kembali hak atas master rekamannya. Sementara hingga kini ia belum merilis lagu yang secara langsung membahas pencapaian besar tersebut.

BACA JUGA: 
Taylor Swift Tampil dalam Little Black Dress Berkilau yang Diduga Menjadi Petunjuk untuk Sesuatu yang Baru
Taylor Swift Beri Sentuhan Nostalgia pada Era Debutnya Saat Berkencan dengan Travis Kelce

(Penulis: Sophie Wang; Artikel ini disadur dari: BAZAAR US; Alih bahasa: Kirana Anindya; Foto: Courtesy of BAZAAR US)