Type Keyword(s) to Search
Harper's BAZAAR Indonesia

Lihat Gaya Dua Lipa yang Memukau saat Menyaksikan Opera

Penyanyi pop asal Inggris ini mengenakan busana Ashi Studio yang baru saja tampil di runway untuk kesempatan tersebut.

Lihat Gaya Dua Lipa yang Memukau saat Menyaksikan Opera
Foto: COURTESY OF BAZAAR US

Siapa yang tidak menyukai alasan untuk berdandan? Akhir pekan lalu, Dua Lipa menghadiri malam pembukaan produksi baru La traviata di Teatro alla Scala, Milan, Italia. Malam tersebut menjadi kesempatan sempurna baginya untuk mengenakan busana yang baru saja tampil di runway.

BACA JUGA: Dua Lipa Jadi Turis di Brooklyn dengan Bandana, Boots, dan Tren Musim Panas Lainnya

Untuk menyaksikan opera tragis tersebut, Dua Lipa mengenakan busana bernuansa gotik dan romantis yang diambil dari koleksi haute couture Ashi Studio Fall/Winter 2026.

Gaun hitam yang membalut tubuh tersebut dibuat dari organza transparan yang dihiasi ornamen intarsia bertekstur puffy, menciptakan tampilan seolah-olah amoeba yang mengambang di atas kain. Gaun ini memiliki lengan pendek model cap sleeve dan garis leher tinggi, sementara roknya memanjang hingga membentuk train tipis. Pada bagian belakang, detail tali menyatukan keseluruhan desain.

Namun, detail yang paling mencuri perhatian dari desain ini adalah ornamen hitam berbentuk simpul yang menghiasi bagian bahu. Terdiri dari sulur-sulur berpilin dan bulu, detail tersebut tampak seperti semak berduri yang dijahit pada gaun Dua Lipa.

Untuk melengkapi gaun tersebut, sang penyanyi pop membawa Gancini clutch berwarna hitam pekat dari Ferragamo. Ia bahkan mengenakan riasan mata hitam yang tebal untuk mempertahankan nuansa gelap pada keseluruhan penampilannya.

Foto: COURTESY OF BAZAAR US /
Look 13 dari koleksi haute couture Ashi Studio Fall/Winter 2026.

Gaun tersebut pertama kali diperkenalkan pada Juli lalu sebagai bagian dari peragaan ulang tahun ke-20 Ashi Studio bertajuk “A Different Skin”. Inspirasi koleksinya mencakup beragam referensi, mulai dari Salvador Dalí dan era Renaisans hingga pesta “Ball of the Century” karya Carlos de Beistegui pada 1951.

Saat merilis koleksi tersebut, direktur kreatif sekaligus pendiri Ashi Studio, Mohammed Ashi menyebut bahwa ia terinspirasi oleh “sejenis historisisme yang terdistorsi, bagaimana Anda mengambil inspirasi dari abad lain tanpa terikat olehnya.” Ia menambahkan, “Bagi saya, pesta dansa adalah tempat di mana hal tersebut menjadi mungkin.”

Pesta dansa yang glamor mungkin telah menjadi bagian dari masa lalu, tetapi Dua Lipa membuktikan bahwa opera merupakan tempat yang sempurna untuk mengenakan gaun-gaun memukau dari Ashi Studio.

BACA JUGA:

Dua Lipa dan Callum Turner Tampil Memukau di Karpet Merah Perdana sebagai Pasangan Suami Istri

Dua Lipa Tampilkan Gaya High-Low dengan Birkin dan Aksesori Wajib Ala Warga New York

(Penulis: Joel Calfee; Artikel ini disadur dari: BAZAAR US; Alih bahasa: Devon Satrio; Foto: Courtesy of BAZAAR US)